Menanam Harapan, Menolak Kehancuran Banyuwangi Bergerak di Tengah Ancaman Narkotika
Senin, 30 Juni 2025 | 21:46 WIBBanyuwangi - media PasTVNews.Com -warta hukum, Di tengah derasnya arus globalisasi dan derasnya tantangan sosial, Kabupaten Banyuwangi memilih untuk tidak diam. Dalam rangkaian peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2025 Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK)
Banyuwangi berkolaborasi dengan seniman Sama Sisi yang dalam agenda pameran lukisan tingkat nasional di Galeri Ujung Timur ketapang Banyuwangi. Membangun ketahanan sosial melalui edukasi, kolaborasi, dan empati.
Ketua panitia pameran lukisan Semerbak Mewangi Riyanto menegaskan bahwa narkotika bukan hanya ancaman biologis, tetapi juga ancaman ideologis yang merusak nilai, melemahkan karakter, dan menggerogoti masa depan bangsa secara sistemik.
“Kami tidak sedang melawan zat kimia semata. Kami sedang melawan narasi destruktif yang menjadikan narkoba sebagai pelarian. Dan satu-satunya cara untuk menang adalah dengan membangun narasi tandingan: narasi harapan,” ujarnya.
Data dari BNN di Banyuwangi menunjukkan bahwa hingga awal 2025, terdapat 495 narapidana kasus narkotika di Lapas Banyuwangi, dengan 141 di antaranya adalah residivis.
Selain itu, pemetaan kawasan rawan menunjukkan 17 desa masuk kategori siaga, 129 desa waspada, dan hanya 71 desa yang tergolong aman. Ini bukan sekadar angka ini adalah peta luka sosial yang harus disembuhkan bersama.
Kepala BNNK Banyuwangi, Kombes Pol Faisol Wahyudi, S.I.K., menekankan bahwa pendekatan represif harus dilengkapi dengan strategi demand reduction yang berbasis komunitas dan budaya lokal.
“Kami percaya bahwa edukasi yang kontekstual, berbasis nilai-nilai lokal, jauh lebih efektif dalam membangun daya tahan masyarakat. Banyuwangi punya modal budaya yang luar biasa dan itu harus kita manfaatkan,” jelasnya.
Lebih lanjut Kombes Pol Faisol Wahyudi S.I.K menambahkan," Dalam semangat itu, kampanye HANI 2025 tidak hanya berlangsung di ruang formal, tetapi juga menyentuh ruang-ruang sosial sekolah, balai desa, komunitas pemuda, hingga forum keagamaan. Di sana, masyarakat diajak berdialog, bukan dihakimi. Diberdayakan, bukan ditakuti," imbuhnya
Kegiatan seperti lomba orasi pelajar, pelatihan kader anti-narkoba desa, hingga produksi konten edukatif berbasis budaya lokal menjadi bagian dari strategi menyeluruh. Bahkan, beberapa sekolah di Banyuwangi mulai mengintegrasikan edukasi narkotika ke dalam kurikulum muatan lokal, dengan pendekatan yang lebih humanis dan partisipatif.
Peringatan HANI 2025 mengusung tema nasional “Memutus Rantai Peredaran Gelap Narkoba melalui Pencegahan, Rehabilitasi, dan Pemberantasan Menuju Indonesia Emas 2045”
Di Banyuwangi, tema ini diterjemahkan menjadi gerakan akar rumput yang nyata karena generasi emas tidak lahir dari slogan, tetapi dari tindakan kolektif yang konsisten. ( PWMOI Banyuwangi )

Video Terkait
- Masa Pandemi Warga Padukuhan Gunungasem Ngoro-oro Patuk Masih Eksis Gelar Rasulan
- Masa mandemi new normal penghobi burung sudah banyak turun ke lomba
- Perundingan Bipartit PT.SRR Sementara Buntu Karyawan Minta Pesangon Normal 1, 4 Milyar ?
- Asmindo DIY Inisiasi Gelar Pameran Secara Virtual Seluruh Indonesia
- Peternak perkutut masih eksis walaupun kondisi negara di guncang virus covid 19
- Dampak Akibat Covid 19 Lama Industri Rambak Segoroyoso Terancam Bangkrut
- Relawan Bacabup Ini Kunjungi Warga Ringankan Beban
- KH Fahmi Basya 'Seluruh Dunia Menyatakan Perang Melawan Virus' Perang Dunia III
- Hampir 2 Pekan Jalan Jogja Wonosari - Patuk Gunungkidul Lengang
- Gerakan Penyemprotan Disinfektan Pemdes Terbah Patuk Libatkan Berbagai Element
- Pasangan Balon Cawub -Bacabup Ini Siap Bertarung Dikancah Pemilukada 2020
- Biawak akan serang petugas pembersih sedimen di tangkap
- Relawan "NO-TO" Lakukan Upaya Pemberantasan Covid -19
- Dwiyono Kades Terpilih Desa Kedungpoh Nglipar Menang Raih 1542 Suara
- Telaga Towati Tepus Gunungkidul Bebas Dari Polusi Udara Jahat.
- Pesona Wisata Beton Ponjong Gunungkidul
- YOGJA YOUTH FARMING" BEROPSESI JADI LABORAT PELESTARIAN ALAM
- IMOGIRI BERTEKAD LESTARIKAN SENI DAN BUDAYA WISATA
- Antisipasi kenakalan siswa SMPN 2 Jetis Bantul Jalin Komunikasi Dengan Wali Murid
- Cakades Joko Purnomo Kedungkeris Nglipar disambut meriah warga
- Bunga amarilis primadona yang bisa dikembangan diberbagai wilayah
- Angin Puting Beliung Menerjang SDN Waduk Sedikitnya 8 Rumah Warga Rusak
- Budi Oetomo Prasetyo Ponjong Gunungkidul Jabarkan Ide Nawa Karsa Manunggaling Cipta
- Jalan menuju Wisata Ke Pesisir Selatan Bantul Mulus
- Bantuan Beras Meringankan Beban Santri Dan Pengelola Ponpes
- Budi Oetomo Gunungkidul ‘Menjawab Panelis ‘Restrukturisasi Birokrasi Dan APBD Harus
- Inilah 11 Wajah Bacabup Gunungkidul 2019 Via Nasdem 'Siapakah Yang Pantas ?
- Nasdem Menjaring 11 Bacalon Bupati Gunungkidul
- Lulusan Akademi Komunitas Seni Budaya di Wisuda Sultan
- Inilah Obyek Pendidikan Semburan Air Melengkung Taman Pintar Yogya
- Zaman Kolonial Jepang Pakaian Saja Susah Baju Yang Ada Goni Seperti Ini
- Ikut Senam Sehat 2019 HUT Golkar Bantul 2 Warga Raih Sapi dan Motor
- Menikmati Semilir Angin Di Embung Merdeka Bantul'




