Dialog Warga Di Hutan Lindung Dlingo Bantul Warga Menerima ‘Pembangunan Tidak Mandeg
Senin, 23 Oktober 2023 | 21:12 WIBBantul – Media pastvnews.com warta daerah, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK DIY) berdialog dengan warga dikawasan Dlingo terkait perizinan pembangunan jalan provinsi yang melintas di Kawasan Hutan Lindung Blok Kaliurang, RPH Dlingo.
Dialog di hari Sabtu malam 21 oktober 2023 tersebut dilakukan usai terjadinya kesalampahaman masyarakat setempat yang berujung dengan pembakaran ban bekas dan spanduk tulisan yang dipasang di tepi jalan Dlingo.
Dialog yang berlangsung dini hari dihadiri oleh Kepala Dinas LHK DIY, Kepala Balai KPH DLHK DIY, Kepala Seksi Perencanaan dan Reboisasi KPH, Sinder BDH Kulon Progo-Bantul, Mantri dan Mandor di
RPH Dlingo, Kapolsek Dlingo, Danramil Dlingo, Lurah Dlingo, dan masyarakat setempat Di ikuti sekitar 40-50 orang warga setempat.
Aksi serta tindakan pembakaran ban bekas dan pemasangan spanduk tulisan oleh warga setempat itu dilatarbelakangi oleh kesalampahaman informasi yang diterima oleh masyarakat mengenai jalan yang sudah dibangun akan dihentikan.
Sementara, masyarakat sangat berharap bahwa aksebilitas desa yang melewati Desa Seropan, Dlingo bisa dilaksanakan dengan harapan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Kuncoro Cahyo Aji, selaku Kepala Dinas LHK DIY. Atas kejadian malam itu dipicu karena kesalahpahaman saja, serta mengenai proyek tersebut karena melewati kawasan hutan lindung maka dalam pelaksaan memang harus ada proses izin mengenai persetujuan penggunaan kawasan hutan (PPKH)
yang sesuai dengan Peraturan Menteri LHK Nomor 7 tahun 2021 dan memang selama ini proses tersebut belum dilakukan oleh Dinas PUPESDM DIY dan berdasarkan hasil rapat terakhir sedang akan dilakukan proses terkait perizinannya,” jelasnya.
Di pertegas serta di uraikan bahwa dalam pembangunan ruas jalan Imogiri- Dodogan, sepanjang 3,6 km masuk ke dalam wilayah kawasan Blok Kaliurang RPH Dlingo yang memang sudah mulai dikerjakan sepanjang 250 m. namun dikarenakan proses perizinan yang belum lengkap, maka pada tanggal 5 Oktober 2023 proyek tersebut dihentikan oleh Dinas PUPESDM DIY.
Kuncoro menjelaskan bahwa proyek pembangunan jalan ini tidak dihentikan hanya saja diperlukan izin PPKH oleh Gubernur DIY karena luasannya dibawah 5 Ha. Selain itu, dikarenakan proyek jalan tersebut melewati Hutan Lindung maka perlu dilakukan pengajuan perubahan PIPPIB (Peta Indikatif Penghentian Pemberian Izin Baru) oleh KLHK
yang dalam hal ini melalui UPT KLHK di DIY yaitu BPKH Wilayah IX yang dalam waktudekat ini dilakukan di Bulan Oktober-November.
Oleh karena itu, diharapkan Dinas PUPESDM DIY dapat segera berkoordinasi dengan BPKH Wilayah IX terkait proses perizinan PIPPIB sehingga pengajuan PPKH dapat terproses dan pembangunan jalan dapat segera dikerjakan sebagaimana mestinya.
Tentu setelah kami berikan informasi tersebut masyarakat dapat menerima dengan baik kemudian masyarakat berlanjut sepakat untuk mematikan api yang sudah terbakar dan melepas semua spanduk yang sudah dipasang,” Terang Kuncoro Cahyo Aji. (tim redaksi/ editor/'fiq)

Video Terkait
- Masa Pandemi Warga Padukuhan Gunungasem Ngoro-oro Patuk Masih Eksis Gelar Rasulan
- Masa mandemi new normal penghobi burung sudah banyak turun ke lomba
- Perundingan Bipartit PT.SRR Sementara Buntu Karyawan Minta Pesangon Normal 1, 4 Milyar ?
- Asmindo DIY Inisiasi Gelar Pameran Secara Virtual Seluruh Indonesia
- Peternak perkutut masih eksis walaupun kondisi negara di guncang virus covid 19
- Dampak Akibat Covid 19 Lama Industri Rambak Segoroyoso Terancam Bangkrut
- Relawan Bacabup Ini Kunjungi Warga Ringankan Beban
- KH Fahmi Basya 'Seluruh Dunia Menyatakan Perang Melawan Virus' Perang Dunia III
- Hampir 2 Pekan Jalan Jogja Wonosari - Patuk Gunungkidul Lengang
- Gerakan Penyemprotan Disinfektan Pemdes Terbah Patuk Libatkan Berbagai Element
- Pasangan Balon Cawub -Bacabup Ini Siap Bertarung Dikancah Pemilukada 2020
- Biawak akan serang petugas pembersih sedimen di tangkap
- Relawan "NO-TO" Lakukan Upaya Pemberantasan Covid -19
- Dwiyono Kades Terpilih Desa Kedungpoh Nglipar Menang Raih 1542 Suara
- Telaga Towati Tepus Gunungkidul Bebas Dari Polusi Udara Jahat.
- Pesona Wisata Beton Ponjong Gunungkidul
- YOGJA YOUTH FARMING" BEROPSESI JADI LABORAT PELESTARIAN ALAM
- IMOGIRI BERTEKAD LESTARIKAN SENI DAN BUDAYA WISATA
- Antisipasi kenakalan siswa SMPN 2 Jetis Bantul Jalin Komunikasi Dengan Wali Murid
- Cakades Joko Purnomo Kedungkeris Nglipar disambut meriah warga
- Bunga amarilis primadona yang bisa dikembangan diberbagai wilayah
- Angin Puting Beliung Menerjang SDN Waduk Sedikitnya 8 Rumah Warga Rusak
- Budi Oetomo Prasetyo Ponjong Gunungkidul Jabarkan Ide Nawa Karsa Manunggaling Cipta
- Jalan menuju Wisata Ke Pesisir Selatan Bantul Mulus
- Bantuan Beras Meringankan Beban Santri Dan Pengelola Ponpes
- Budi Oetomo Gunungkidul ‘Menjawab Panelis ‘Restrukturisasi Birokrasi Dan APBD Harus
- Inilah 11 Wajah Bacabup Gunungkidul 2019 Via Nasdem 'Siapakah Yang Pantas ?
- Nasdem Menjaring 11 Bacalon Bupati Gunungkidul
- Lulusan Akademi Komunitas Seni Budaya di Wisuda Sultan
- Inilah Obyek Pendidikan Semburan Air Melengkung Taman Pintar Yogya
- Zaman Kolonial Jepang Pakaian Saja Susah Baju Yang Ada Goni Seperti Ini
- Ikut Senam Sehat 2019 HUT Golkar Bantul 2 Warga Raih Sapi dan Motor
- Menikmati Semilir Angin Di Embung Merdeka Bantul'





