Meski Masa Pandemi Gedung Megah Setda Dan DPRD Sleman telan Milyaran Rupiah Kelar Di Bangun Gubernur DIY Meresmikannya
Rabu, 22 Desember 2021 | 20:18 WIBSLEMAN- Media Pastvnews.com Warta Daerah, Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X, didampingi Bupati Sleman beserta jajarannya meresmikan dua gedung baru, yakni gedung Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman dan Gedung DPRD Kabupaten Sleman, Selasa 21 Desember 2021.
Peresmian dilakukan dengan prosesi potong pita, penandatanganan prasasti dan potong tumpeng, kemudian diakhiri dengan meninjau gedung baru Setda Kabupaten Sleman.
Bupati Sleman, Dra.Hj. Kustini, dalam sambutannya menerangkan bahwa gedung DPRD dan gedung Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman dibangun secara bertahap selama tiga tahun, yaitu mulai 2018 sampai dengan 2020. Adapun dana pembangunan dua gedung tersebut bersumber sumber dari dana APBD Kabupaten Sleman.
Lanjut Kustini, Gedung Setda Sleman ini dibangun diatas tanah seluas 3.455 m2. Pelaksanaan pembangunan gedung Setda Kabupaten Sleman ini dilaksanakan dalam 2 tahap. Pelaksanaan Tahap I dilaksaiakan pada tahun 2019 dan tahap 2 dilaksanakan pada tahun 2020.
Pelaksanaan Tahap pertama pekerjaan fisik berupa pekerjaan struktural. Sedangkan pelaksanaan tahap kedua berupa pekerjaan finishing.
“Pembangunan gedung Sekda tahap I dilaksanakan pada tahun 2019 dengan nilai kontrak sebesar Rp Rp. 15.071.709.000. Sedangkan tahap II dilaksanakan pada tahun 2020 dengan nilai kontrak sebesar Rp. 26.004.146.000.
Adapun untuk pembangunan gedung DPRD Sleman dilaksanakan pada tahun 2019 dan tahun 2020 dengan nilai kontrak sebesar Rp. 91.856.466.000”, jelas Kustini.
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X, mengucapkan selamat kepada Pemerintah Kabupaten Sleman yang telah berhasil menyelesaikan seluruh tahap pembangunan, meski di masa pendemi ini.
Gubernur DIY juga mengapresiasi pengaplikasian serta pertimbangan unsur filosofi dan budaya lokal dalam pembangunan gedung tersebut.
“Ini adalah langkah kecil namun kongkrit dan layak diapresiasi, perwujudan upaya menunjukkan identitas jati diri serta melestarikan dan memperkenalkan budaya lokal”, ungkapnya
Lebih lanjut Gubernur DIY mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Sleman pernah pembangunan gedung baru tersebut merupakan salah satu upaya optimalisasi pelayanan, dan upaya memantapkan posisi Kabupaten Sleman sebagai smart regency.
Ia juga menyinggung pernyataan Ketua DPRD Kabupaten Sleman di salah satu media yang mengungkapkan bahwa selain fungsi utamanya sebagai kantor, gedung DPRD pasca renovasi akan digunakan mewadahi kegiatan ekonomi masyarakat, khususnya UMKM.
“Bertolak dari dua contoh penyataan tadi, besar harapan saya agar SDM, gedung, serta sarana dan prasarana pendukungnya dapat dioptimalkan pemanfaatannya sesuai dgn komitmen dan perencanaan yang pernah dibuat”, imbuhnya. Mar

Video Terkait
- Masa Pandemi Warga Padukuhan Gunungasem Ngoro-oro Patuk Masih Eksis Gelar Rasulan
- Masa mandemi new normal penghobi burung sudah banyak turun ke lomba
- Perundingan Bipartit PT.SRR Sementara Buntu Karyawan Minta Pesangon Normal 1, 4 Milyar ?
- Asmindo DIY Inisiasi Gelar Pameran Secara Virtual Seluruh Indonesia
- Peternak perkutut masih eksis walaupun kondisi negara di guncang virus covid 19
- Dampak Akibat Covid 19 Lama Industri Rambak Segoroyoso Terancam Bangkrut
- Relawan Bacabup Ini Kunjungi Warga Ringankan Beban
- KH Fahmi Basya 'Seluruh Dunia Menyatakan Perang Melawan Virus' Perang Dunia III
- Hampir 2 Pekan Jalan Jogja Wonosari - Patuk Gunungkidul Lengang
- Gerakan Penyemprotan Disinfektan Pemdes Terbah Patuk Libatkan Berbagai Element
- Pasangan Balon Cawub -Bacabup Ini Siap Bertarung Dikancah Pemilukada 2020
- Biawak akan serang petugas pembersih sedimen di tangkap
- Relawan "NO-TO" Lakukan Upaya Pemberantasan Covid -19
- Dwiyono Kades Terpilih Desa Kedungpoh Nglipar Menang Raih 1542 Suara
- Telaga Towati Tepus Gunungkidul Bebas Dari Polusi Udara Jahat.
- Pesona Wisata Beton Ponjong Gunungkidul
- YOGJA YOUTH FARMING" BEROPSESI JADI LABORAT PELESTARIAN ALAM
- IMOGIRI BERTEKAD LESTARIKAN SENI DAN BUDAYA WISATA
- Antisipasi kenakalan siswa SMPN 2 Jetis Bantul Jalin Komunikasi Dengan Wali Murid
- Cakades Joko Purnomo Kedungkeris Nglipar disambut meriah warga
- Bunga amarilis primadona yang bisa dikembangan diberbagai wilayah
- Angin Puting Beliung Menerjang SDN Waduk Sedikitnya 8 Rumah Warga Rusak
- Budi Oetomo Prasetyo Ponjong Gunungkidul Jabarkan Ide Nawa Karsa Manunggaling Cipta
- Jalan menuju Wisata Ke Pesisir Selatan Bantul Mulus
- Bantuan Beras Meringankan Beban Santri Dan Pengelola Ponpes
- Budi Oetomo Gunungkidul ‘Menjawab Panelis ‘Restrukturisasi Birokrasi Dan APBD Harus
- Inilah 11 Wajah Bacabup Gunungkidul 2019 Via Nasdem 'Siapakah Yang Pantas ?
- Nasdem Menjaring 11 Bacalon Bupati Gunungkidul
- Lulusan Akademi Komunitas Seni Budaya di Wisuda Sultan
- Inilah Obyek Pendidikan Semburan Air Melengkung Taman Pintar Yogya
- Zaman Kolonial Jepang Pakaian Saja Susah Baju Yang Ada Goni Seperti Ini
- Ikut Senam Sehat 2019 HUT Golkar Bantul 2 Warga Raih Sapi dan Motor
- Menikmati Semilir Angin Di Embung Merdeka Bantul'





