Puluhan Mahasiswa UPN "Veteran" Yogyakarta Gelar Aksi Demonstrasi Di Gedung Rektorat
Selasa, 14 September 2021 | 20:57 WIBSLEMAN- media Pastvnews.com, Warta pendidikan Mahasiswa yang tergabung Konsolidasi Mahasiswa Resah (KOMAR) dengan Kordinator Lapangan (Korlap) melakukan aksi demonstrasi dengan tetap menerapkan Prokes di Gedung Rektorat UPN "Veteran" Yogyakarta, Senin 13 September 2021
Kurang lebih ada 50 mahasiswa melakukan aksi demonstrasi yang yang mana kelompok aliansi Komar dan korlap melakukan orasi secara bergantian menyampaikan aspirasiya dengan membentangkan sepanduk yang bertuliskan,
Birokrasi omonganmu terlalu wangi terlalu manis, tapi sayang palsu”. Gratiskan UKT dimasa Pandemi Covid. UKT larang aku raiso madang ( UKT larang saya nggak bisa makan)
Selanjutnya dari aliansi Konsulidasi Mahasiswa Resah (Komar) dan Korlap dalam aksi demonstrasinya menyampaikan beberapa tuntutan yaitu: 1). Lakukan perpanjangan waktu dan atau pengulangan dalam mekanisme keringanan UKT. 2). Berikan transparasi dalam penetapan biaya UKT dan dalam penentuan kelolosan keringanan UKT bagi mahasiswa. 3). Loloskan mahasiswa yang mengajukan keringanan UKT sebanyak- banyaknya.
Berdasarkan Press Release yang mereka buat oleh kelompok tersebut mengatakan, bahwa UKT (Uang Kuliah Tinggi) di masa pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai berdampak pada perekonomian Mahasiswa saat ini, di UPN “Veteran” Yogyakarta yang masih dalam rentang waktu pembayaran UKT sampai tanggal 15
September 2021, namun masih banyak persoalan terkait UKT yang belum tuntas oleh Kampus Bela Negara tersebut Padahal, semestinya pendidikan berasaskan keterjangkauan seperti yang dijelaskan pada UU nomor 12 tahun 2012 tentang pendidikan tinggi di pasal 3 huruf I yang menyatakan bahwa pendidikan tinggi berasaskan keterjangkauan.
Berapa besaran beban biaya yang seharusnya ditanggung oleh mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta di tengah pandemi COVID-19, berapa besaran anggaran bantuan Kemendikbud dan mengapa dikuotakan terhadap tiap fakultas atau jurusan, inilah beberapa pertanyaan yang membawa aliansi KOMAR mengadakan aksi demonstrasi.
Fahri Muhammad bagian dari aliansi Konsulidasi Mahasiswa Resah (Komar) UPN "Veteran" Yogyakarta saat diwawancarai oleh awak media mengatakan pada aksi hari ini dari teman- teman Komar UPN " Veteran" Yogyakarta ingin menyampaikan aspirasi memberikan protes bahwa hari ini teman- teman- teman mahasiswa dan prang tua atau wali masih keberatan untuk pembayaran UKT
Nach yang kita tuntut jari ini bahwa dkema untuk keringanan UKT, kita ingin di buka seluas- luasnya. Trus jadwal pembayaran yang UKT yang cukup singkat artinya pembatasan kuota yang jari ini dilakukan oleh pihak kampus tidak releva. Hanya 530 kuota untuk mahasiswa tersebut, terangnya.
Saat di wawancarai awak media Fahri Muhammad dari aliansi Konsulidasi Mahasiswa Resah ( Komar) UPN "Veteran" Yogyakarta yang diharapkan oleh mahasiswa dengan keringanan UKT, fahri menjawab kalau untuk keringanan UKT pasti tentunya kita lihat dari skala terdampaknya juga artinya teman- teman dari mahasiswa ada orang tuanya yang meninggal karena Covid- 19, ada yang dua- duanya orang tuanya. sakit karena Covid- 19.
Sehingga untuk mencari nafkah juga sama sekali tidak bisa juga karena pembatasan pemerintah kita lihat di beberapa wilayah Jateng DIY. Juga kita melihatdari PPKM ini kemudian pembatasan gerak dari masyarakat juga artinya adalah pekerjaan dan sebagainya pasti juga terhambat.
Nach itu yang kita lihat sebagai dampak yang berbeda- beda artinya tak bisa di sama ratakan dari setiap mahasiswa. Tapi untuk skema keringanan yang sudah ada kita lihat memang cukup bisa memilah- milah dari setiap kondisi mahasiswa tapi untuk sebarannya yang kita lihat belum merata, terang Fahri.
Jadi yang kita harapkan dari aksi hari ini kita meminta kepada pihak universitas UPN "Veteran" Yogyakarta bahwa masih banyak mahasiswa yang belum mendapatkan atau belum terakomodir dari skema keringanan ataupun bantuan yang ada.
Kita harapkan pula dari UPN " Veteran" Yogyakarta membuka seluas- luasnya artinya bisa membuka skema lagi kemudian bisa bekerjasama dan mahasiswa benar- benar bisa terbantu, pungkas Fahri.
Di tempat yang berbeda Wakil Rektor Bidang keuangan UPN " Veteran" Yogyakarta, Dr.Ir.Susanto, M.Si Selasa 13 September 2021 menjelaskan bahwa sebanyak 2.369 mahasiswa UPN "Veteran" Yogyakarta telah menerima pengurangan UKT pada semester ganjil Tahun Ajaran 2021/ 2022. Hal merupakan bagian dari kebijakan dari UPN " Veteran" Yogyakarta untuk membantu keluarga yang teedampak Covid- 19.
Wakil Ketua Rektor Bidang Umum dan Keuangan UPNVY, Dr.Ir. Susanto, M.Si juga mengatakan selama 3 semester ini pihak kampus telah memberikan skema keringanan pemberian UKT bahkan beberapa skema keringanan tersebut untuk tahun lalu pihak kampus yelah menerima gelontoran dana sebesar 15 miliar untuk penurunan UKT.
Saat ini total yang yelah disetujui ada 2.369 mahasiswa, untuk keringanan skripsi ada 1300 mahasiswa menambahkan, untuk penetapan ulang ada 319, penundaan ada angsuran ada 10 mahasiswa, untuk pembebasan ada 2 mahasiswa dan yang tertolak ada 400 mahasiswa, tandasnya.
Ia juga menambahkan Uang Kuliah Tunggal ( UKT) merupakan besaran biaya yang harus dibayarkan setiap mahasiswa.
UKT UPN " Veteran" Yogyakarta terbagi menjadi 8 kelompok sesuai kemampuan ekonomi yang salah satunya di tentukan dari penghasilan orang tua. Besaran UKT kelompok 1 dan 2 seluruh Perguruan Tinggi Negeri di tentukan sebesar 500 ribu dan 1 juta.
Sementara besaran UKT kelompok3 dan seterusnya ditentukan sesuai masing- masing prodi dengan ketentuan besaran UKT kelompok tertinggi tidak melebihi nominal Biaya Kuliah Tuggal (BKT) ataukeseluruhan biaya operasional tiap mahasiswa program sarjana yang kesulitan membayar UKT karena dampak dari Pandemi Covid-19.
Bentuk keringanan UKT bisa di dalam bentuk penurunan, penundaan pembayaran dan angsuran. Proses pengajuan keringanan dilakukan secara daring melalui siukt.upnyk.ac.id dengan menyertakan dokumen terkait, jelas Susanto. Mar

Video Terkait
- Masa Pandemi Warga Padukuhan Gunungasem Ngoro-oro Patuk Masih Eksis Gelar Rasulan
- Masa mandemi new normal penghobi burung sudah banyak turun ke lomba
- Perundingan Bipartit PT.SRR Sementara Buntu Karyawan Minta Pesangon Normal 1, 4 Milyar ?
- Asmindo DIY Inisiasi Gelar Pameran Secara Virtual Seluruh Indonesia
- Peternak perkutut masih eksis walaupun kondisi negara di guncang virus covid 19
- Dampak Akibat Covid 19 Lama Industri Rambak Segoroyoso Terancam Bangkrut
- Relawan Bacabup Ini Kunjungi Warga Ringankan Beban
- KH Fahmi Basya 'Seluruh Dunia Menyatakan Perang Melawan Virus' Perang Dunia III
- Hampir 2 Pekan Jalan Jogja Wonosari - Patuk Gunungkidul Lengang
- Gerakan Penyemprotan Disinfektan Pemdes Terbah Patuk Libatkan Berbagai Element
- Pasangan Balon Cawub -Bacabup Ini Siap Bertarung Dikancah Pemilukada 2020
- Biawak akan serang petugas pembersih sedimen di tangkap
- Relawan "NO-TO" Lakukan Upaya Pemberantasan Covid -19
- Dwiyono Kades Terpilih Desa Kedungpoh Nglipar Menang Raih 1542 Suara
- Telaga Towati Tepus Gunungkidul Bebas Dari Polusi Udara Jahat.
- Pesona Wisata Beton Ponjong Gunungkidul
- YOGJA YOUTH FARMING" BEROPSESI JADI LABORAT PELESTARIAN ALAM
- IMOGIRI BERTEKAD LESTARIKAN SENI DAN BUDAYA WISATA
- Antisipasi kenakalan siswa SMPN 2 Jetis Bantul Jalin Komunikasi Dengan Wali Murid
- Cakades Joko Purnomo Kedungkeris Nglipar disambut meriah warga
- Bunga amarilis primadona yang bisa dikembangan diberbagai wilayah
- Angin Puting Beliung Menerjang SDN Waduk Sedikitnya 8 Rumah Warga Rusak
- Budi Oetomo Prasetyo Ponjong Gunungkidul Jabarkan Ide Nawa Karsa Manunggaling Cipta
- Jalan menuju Wisata Ke Pesisir Selatan Bantul Mulus
- Bantuan Beras Meringankan Beban Santri Dan Pengelola Ponpes
- Budi Oetomo Gunungkidul ‘Menjawab Panelis ‘Restrukturisasi Birokrasi Dan APBD Harus
- Inilah 11 Wajah Bacabup Gunungkidul 2019 Via Nasdem 'Siapakah Yang Pantas ?
- Nasdem Menjaring 11 Bacalon Bupati Gunungkidul
- Lulusan Akademi Komunitas Seni Budaya di Wisuda Sultan
- Inilah Obyek Pendidikan Semburan Air Melengkung Taman Pintar Yogya
- Zaman Kolonial Jepang Pakaian Saja Susah Baju Yang Ada Goni Seperti Ini
- Ikut Senam Sehat 2019 HUT Golkar Bantul 2 Warga Raih Sapi dan Motor
- Menikmati Semilir Angin Di Embung Merdeka Bantul'




