MENTERI ATR/BPN SERAHKAN SERIFIKAT KONSOLIDASI TANAH DI SUMBERARUM MOYUDAN
Sabtu, 17 Februari 2024 | 19:58 WIBSleman- Pastvnews.com Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Hadi Tjahjanto pada acara konsolidasi tanah di Kalurahan Sumberarum, Kapanewon Moyudan, Sleman. Jum'at 16 Februari 2024 sore bersama Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa.
Konsolidasi tanah ini merupakan pembaharuan sertifikat tanah milik masyarakat yang sebagian tanahnya dipakai untuk akses jalan. Tujuannya untuk mengoptimalkan mobilitas serta aktifitas rumah tangga maupun industri rumah tangga yang ada. Maka menteri ATR/BPN menjelaskan konsolidasi tanah hadir sebagai solusi penyediaan tanah untuk akses jalan serta memitigasi konflik tanah dan sosial dalam pengembangan wilayah kedepannya.
“Pembangunannya bisa dibantu dengan program-program seperti TMMD, kemudian program dari desa, bantuan sosial, bisa dibangun seperti itu,” ujarnya.
Ia menambahkan pemilik tanah juga akan mendapatkan keuntungan dari program ini. Diantaranya meminimalisir potensi konflik dan kenaikan harga tanah di lokasi tersebut. Dijelaskan bahwa harga tanah sebelum dilakukan konsolidasi kurang lebih senilai 250 ribu per meter persegi, menjadi 743 ribu per meter persegi setelah konsolidasi tanah ini.
“Jadi kenaikannya sekitar tiga kali lipat,” jelasnya. Konsolidasi ini dilakukan pada tanah seluas 78.056 m². Pada kesempatan tersebut menteri ATR/BPN menyerahkan sertifikat secara simbolis kepada 10 orang, dari total 171 orang. Adapun jumlah bidang tanahnya sebanyak 210 bidang.
Sementara itu, Bupati Sleman, Danang Maharsa, SE mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat dalam hal ini kementerian ATR/BPN yang telah membantu menyukseskan program ini.
Menurutnya kegiatan ini memberikan dampak yang sangat positif bagi masyarakat di Kalurahan Sumberarum. Diharapkan dengan bertambahnya akses jalan ini dapat menunjang aktivitas masyarakat di lingkungan tersebut.
“Saya harap ini tidak cuma dilakukan di Sumberarum saja, tapi juga di tempat lainnya juga,” ucapnya. (Mar)

Video Terkait
- Masa Pandemi Warga Padukuhan Gunungasem Ngoro-oro Patuk Masih Eksis Gelar Rasulan
- Masa mandemi new normal penghobi burung sudah banyak turun ke lomba
- Perundingan Bipartit PT.SRR Sementara Buntu Karyawan Minta Pesangon Normal 1, 4 Milyar ?
- Asmindo DIY Inisiasi Gelar Pameran Secara Virtual Seluruh Indonesia
- Peternak perkutut masih eksis walaupun kondisi negara di guncang virus covid 19
- Dampak Akibat Covid 19 Lama Industri Rambak Segoroyoso Terancam Bangkrut
- Relawan Bacabup Ini Kunjungi Warga Ringankan Beban
- KH Fahmi Basya 'Seluruh Dunia Menyatakan Perang Melawan Virus' Perang Dunia III
- Hampir 2 Pekan Jalan Jogja Wonosari - Patuk Gunungkidul Lengang
- Gerakan Penyemprotan Disinfektan Pemdes Terbah Patuk Libatkan Berbagai Element
- Pasangan Balon Cawub -Bacabup Ini Siap Bertarung Dikancah Pemilukada 2020
- Biawak akan serang petugas pembersih sedimen di tangkap
- Relawan "NO-TO" Lakukan Upaya Pemberantasan Covid -19
- Dwiyono Kades Terpilih Desa Kedungpoh Nglipar Menang Raih 1542 Suara
- Telaga Towati Tepus Gunungkidul Bebas Dari Polusi Udara Jahat.
- Pesona Wisata Beton Ponjong Gunungkidul
- YOGJA YOUTH FARMING" BEROPSESI JADI LABORAT PELESTARIAN ALAM
- IMOGIRI BERTEKAD LESTARIKAN SENI DAN BUDAYA WISATA
- Antisipasi kenakalan siswa SMPN 2 Jetis Bantul Jalin Komunikasi Dengan Wali Murid
- Cakades Joko Purnomo Kedungkeris Nglipar disambut meriah warga
- Bunga amarilis primadona yang bisa dikembangan diberbagai wilayah
- Angin Puting Beliung Menerjang SDN Waduk Sedikitnya 8 Rumah Warga Rusak
- Budi Oetomo Prasetyo Ponjong Gunungkidul Jabarkan Ide Nawa Karsa Manunggaling Cipta
- Jalan menuju Wisata Ke Pesisir Selatan Bantul Mulus
- Bantuan Beras Meringankan Beban Santri Dan Pengelola Ponpes
- Budi Oetomo Gunungkidul ‘Menjawab Panelis ‘Restrukturisasi Birokrasi Dan APBD Harus
- Inilah 11 Wajah Bacabup Gunungkidul 2019 Via Nasdem 'Siapakah Yang Pantas ?
- Nasdem Menjaring 11 Bacalon Bupati Gunungkidul
- Lulusan Akademi Komunitas Seni Budaya di Wisuda Sultan
- Inilah Obyek Pendidikan Semburan Air Melengkung Taman Pintar Yogya
- Zaman Kolonial Jepang Pakaian Saja Susah Baju Yang Ada Goni Seperti Ini
- Ikut Senam Sehat 2019 HUT Golkar Bantul 2 Warga Raih Sapi dan Motor
- Menikmati Semilir Angin Di Embung Merdeka Bantul'




