PROSESI UPACARA ADAT SURAN MBAH DEMANG BANYURADEN LESTARIKAN TRADISI LELUHUR
Kamis, 27 Juli 2023 | 06:40 WIBSleman - Pastvnews.com Kegiatan prosesi Upacara Adat Suran Mbah Demang yang diselenggarakan pada 7 Sura atau malam hari jelang 8 Sura yakni pada Selasa, di Kalurahan Banyuraden Gamping. Selasa 25 Juli 2023.
Bupati Sleman, Hj. Kustini Sri Purnomo ikuti prosesi Upacara Adat Suran Mbah Demang. Bupati berkesempatan menyebar ‘udik-udik’ serta melepas merpati putih sebelum mengikuti prosesi kirab pusaka, kitab, dan bendhe menuju Rumah Tabon Ki Demang Cokrodikromo Modinan dengan menaiki andong.
Kirab budaya Suran Mbah Demang melewati rute di sepanjang Desa Banyuraden dari mulai Halaman Kalurahan Banyuraden menuju Rumah Tabon Ki Demang di Modinan Jalan Godean Km 3. Ratusan bregada prajurit,
kelompok kesenian serta ogoh-ogoh yang tergabung dalam 17 kelompok turut memeriahkan upacara adat tahunan ini.Bupati mengajak masyarakat untuk melestarikan peninggalan dan tradisi leluhur.
Nilai-nilai luhur yang dimiliki Ki Demang dapat dimaknai untuk diimplementasikan di kehidupan sehari-hari. Hal tersebut bisa dijadikan pegangan dalam hidup yang selaras dan tidak bertentangan dengan keyakinan terhadap Tuhan YME.
"Melalui Upacara Adat ini juga bisa menjadi pengingat bagi masyarakat Banyuraden dan sekitarnya akan tradisi leluhur yang harus dilestarikan. Apalagi Upacara Adat Suran Mbah Demang ini sudah menjadi warisan budaya tak benda yang ditetapkan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI.
Harapannya nilai-nilai luhur Ki Demang ini bisa diserap masyarakat sebagai bekal hidup bermasyarakat dan kegiatan ini bisa menjadi wisata budaya unggulan,” ujarnya.
Lebih lanjut, dengan nguri-uri kebudayaan dan tradisi leluhur ini kedepannya juga dapat menumbuhkan kesadaran generasi muda akan pentingnya melestarikan adat istiadat dan seni tradisi di Kabupaten Sleman.
Dengan pelestarian budaya ini juga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian dan pariwisata Kabupaten Sleman secara berkesinambungan.
Sementara itu, Lurah Banyuraden, Sudarisman menyampaikan Upacara Adat Suran Mbah Demang ini mengusung tema Hememayu Banyuraden yang berarti pelestarian upacara adat tradisi sebagai wujud menciptakan warga masyarakat desa yang bahagia.
Menurutnya, Upacara adat ini untuk mengenang ketokohan Ki Demang sekaligus serta menampilkan potensi budaya di Banyuraden.Setelah prosesi adat selesai, masyarakat yang hadir memperebutkan gunungan yang telah dikirab menuju Tabon Ki Demang.
Antusiasme ribuan masyarakat Banyuraden dan sekitarnya terlihat di sepanjang jalan yang dilalui kirab, terangnya.Pada kesempatan yang sama,
Ketua Trah Mbah Demang Titis Sujanarto kepada Pastvnews.com mengatakan, " Kami dari Trah Mbah Demang terima kasih sekali karena sangat dibantu oleh masyarakat sekitar juga dibantu Desa Banyuraden sampai Dinas Kebudayaan Sleman dan sampai ke ibu Bupati Sleman.
"Kami Trah Mbah Demang juga mengucapkan terima kasih banyak sekali karena kemaren waktu pandemi tidak bisa melaksanakan, baru hari ini setelah pandemi ini bisa melaksanakan semeriah ini, ungkap Mbah Titis.
Warga Desa Nogotirto, Desa Banyuraden dan ada juga warga Bantul juga sangat antusias ikut meramaikan bregodo ini.Mbah Titis berharap kedepannya semoga generasi yang sepuh- sepuh ini bisa dilanjutkan oleh generasi yang muda- muda ini meneruskan, agar kedepannya lebih mantap dan lebih sempurna lagi, pungkasnya. (Mar)

Video Terkait
- Masa Pandemi Warga Padukuhan Gunungasem Ngoro-oro Patuk Masih Eksis Gelar Rasulan
- Masa mandemi new normal penghobi burung sudah banyak turun ke lomba
- Perundingan Bipartit PT.SRR Sementara Buntu Karyawan Minta Pesangon Normal 1, 4 Milyar ?
- Asmindo DIY Inisiasi Gelar Pameran Secara Virtual Seluruh Indonesia
- Peternak perkutut masih eksis walaupun kondisi negara di guncang virus covid 19
- Dampak Akibat Covid 19 Lama Industri Rambak Segoroyoso Terancam Bangkrut
- Relawan Bacabup Ini Kunjungi Warga Ringankan Beban
- KH Fahmi Basya 'Seluruh Dunia Menyatakan Perang Melawan Virus' Perang Dunia III
- Hampir 2 Pekan Jalan Jogja Wonosari - Patuk Gunungkidul Lengang
- Gerakan Penyemprotan Disinfektan Pemdes Terbah Patuk Libatkan Berbagai Element
- Pasangan Balon Cawub -Bacabup Ini Siap Bertarung Dikancah Pemilukada 2020
- Biawak akan serang petugas pembersih sedimen di tangkap
- Relawan "NO-TO" Lakukan Upaya Pemberantasan Covid -19
- Dwiyono Kades Terpilih Desa Kedungpoh Nglipar Menang Raih 1542 Suara
- Telaga Towati Tepus Gunungkidul Bebas Dari Polusi Udara Jahat.
- Pesona Wisata Beton Ponjong Gunungkidul
- YOGJA YOUTH FARMING" BEROPSESI JADI LABORAT PELESTARIAN ALAM
- IMOGIRI BERTEKAD LESTARIKAN SENI DAN BUDAYA WISATA
- Antisipasi kenakalan siswa SMPN 2 Jetis Bantul Jalin Komunikasi Dengan Wali Murid
- Cakades Joko Purnomo Kedungkeris Nglipar disambut meriah warga
- Bunga amarilis primadona yang bisa dikembangan diberbagai wilayah
- Angin Puting Beliung Menerjang SDN Waduk Sedikitnya 8 Rumah Warga Rusak
- Budi Oetomo Prasetyo Ponjong Gunungkidul Jabarkan Ide Nawa Karsa Manunggaling Cipta
- Jalan menuju Wisata Ke Pesisir Selatan Bantul Mulus
- Bantuan Beras Meringankan Beban Santri Dan Pengelola Ponpes
- Budi Oetomo Gunungkidul ‘Menjawab Panelis ‘Restrukturisasi Birokrasi Dan APBD Harus
- Inilah 11 Wajah Bacabup Gunungkidul 2019 Via Nasdem 'Siapakah Yang Pantas ?
- Nasdem Menjaring 11 Bacalon Bupati Gunungkidul
- Lulusan Akademi Komunitas Seni Budaya di Wisuda Sultan
- Inilah Obyek Pendidikan Semburan Air Melengkung Taman Pintar Yogya
- Zaman Kolonial Jepang Pakaian Saja Susah Baju Yang Ada Goni Seperti Ini
- Ikut Senam Sehat 2019 HUT Golkar Bantul 2 Warga Raih Sapi dan Motor
- Menikmati Semilir Angin Di Embung Merdeka Bantul'





