PEMKAB SLEMAN LAKUKAN PEMANTAUAN PROSES PENYEMBELIHAN HEWAN QURBAN 1445 H
Selasa, 18 Juni 2024 | 17:10 WIBSleman - Pastvnews.com. Syiar islam, Pemerintah Kabupaten Sleman melakukan pemantauan proses penyembelihan hewan kurban Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriyah pada Senin 17 Juni 2024. Pemantauan dipimpin langsung oleh Bupati Sleman dan Wakil Bupati Sleman beserta jajarannya dengan menyasar wilayah Sleman Tengah dan Sleman Barat.
Pemantauan ini diawali dengan lokasi pertama yaitu Masjid Al Kariim yang menjadi lokasi penyembelihan warga Pogung Lor, Sinduadi, Mlati. Ketua Takmir Masjid Al Karim, Hery Sasongko kepada media Pastvnews.com menyampaikan bahwa pada Hari Raya Idul Adha tahun ini Masjid Al Karim menyembelih hewan kurban sapi 17 ekor dan kambing 20 ekor.
Hery juga menyampaikan. Makna Hari Raya Idul Adha ini merupakan kebahagian bagi masyarakat muslim yaitu kebahagiaan mendapat Hari Raya Idul Adha. Dan kebahagiaan mendapat daging yang akan di nikmati bersama.
Kemudian rombongan dari Pemkab Sleman dan jajaran melanjutkan pemantauan di Masjid Besar Sleman Kota, Triharjo, Sleman Margodadi, Seyegan dan Masjid As-Sakinah, Margomulyo, Seyegan. Terakhir, pemantauan dilakukan di Masjid Ar-Rahman, Sendangsari, Minggir.
Bupati Sleman, Hj. Kustini Sri Purnomo mengatakan bahwa pemantauan ini merupakan upaya Pemkab Sleman dalam memastikan penyembelihan hewan kurban di wilayah Sleman berlangsung dengan baik sekaligus menjadi ajang silaturahmi dengan warga masyarakat.
"Pemantauan kita lakukan untuk memastikan kondisi hewan kurban yang disembelih dalam kondisi sehat dan proses penyembelihan lancar," jelasnya.
Hj. Kustini mengungkapkan, dari hasil pemantauan ini, seluruh hewan ternak memenuhi syarat untuk dijadikan hewan kurban, baik dari segi kesehatan, usia, dan syarat lainnya karena sudah dipantau oleh tim dokter dari UGM dan beberapa ahli peternakan.
Sedangkan untuk ketersediaan hewan kurban, Hj. Kustini mengungkapkan kebutuhan hewan kurban di Sleman dapat tercukupi. Ia menyebut hampir semua Masjid di Padukuhan hingga Masjid besar melaksanakan kurban.
Alhamdulillah pada tahun ini kebutuhan hewan kurban di Sleman dapat terpenuhi," ungkapnya.
Selain melakukan pemantauan proses penyembelihan, dalam kesempatan tersebut Hj. Kustini juga memberikan himbauan langsung kepada masyarakat untuk bijak mengelola kotoran dan organ hewan kurban agar tidak mencemari sungai dan dapat berdampak pada lingkungan, tandasnya.
Pada kesempatan yang sama Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, SE mengatakan Masjid Al Karim melakukan penyembelihan hewan kurban dengan alat modern untuk merobohkan hewan kurban yang siap disembelih ini merupakan salah satu kemajuan masyarakat kabupaten Sleman dan sudah banyak dimiliki di Masjid- masjid lain.
saya yakin dengan cara merobohkan hewan korban dengan alat modern untuk memotong hewan kurban ini hasilnya akan maksimal dan baik, masyarakat memahami cara menyembelih dan kesehatannya, pungkas Danang. (Mar)

Video Terkait
- Masa Pandemi Warga Padukuhan Gunungasem Ngoro-oro Patuk Masih Eksis Gelar Rasulan
- Masa mandemi new normal penghobi burung sudah banyak turun ke lomba
- Perundingan Bipartit PT.SRR Sementara Buntu Karyawan Minta Pesangon Normal 1, 4 Milyar ?
- Asmindo DIY Inisiasi Gelar Pameran Secara Virtual Seluruh Indonesia
- Peternak perkutut masih eksis walaupun kondisi negara di guncang virus covid 19
- Dampak Akibat Covid 19 Lama Industri Rambak Segoroyoso Terancam Bangkrut
- Relawan Bacabup Ini Kunjungi Warga Ringankan Beban
- KH Fahmi Basya 'Seluruh Dunia Menyatakan Perang Melawan Virus' Perang Dunia III
- Hampir 2 Pekan Jalan Jogja Wonosari - Patuk Gunungkidul Lengang
- Gerakan Penyemprotan Disinfektan Pemdes Terbah Patuk Libatkan Berbagai Element
- Pasangan Balon Cawub -Bacabup Ini Siap Bertarung Dikancah Pemilukada 2020
- Biawak akan serang petugas pembersih sedimen di tangkap
- Relawan "NO-TO" Lakukan Upaya Pemberantasan Covid -19
- Dwiyono Kades Terpilih Desa Kedungpoh Nglipar Menang Raih 1542 Suara
- Telaga Towati Tepus Gunungkidul Bebas Dari Polusi Udara Jahat.
- Pesona Wisata Beton Ponjong Gunungkidul
- YOGJA YOUTH FARMING" BEROPSESI JADI LABORAT PELESTARIAN ALAM
- IMOGIRI BERTEKAD LESTARIKAN SENI DAN BUDAYA WISATA
- Antisipasi kenakalan siswa SMPN 2 Jetis Bantul Jalin Komunikasi Dengan Wali Murid
- Cakades Joko Purnomo Kedungkeris Nglipar disambut meriah warga
- Bunga amarilis primadona yang bisa dikembangan diberbagai wilayah
- Angin Puting Beliung Menerjang SDN Waduk Sedikitnya 8 Rumah Warga Rusak
- Budi Oetomo Prasetyo Ponjong Gunungkidul Jabarkan Ide Nawa Karsa Manunggaling Cipta
- Jalan menuju Wisata Ke Pesisir Selatan Bantul Mulus
- Bantuan Beras Meringankan Beban Santri Dan Pengelola Ponpes
- Budi Oetomo Gunungkidul ‘Menjawab Panelis ‘Restrukturisasi Birokrasi Dan APBD Harus
- Inilah 11 Wajah Bacabup Gunungkidul 2019 Via Nasdem 'Siapakah Yang Pantas ?
- Nasdem Menjaring 11 Bacalon Bupati Gunungkidul
- Lulusan Akademi Komunitas Seni Budaya di Wisuda Sultan
- Inilah Obyek Pendidikan Semburan Air Melengkung Taman Pintar Yogya
- Zaman Kolonial Jepang Pakaian Saja Susah Baju Yang Ada Goni Seperti Ini
- Ikut Senam Sehat 2019 HUT Golkar Bantul 2 Warga Raih Sapi dan Motor
- Menikmati Semilir Angin Di Embung Merdeka Bantul'





