Ramadhan Berkah Karya Para Lukis Banyuwangi Mengorbit
Jumat, 28 Februari 2025 | 21:12 WIBBanyuwangi - pastvnews.com update seputar kesenian, kabar yang satu ini merupakan kabar menarik saat mengawali buloan suci sebagai semangat Berkah Ramadhan.
Bursa Lukisan Banyuwangi (BLB) yang digelar oleh komunitas Seni Samasisi terus mendapatkan dukungan dari berbagai pihak sehingga komintas seni lukis yang sebelumnya di anggap kurang populer tetapi ternyata kegiatannya menyita perhatian publik.
Gelar dan bursa lukisan ini yang berlangsung di Koko Mozes Studio, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, dari 27 Februari hingga 28 Maret 2025 ini bertujuan untuk memperkuat apresiasi seni dan membuka pasar seni rupa di Banyuwangi.
Komunitas Seni SAMASISI, yang terdiri dari empat anggota yang berbakat, mengambil inspirasi dari Maestro lukis Banyuwangi, Alm. Bapak Mozes Misdy, untuk menciptakan ruang apresiasi seni bagi pelukis lokal. Berikut adalah profil singkat para anggota
Keempat 1. Koko Moses, Riwayat pameran Banyuwangi, Surabaya, Solo, Semarang, Jakarta,malang,jogja, 2. Riyanto, Riwayat pameran Banyuwangi, Bali, Surabaya, Jakarta, Blitar, Batam.
ketiga 3. Lukman Hakim Riwayat pameran Banyuwangi, Surabaya, Jogja, Bondowoso dan ke 4. Edwin Sutrisno Riwayat pameran Banyuwangi.
Dengan melihat potensi Desa Ketapang yang strategis sebagai pintu masuk wisatawan, komunitas ini berkomitmen untuk terus bergerak dalam mendukung perkembangan seni rupa di wilayah tersebut.
Edwin Sutrisno, salah satu anggota komunitas, menyampaikan antusiasme masyarakat terhadap acara ini. "Alhamdulillah, adanya kegiatan ini masyarakat sangat antusias.
Terbukti, lima karya berhasil terjual di hari pertama," ungkapnya acara ini tidak hanya di ikuti oleh pelukis dari Banyuwangi, tetapi juga dari wilayah lain seperti dari Bali, yang menjadikannya sebagai jembatan penghubung seni antar wilayah antar pelaku seni.
Komunitas Seni SAMASISI berharap BLB (Bursa Lukisan Banyuwangi) dapat menjadi agenda rutin yang memperkuat ekosistem seni rupa di Banyuwangi sekaligus mendukung regenerasi pelukis muda.
Melalui kegiatan seperti ini, Desa Ketapang tidak hanya berpotensi menjadi pusat seni rupa, tetapi juga semakin dikenal sebagai destinasi seni yang memperkaya pariwisata Banyuwangi dan ini menjadi bagian hal yang patut untuk terus di suport oleh berbagai pihak.
Tentu dukungan penuh dari pemerintah desa dan antusiasme masyarakat juga menjadi modal utama untuk mewujudkan visi besar ini.
Kepala Desa Ketapang, Bapak Slamet Utomo, kepada awak media memberikan dukungan sepenuhnya terhadap kegiatan para pelukis untuk tampil secara maksimal. “Kami sangat mendukung adanya Bursa Lukisan Banyuwangi, ‘Ujarnya
Saya berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan secara terus-menerus sehingga Desa Ketapang bisa menjadi sentral seni rupa, khususnya market seni rupa di Banyuwangi.
Selain itu, regenerasi pelukis kedepan juga perlu terus diperhatikan secara berkelanjutan,” pungkasnya,’msp’

Video Terkait
- Masa Pandemi Warga Padukuhan Gunungasem Ngoro-oro Patuk Masih Eksis Gelar Rasulan
- Masa mandemi new normal penghobi burung sudah banyak turun ke lomba
- Perundingan Bipartit PT.SRR Sementara Buntu Karyawan Minta Pesangon Normal 1, 4 Milyar ?
- Asmindo DIY Inisiasi Gelar Pameran Secara Virtual Seluruh Indonesia
- Peternak perkutut masih eksis walaupun kondisi negara di guncang virus covid 19
- Dampak Akibat Covid 19 Lama Industri Rambak Segoroyoso Terancam Bangkrut
- Relawan Bacabup Ini Kunjungi Warga Ringankan Beban
- KH Fahmi Basya 'Seluruh Dunia Menyatakan Perang Melawan Virus' Perang Dunia III
- Hampir 2 Pekan Jalan Jogja Wonosari - Patuk Gunungkidul Lengang
- Gerakan Penyemprotan Disinfektan Pemdes Terbah Patuk Libatkan Berbagai Element
- Pasangan Balon Cawub -Bacabup Ini Siap Bertarung Dikancah Pemilukada 2020
- Biawak akan serang petugas pembersih sedimen di tangkap
- Relawan "NO-TO" Lakukan Upaya Pemberantasan Covid -19
- Dwiyono Kades Terpilih Desa Kedungpoh Nglipar Menang Raih 1542 Suara
- Telaga Towati Tepus Gunungkidul Bebas Dari Polusi Udara Jahat.
- Pesona Wisata Beton Ponjong Gunungkidul
- YOGJA YOUTH FARMING" BEROPSESI JADI LABORAT PELESTARIAN ALAM
- IMOGIRI BERTEKAD LESTARIKAN SENI DAN BUDAYA WISATA
- Antisipasi kenakalan siswa SMPN 2 Jetis Bantul Jalin Komunikasi Dengan Wali Murid
- Cakades Joko Purnomo Kedungkeris Nglipar disambut meriah warga
- Bunga amarilis primadona yang bisa dikembangan diberbagai wilayah
- Angin Puting Beliung Menerjang SDN Waduk Sedikitnya 8 Rumah Warga Rusak
- Budi Oetomo Prasetyo Ponjong Gunungkidul Jabarkan Ide Nawa Karsa Manunggaling Cipta
- Jalan menuju Wisata Ke Pesisir Selatan Bantul Mulus
- Bantuan Beras Meringankan Beban Santri Dan Pengelola Ponpes
- Budi Oetomo Gunungkidul ‘Menjawab Panelis ‘Restrukturisasi Birokrasi Dan APBD Harus
- Inilah 11 Wajah Bacabup Gunungkidul 2019 Via Nasdem 'Siapakah Yang Pantas ?
- Nasdem Menjaring 11 Bacalon Bupati Gunungkidul
- Lulusan Akademi Komunitas Seni Budaya di Wisuda Sultan
- Inilah Obyek Pendidikan Semburan Air Melengkung Taman Pintar Yogya
- Zaman Kolonial Jepang Pakaian Saja Susah Baju Yang Ada Goni Seperti Ini
- Ikut Senam Sehat 2019 HUT Golkar Bantul 2 Warga Raih Sapi dan Motor
- Menikmati Semilir Angin Di Embung Merdeka Bantul'




