Gaspol ! Kadin Sleman Gandeng Bupati Harda Kiswaya Perkuat Ekonomi dan Pariwisata
Rabu, 18 Februari 2026 | 21:37 WIB
SLEMAN – Pastvnews.com Komitmen membangun ekonomi daerah langsung ditunjukkan jajaran Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sleman usai pelantikan pengurus masa bakti 2025–2030. Di bawah kepemimpinan Yudi Prihantana SE, organisasi pengusaha tersebut bergerak cepat menjalin sinergi strategis dengan Pemerintah Kabupaten Sleman untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, kompetitif, dan berkelanjutan.
Langkah awal diwujudkan melalui audiensi dan silaturahmi bersama Bupati Sleman Harda Kiswaya di ruang kerja bupati, Rabu 18 Februari 2026. Pertemuan yang berlangsung hangat namun sarat substansi itu menjadi penanda dimulainya babak baru kemitraan antara dunia usaha dan pemerintah daerah.
Ketua Kadin Sleman, Yudi Prihantana, menegaskan pihaknya siap mengawal dan mendukung program kerja Bupati dan Wakil Bupati Sleman selama lima tahun ke depan. Menurutnya, percepatan pembangunan ekonomi tak bisa berjalan optimal tanpa dukungan konkret dari pelaku usaha lintas sektor.
“Kami siap bersinergi dan berkolaborasi untuk mendukung program prioritas daerah, terutama penguatan sektor ekonomi dan pengembangan pariwisata di Sleman Utara,” ujar Yudi.
Ia menambahkan, salah satu agenda strategis Kadin Sleman adalah melakukan pemetaan potensi dan sebaran pelaku usaha di seluruh wilayah Sleman. Data tersebut akan menjadi fondasi dalam menyusun kebijakan dan strategi penguatan sektor unggulan berbasis kebutuhan riil di lapangan.
“Dengan data yang akurat, intervensi program akan lebih tepat sasaran dan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi masyarakat,” tegasnya.
Pengurus Heterogen, Modal Kuat Bangun Jejaring Usaha Kadin Sleman masa bakti 2025–2030 dihuni oleh pengurus dari latar belakang usaha yang beragam. Mulai dari sektor konstruksi, perdagangan, industri manufaktur, jasa, ekonomi kreatif, hingga pariwisata.
Tak hanya itu, sejumlah ketua himpunan dan asosiasi pengusaha di Sleman juga tergabung dalam struktur kepengurusan. Keberagaman ini diyakini menjadi kekuatan besar untuk memperluas jejaring, mempercepat kolaborasi lintas sektor, serta menciptakan ekosistem usaha yang saling terhubung.
“Kami ingin Kadin bukan hanya menjadi organisasi formal, tetapi motor penggerak kolaborasi nyata antar pelaku usaha dan pemerintah,” imbuh Yudi.
Harda Kiswaya: Dunia Usaha Mitra Kunci Pertumbuhan Ekonomi Bupati Sleman Harda Kiswaya, SE. MSi menyambut baik komitmen Kadin Sleman. Ia menilai kemitraan strategis antara pemerintah daerah dan dunia usaha menjadi faktor penting dalam menciptakan iklim investasi yang sehat dan kompetitif.
Menurutnya, pembangunan ekonomi daerah tidak bisa hanya mengandalkan APBD. Peran aktif pelaku usaha sangat dibutuhkan sebagai motor penggerak pertumbuhan dan pencipta lapangan kerja.
“Silakan berkoordinasi dengan kepala dinas dan OPD terkait. Pemerintah siap mendampingi agar komunikasi berjalan efektif dan program bisa selaras,” ujar Harda.
Dalam audiensi tersebut, Harda didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Sleman, Makwan S.TP MT, serta Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sleman, Dra. RR Mae Rusmi Suryaningsih MT.
Pada kesempatan yang sama, Harda juga menerima amanah sebagai Ketua Dewan Penasehat Kadin Sleman masa bakti 2025–2030. Ia mengakui amanah tersebut bukan tanggung jawab ringan, terlebih dirinya baru satu tahun menjabat sebagai Bupati Sleman.
“Ini tanggung jawab besar, tetapi kita punya visi yang sama, yaitu memajukan Sleman melalui kolaborasi dan sinergi,” tegasnya.
Roadshow ke OPD, Sinkronkan Program Strategis Sebagai tindak lanjut, jajaran Wakil Ketua Bidang Kadin Sleman dijadwalkan melakukan audiensi lanjutan ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sesuai bidang masing-masing.
Langkah ini bertujuan menyelaraskan program kerja Kadin dengan rencana strategis pemerintah daerah. Kolaborasi konkret yang disiapkan antara lain: • Penguatan dan pendampingan UMK • Peningkatan kualitas SDM pelaku usaha • Hilirisasi dan peningkatan nilai tambah produk lokal • Optimalisasi potensi wisata berbasis kawasan • Penciptaan iklim investasi yang kondusif
Strategi ini diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan sektor industri, perdagangan, dan pariwisata yang selama ini menjadi andalan Sleman.
Menuju Sleman Lebih Kompetitif dan Berdaya Saing Audiensi antara Kadin Sleman dan Pemerintah Kabupaten Sleman menjadi sinyal kuat bahwa pembangunan ekonomi daerah membutuhkan kolaborasi lintas sektor.
Sinergi yang terbangun diharapkan mampu meningkatkan daya saing daerah, memperluas kesempatan kerja, serta menciptakan pertumbuhan ekonomi yang merata dan berkelanjutan.
Dengan posisi strategis Sleman sebagai salah satu pusat pertumbuhan di Daerah Istimewa Yogyakarta, kemitraan erat antara pemerintah dan dunia usaha diyakini akan membawa dampak signifikan bagi kesejahteraan masyarakat.
Semangat kebersamaan yang ditunjukkan Kadin Sleman dan Bupati Harda Kiswaya membuktikan bahwa sinergi bukan sekadar slogan, melainkan langkah nyata menuju Sleman yang lebih maju, kompetitif, dan siap menghadapi tantangan ekonomi ke depan. (Mar)

Video Terkait
- Masa Pandemi Warga Padukuhan Gunungasem Ngoro-oro Patuk Masih Eksis Gelar Rasulan
- Masa mandemi new normal penghobi burung sudah banyak turun ke lomba
- Perundingan Bipartit PT.SRR Sementara Buntu Karyawan Minta Pesangon Normal 1, 4 Milyar ?
- Asmindo DIY Inisiasi Gelar Pameran Secara Virtual Seluruh Indonesia
- Peternak perkutut masih eksis walaupun kondisi negara di guncang virus covid 19
- Dampak Akibat Covid 19 Lama Industri Rambak Segoroyoso Terancam Bangkrut
- Relawan Bacabup Ini Kunjungi Warga Ringankan Beban
- KH Fahmi Basya 'Seluruh Dunia Menyatakan Perang Melawan Virus' Perang Dunia III
- Hampir 2 Pekan Jalan Jogja Wonosari - Patuk Gunungkidul Lengang
- Gerakan Penyemprotan Disinfektan Pemdes Terbah Patuk Libatkan Berbagai Element
- Pasangan Balon Cawub -Bacabup Ini Siap Bertarung Dikancah Pemilukada 2020
- Biawak akan serang petugas pembersih sedimen di tangkap
- Relawan "NO-TO" Lakukan Upaya Pemberantasan Covid -19
- Dwiyono Kades Terpilih Desa Kedungpoh Nglipar Menang Raih 1542 Suara
- Telaga Towati Tepus Gunungkidul Bebas Dari Polusi Udara Jahat.
- Pesona Wisata Beton Ponjong Gunungkidul
- YOGJA YOUTH FARMING" BEROPSESI JADI LABORAT PELESTARIAN ALAM
- IMOGIRI BERTEKAD LESTARIKAN SENI DAN BUDAYA WISATA
- Antisipasi kenakalan siswa SMPN 2 Jetis Bantul Jalin Komunikasi Dengan Wali Murid
- Cakades Joko Purnomo Kedungkeris Nglipar disambut meriah warga
- Bunga amarilis primadona yang bisa dikembangan diberbagai wilayah
- Angin Puting Beliung Menerjang SDN Waduk Sedikitnya 8 Rumah Warga Rusak
- Budi Oetomo Prasetyo Ponjong Gunungkidul Jabarkan Ide Nawa Karsa Manunggaling Cipta
- Jalan menuju Wisata Ke Pesisir Selatan Bantul Mulus
- Bantuan Beras Meringankan Beban Santri Dan Pengelola Ponpes
- Budi Oetomo Gunungkidul ‘Menjawab Panelis ‘Restrukturisasi Birokrasi Dan APBD Harus
- Inilah 11 Wajah Bacabup Gunungkidul 2019 Via Nasdem 'Siapakah Yang Pantas ?
- Nasdem Menjaring 11 Bacalon Bupati Gunungkidul
- Lulusan Akademi Komunitas Seni Budaya di Wisuda Sultan
- Inilah Obyek Pendidikan Semburan Air Melengkung Taman Pintar Yogya
- Zaman Kolonial Jepang Pakaian Saja Susah Baju Yang Ada Goni Seperti Ini
- Ikut Senam Sehat 2019 HUT Golkar Bantul 2 Warga Raih Sapi dan Motor
- Menikmati Semilir Angin Di Embung Merdeka Bantul'


