MARSHALL CAVENDISH EDUCATION SINGAPORE MoU INTERNASIONAl DENGAN MUH 1
Kamis, 26 Juni 2025 | 15:15 WIBYogyakarta-media pastvnews.com, Warta pendidikan, SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta jalin kerjasama internasional dengan Marshall Cavendish Education (MCE), Singapura. Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dilaksanakan di ruang kepala sekolah pada Rabu, 25 Juni 2025 yang lalu
Hadir dalam acara ini adalah Ketua Dikdasmen-PNF PWM DIY, Achmad Muhamad, M.Ag, Mr. Bernard Liang dan Mr. Soon Jinn Lim selaku Head of Education, Marshall Cavendish Education, Singapore.
Menurut kepala SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta Drs. H. Herynugroho, M.Pd kerjasama ini untuk meningkatkan penguasaan AI (Artificial Intelegence) guru dalam pembelajaran. Harapannya basis kecerdasan tiruan tersebut dapat mempercepat kompetensi guru dalam proses ilmu pengetahuan.
SMA Muhi dituntut untuk memiliki sumber daya guru yang siap beradaptasi perkembangan teknologi digital dan mesin pencarian informasi. Program kerjasama luar negeri ini difasilitasi oleh Majelis Dikdasmen PWM DIY dan diikuti juga oleh beberapa sekolah Muhammadiyah yang memiliki program Internasional.
“Diharapkan dengan mengikuti pelatihan sekaligus MoU ini, kami berharap guru tidak hanya secara manual dalam pembelajaran, tetapi juga sudah berbasis digital, sementara siswa tidak hanya dikuasai teknologi, tetapi mampu memanfaatkan teknologi untuk belajar,” tandas Drs. H. Herynugroho, M.Pd.
Mengutip Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong, Drs. H. Herynugroho, M.Pd menekankan dua hal dalam pendidikan yaitu memaksimalkan potensi setiap peserta didik dan menjaga elemen joyful learning dalam pembelajaran.
Melalui MCE, program yang akan diimplementasikan mencakup kurikulum AI dan Coding yang terintegrasi dengan mata pelajaran STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics, and Arts). “Marshall Cavendish Education telah mengembangkan kurikulum Coding dari kelas 1 hingga kelas 12, lengkap dengan rencana pembelajaran (lesson plan), teknik mengajar, materi pembelajaran, video, kuis, hingga sertifikat di akhir pembelajaran,” papar Drs. H. Herynugroho, M.Pd.
Ketua Dikdasmen-PNF PWM DIY, Achmad Muhamad, M.Ag dalam sambutannya mengapresiasi upaya SMA Muhi mewujudkan pendidikan yang unggul dan terus berkembang. Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di SMA Muhi dalam mempersiapkan siswa menghadapi era Education 5.0.
Semangat Muhammadiyah adalah selalu ingin hadir di tengah zaman, mengubah zaman, dan membangun zaman dengan kemajuan, sehingga inisiatif ini diharapkan mampu membawa SMA Muhi menjadi sekolah yang terdepan dan unggul berkemajuan.
Mr. Soon Jinn Lim selaku Head of Education, Marshall Cavendish Education, Singapore memperkenalkan bahwa MCE telah mengembangkan bahan ajar dan teknologi AI yang saat ini digunakan oleh seluruh sekolah publik di Singapura, dari tingkat SD hingga SMA. Mr. Soon Jinn Lim mengatakan bahwa MCE juga telah menjalin kerja sama dengan berbagai negara lain seperti Kazakhstan,
Uni Emirat Arab, dan Amerika Serikat yang tertarik mempelajari metodologi pembelajaran matematika. Selain itu, salah satu keunggulan mereka adalah sistem penilaian kualitas tulisan dan esai siswa menggunakan teknologi kecerdasan artifisial.
“Hasil riset internal MCE menunjukkan bahwa siswa yang belajar matematika plus Coding memiliki nilai 17% lebih baik dibandingkan yang hanya belajar matematika, menandakan peran penting Coding dalam pengembangan critical thinking,” ungkap Mr. Soon Jinn Lim.
Lebih lanjut, Mr. Soon Jinn Lim menyoroti pentingnya learning yang lebih esensial dibandingkan hanya schooling, merujuk pada buku “Facts About Schooling” karya Profesor Lant Pritchett yang membahas fenomena di mana banyak konsep pendidikan di negara berkembang terjebak dalam Great Betrayal.
“Apalah arti semua itu kalau ternyata kita kehilangan elemen joyful learning. Guru tidak akan tergantikan oleh AI, tetapi guru yang tidak bisa beradaptasi dengan teknologi akan digantikan oleh guru yang melek teknologi,” kata Mr. Soon Jinn Lim.
Ismalik Perwira Atmadja, M.Pd selaku guru teknologi informasi SMA Muhi menyatakan Pembelajaran Coding ini dirancang singkat, hanya 40 hingga 60 menit per pekan di tingkat SD, SMP, maupun SMA. Bagi jenjang SMP dan SMA,
kurikulum juga mencakup pengembangan website, Python, kecerdasan buatan, pengembangan aplikasi seluler, dan pengembangan game. “World Economic Forum pada tahun 2022 telah menyepakati bahwa generative AI akan menjadi game changer di setiap industri, termasuk pendidikan, dan telah mendefinisikan 10 skill yang harus dikembangkan oleh sekolah masa depan” paparnya. ‘Yd’

Video Terkait
- Masa Pandemi Warga Padukuhan Gunungasem Ngoro-oro Patuk Masih Eksis Gelar Rasulan
- Masa mandemi new normal penghobi burung sudah banyak turun ke lomba
- Perundingan Bipartit PT.SRR Sementara Buntu Karyawan Minta Pesangon Normal 1, 4 Milyar ?
- Asmindo DIY Inisiasi Gelar Pameran Secara Virtual Seluruh Indonesia
- Peternak perkutut masih eksis walaupun kondisi negara di guncang virus covid 19
- Dampak Akibat Covid 19 Lama Industri Rambak Segoroyoso Terancam Bangkrut
- Relawan Bacabup Ini Kunjungi Warga Ringankan Beban
- KH Fahmi Basya 'Seluruh Dunia Menyatakan Perang Melawan Virus' Perang Dunia III
- Hampir 2 Pekan Jalan Jogja Wonosari - Patuk Gunungkidul Lengang
- Gerakan Penyemprotan Disinfektan Pemdes Terbah Patuk Libatkan Berbagai Element
- Pasangan Balon Cawub -Bacabup Ini Siap Bertarung Dikancah Pemilukada 2020
- Biawak akan serang petugas pembersih sedimen di tangkap
- Relawan "NO-TO" Lakukan Upaya Pemberantasan Covid -19
- Dwiyono Kades Terpilih Desa Kedungpoh Nglipar Menang Raih 1542 Suara
- Telaga Towati Tepus Gunungkidul Bebas Dari Polusi Udara Jahat.
- Pesona Wisata Beton Ponjong Gunungkidul
- YOGJA YOUTH FARMING" BEROPSESI JADI LABORAT PELESTARIAN ALAM
- IMOGIRI BERTEKAD LESTARIKAN SENI DAN BUDAYA WISATA
- Antisipasi kenakalan siswa SMPN 2 Jetis Bantul Jalin Komunikasi Dengan Wali Murid
- Cakades Joko Purnomo Kedungkeris Nglipar disambut meriah warga
- Bunga amarilis primadona yang bisa dikembangan diberbagai wilayah
- Angin Puting Beliung Menerjang SDN Waduk Sedikitnya 8 Rumah Warga Rusak
- Budi Oetomo Prasetyo Ponjong Gunungkidul Jabarkan Ide Nawa Karsa Manunggaling Cipta
- Jalan menuju Wisata Ke Pesisir Selatan Bantul Mulus
- Bantuan Beras Meringankan Beban Santri Dan Pengelola Ponpes
- Budi Oetomo Gunungkidul ‘Menjawab Panelis ‘Restrukturisasi Birokrasi Dan APBD Harus
- Inilah 11 Wajah Bacabup Gunungkidul 2019 Via Nasdem 'Siapakah Yang Pantas ?
- Nasdem Menjaring 11 Bacalon Bupati Gunungkidul
- Lulusan Akademi Komunitas Seni Budaya di Wisuda Sultan
- Inilah Obyek Pendidikan Semburan Air Melengkung Taman Pintar Yogya
- Zaman Kolonial Jepang Pakaian Saja Susah Baju Yang Ada Goni Seperti Ini
- Ikut Senam Sehat 2019 HUT Golkar Bantul 2 Warga Raih Sapi dan Motor
- Menikmati Semilir Angin Di Embung Merdeka Bantul'





