Kembali Ke Index Video


Empat Kirab Bregada Meriahkan Hari Ulang Tahun Kalurahan Condongcatur Ke - 79

Minggu, 28 Desember 2025 | 16:33 WIB
Dibaca: 66
Empat Kirab Bregada Meriahkan Hari Ulang Tahun Kalurahan Condongcatur Ke - 79
Kirab bregada semangat meriahkan Hari Ulang Tahun Kalurahan Condongcatur

Sleman -  Pastvnews.com, warta seni dan budaya, terdapat 4 Kirab Bregada Condongcatur, ikut memeriahkan hari ulang tahun Kalurahan Condongcatur ke - 79 ,Pemerintah Desa Condongcatur, Kecamatan Depok, menggelar upacara bregada, Jumat 26 Desember 2025.

Empat nama bregada tersebut adalah Bregada Hadi Manggala (mewakili wilayah Kring Gorongan), Bregada Paksi Jayeng Katon (mewakili wilayah Kring Manukan),Bregada Sastra Dihardjan (mewakili wilayah Kring Gejayan) dan Bregada Panca Manggala (mewakili wilayah Kring Kentungan).

Desa Condongcatur, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, berdiri pada 26 Desember 1946.

Desa ini merupakan gabungan dari empat kelurahan lama, yaitu Manukan, Gorongan, Gejayan, dan Kentungan. Atas perintah Sultan Hamengkubuwono IX, keempat kelurahan tersebut disatukan menjadi satu desa.

Pada tahun 1948, Sultan Hamengkubuwono IX mengeluarkan Maklumat Nomor 5 Tahun 1948 untuk mengesahkan status tersebut.Kromoredjo menjadi kepala desa pertama Condongcatur.

Secara etimologi, nama Condongcatur menggambarkan peristiwa sejarah tersebut. “Di Condong” dalam bahasa Jawa berarti setuju, sedangkan “Catur” berarti empat. Artinya, empat wilayah yang masing-masing dipimpin oleh seorang lurah bersedia untuk disatukan.

Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, SE yang hadir sebagai tamu kehormatan atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman menyampaikan, selamat kepada warga masyarakat Kalurahan Condongcatur atas UU anugrah HUT ke- 79 Kalurahan dibawah kepemimpinan  Reno Sip.

“Atas nama pemerintah daerah kami ucapkan selamat semoga semua lapisan masyarakat dan para pamong dapat mempertahan prestasi yang ditorehkan désa ini,” tutur Danang .

Dalam kesempatan tersebut Danang Maharsa meminta agar pemerintahan Kalurahan Condongcatur mendengar semua aspirasi masyarakat terkait dengan pemerataan pembangunan di segala bidang.

“Dengan semangat gotong royong yang merupakan tradisi bangsa kita saya minta pertahankan dan lestarikan seni budaya salah satu bentuk seperti kirab Bregada seperti yang berlangsung hari ini, ” pungkasnya.

Dalam acara tersebut dibacakan sejarah singkat berdirinya Desa Condongcatur kemudian dilanjutkan dengan pemotongan nasi tumpeng oleh Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, SE yang diserahkan pada Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji, 

Lebih menarinya lagi  di penghujung acara 4 gunungan yang besar yang terbuat dari berbagai jenis hasil bumi yaitu sayuran dan buah buahan untuk diperebutkan masyarakat.

(Mar)


Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi