Wech Heboh Kambing Kambing Peranakan Etawa Mati Di Puncak Gunung Puser Kulon Progo. Kenapa ?
Kamis, 18 Maret 2021 | 08:10 WIBKulon Progo - media pastvews.com, sejak januari 2021 ini banyak kabar dan potensi alam di Kulon Progo di ekspos besar besaran sehingga banyak yang mengikuti kabar dari media pastvnews untuk selalu disimak.
Nah kabar yang satu ini sebenarnya sebagian sudah pernah di tayangkan pada februari 2021 yang lalu.
Namun masih belum komplit karena yang tayang tidak menyeluruh atau tidak mengitari obyek yang sednag viral di perbincangan warga.
Yaa kambing peranakan etawa jantan betina dan anakannya yang ini mati semua bahkan kambing yang besarpun juga mati dan hanya meninggalkan rumput di mulutnya.
Tentu saja kabar matinya kambing sontak membuat penaasaran sebab, memang kambing ini tidak bernyawa alias mati tak bisa bergerak dan hanya patung yang di buat oleh pemiliknya.
Kabar matinya kambing yang hanya patung dari semen yang di buat sebagai ornamen usaha kambing terletak di gunung ouser dan perbatasan Purwoharjo yang masih satu kabupaten Kulon progo.
Menurut mbah Joo salah satu dari pemilik lahan yang disewa di katakan, lokasi ini muncul sekitar 2016 dan belum sempat beroperasi secara total.
Ndak tahu apa penyebabnya yang jelas tahun 2021 ini sudah 4 tahun berdiri dan masa sewanya 20 tahun.
Sementara itu salah satu warga yang lain tetapi enggan di sebut namanya menjelaskan, tentu sebagai warga sekitar berharap usaha ini bisa berlanjut dan menghasilkan Syukur sykur bisa ikut kerja.
Semoga muatan ini bisa tembus ke pemiliknya jangan mangkrak seperti ini 'paparnya. Ed/nur/ym

Video Terkait
- Masa Pandemi Warga Padukuhan Gunungasem Ngoro-oro Patuk Masih Eksis Gelar Rasulan
- Masa mandemi new normal penghobi burung sudah banyak turun ke lomba
- Perundingan Bipartit PT.SRR Sementara Buntu Karyawan Minta Pesangon Normal 1, 4 Milyar ?
- Asmindo DIY Inisiasi Gelar Pameran Secara Virtual Seluruh Indonesia
- Peternak perkutut masih eksis walaupun kondisi negara di guncang virus covid 19
- Dampak Akibat Covid 19 Lama Industri Rambak Segoroyoso Terancam Bangkrut
- Relawan Bacabup Ini Kunjungi Warga Ringankan Beban
- KH Fahmi Basya 'Seluruh Dunia Menyatakan Perang Melawan Virus' Perang Dunia III
- Hampir 2 Pekan Jalan Jogja Wonosari - Patuk Gunungkidul Lengang
- Gerakan Penyemprotan Disinfektan Pemdes Terbah Patuk Libatkan Berbagai Element
- Pasangan Balon Cawub -Bacabup Ini Siap Bertarung Dikancah Pemilukada 2020
- Biawak akan serang petugas pembersih sedimen di tangkap
- Relawan "NO-TO" Lakukan Upaya Pemberantasan Covid -19
- Dwiyono Kades Terpilih Desa Kedungpoh Nglipar Menang Raih 1542 Suara
- Telaga Towati Tepus Gunungkidul Bebas Dari Polusi Udara Jahat.
- Pesona Wisata Beton Ponjong Gunungkidul
- YOGJA YOUTH FARMING" BEROPSESI JADI LABORAT PELESTARIAN ALAM
- IMOGIRI BERTEKAD LESTARIKAN SENI DAN BUDAYA WISATA
- Antisipasi kenakalan siswa SMPN 2 Jetis Bantul Jalin Komunikasi Dengan Wali Murid
- Cakades Joko Purnomo Kedungkeris Nglipar disambut meriah warga
- Bunga amarilis primadona yang bisa dikembangan diberbagai wilayah
- Angin Puting Beliung Menerjang SDN Waduk Sedikitnya 8 Rumah Warga Rusak
- Budi Oetomo Prasetyo Ponjong Gunungkidul Jabarkan Ide Nawa Karsa Manunggaling Cipta
- Jalan menuju Wisata Ke Pesisir Selatan Bantul Mulus
- Bantuan Beras Meringankan Beban Santri Dan Pengelola Ponpes
- Budi Oetomo Gunungkidul ‘Menjawab Panelis ‘Restrukturisasi Birokrasi Dan APBD Harus
- Inilah 11 Wajah Bacabup Gunungkidul 2019 Via Nasdem 'Siapakah Yang Pantas ?
- Nasdem Menjaring 11 Bacalon Bupati Gunungkidul
- Lulusan Akademi Komunitas Seni Budaya di Wisuda Sultan
- Inilah Obyek Pendidikan Semburan Air Melengkung Taman Pintar Yogya
- Zaman Kolonial Jepang Pakaian Saja Susah Baju Yang Ada Goni Seperti Ini
- Ikut Senam Sehat 2019 HUT Golkar Bantul 2 Warga Raih Sapi dan Motor
- Menikmati Semilir Angin Di Embung Merdeka Bantul'




