Kembali Ke Index Video


Transparansi Pemilu Gunungkidul Membaik Perolehan Suara di Tempel Di kalurahan Tapi Bantul Minim

Jumat, 16 Februari 2024 | 00:45 WIB
Dibaca: 257
Transparansi Pemilu Gunungkidul Membaik Perolehan Suara di Tempel Di kalurahan Tapi Bantul Minim
di kabupaten Bantul yang terpantau masang hasil pemilu adalah di kalurahan Patalan kapanewon Jetis Bantul.

Gunungkidul- media pastvnews.com,  warta politik seputar hasil pemilu 2024. Pemilu pilpres dan piilihan legislatif sudah di gelar  pada tanggal 14 februari 2024.

Hasilnya pemilu sudah mulai di umumkan secara bertahap melalui website KPU RI yang menampilkan angka angka perolehan suara di setiap provinsi.

Sementara itu warga masyarakat  selain sudah menggunakan hak pilihnya warga juga pengin tahu siapa saja yang meraih suara  terbanyak maupun yang sedikit bahkan yang tak dapat suara sekalipun masyarakat juga ingin mengakses untuk mencari informasi hasil pemilu 2024.

Hasil pemilu bagi yang mengikuti atau menjadi saksi di lokasi tempat pemilihan suara memang sudah pada memiliki rekap. Namun secara umum banyak yang belum tahu secara pasti atau valid siapa saja yang meraih suara di pemilu yang baru saja digelar.

Sebenarnya usai rekap dan  sejumlah dokumen pemilu yang telah di isi oleh petugas di TPS sudah di pasang ditempat di ruang pengumukan di balai desa setempat sehingga warga bisa melihat dan mendokuementasikan hasil pemilu.

Hal ini terlihat disemua kalurahan di kapanewon Patuk Gunungkidul sejak kamis siang 15 februari 2024. Meski sejumlah desa baru selesai menempelnya pada 16 februari 2024.

Lain halnya dengan kabupaten Bantul di sejumlah kapanewon seperti di Kalurahan sidomulyo, sumbermulyo, dan lainnya tidak ada penempelan hasil pemilu.

Satu satunya yang menempel hasil pemilu di kabupaten Bantul yang terpantau masang hasil pemilu adalah di kalurahan Patalan kapanewon Jetis Bantul.

Tentu perbedaan pemasangan hasil pemilu di kabupaten Bantul ini karena disetiap kalurahan tidak sama maka menimbulkan perdebatan warga maupun para caleg karena ada yang menempel bahkan ada yang tidak.

Di sisi lain Jika menempel juga menjadi indikasi keterbukaan publik pemilu kian membaik. Sedang yang tidak menempel  tentu menimbulkan tanda tanya apakah itu sengaja atau memang panitia tidak mendapat perintah atau di larang menempel informasi hasil pemilu, dengan demikian atas temuan ini tentu juga patut di cermati apakah ini bagian tersetruktur terorganisir atau merupakan karena ada sesuatu agar warga tidak tahu, hasil pileg dan capres tertempel di desa maka ini sebagai bahan hak rakyat untuk mengetahui sesuai UU keterbukaan Publik.

Kemudian misal jika di umpetin maka kemungkinan dan patut di duga akan di manfaatkan oleh oknum oknum yang berkepentingan dalam peraihan suara, sehingga para caleg yang bersangkutan tak memilki data atau minim informasi terutama bagi caleg yang tak menerjunkan saksi di setiap TPS.

Patut di apresiasi dan bisa menjadi contoh demokrasi pemilu 2024 bagi kalurahan di Gunungkidul maupun karena secara umum kabupaten tersebut kabar yang tersiar telah menempelkan hasil pemiliu sehingga warga dan caleg tak akan ada gejolak,

Sehingga dugaan pelanggaran penggelembungan suara atau kemungkinan pemotongan jumlah suara miliki caleg ataupun suara lawan caleg dalam satu partai maupun lawan partai dalam sidang penentuan sidang akhir pleno bisa terpatahkan.

Memasang Hasil pemilu yang dipasang di Kalurahan setempat jelas ini sebagai bagian untuk mengurangi resiko jika ada protes di penetapan akhir atau pleno ppk.

Salah satu caleg dapil 4 Dprd Bantul S.Raharjo melihat kondisi ini mengatakan, mengingat kerawanan setiap pemilu selalu timbul maka Seyogyanya pemasangan hasil pemilu 2024 Bantul dan lainnya di terapkan seperti di Gunungkidul  sehingga demokrasi dan layanan keterbukaan publik kian transparan karena ini merupakan pendidikan politik untuk rakyat selain bisa mengurangi dampak lain yang kemungkinan bisa merugikan gejolak para caleg ‘Tandas Raharjo. Id/yd




Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi