KEMENTERIAN PUPR RI BERIKAN PENGHARGAAN KE PDAM TIRTA SEMBADA SLEMAN
Kamis, 27 Juni 2024 | 19:34 WIBSleman- Pastvnews.com Lintas Sosial, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Sembada Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta meraih penghargaan Predikat Gender Equity Disabilitas and Social Inclusion (GEDSI) atau kesetaraan gender disabilitas dan inclusi sosial terbaik.
Penghargaan ini diserahkan pada acara lokakarya penutupan program hibah air minum berbasis kenerja, bertempat di Sheraton Mustika Hotel Resort and Spa Yogyakarta pada hari Rabu tanggal 26 Juni 2024.
Kegiatan lokakarya penutupan program hibah air minum berbasis kinerja ini diikuti 17 oleh Badan Usaha Milik Daerah Air Minum (BUMD AM) se – Kabupaten dan Kota seluruh Indonesia,” ujar Dwi Nurwata.
Acara tersebut diikuti oleh Kabupaten dan Kota yaitu dari, Kabupaten Pesisir Utara, Palangkaraya, Penajam Paser Utara, Lebak, Cimahi, Bandung, Banyumas, Wonosobo, Purworejo, Sumedang, Brebes, Tegal, Cirebon, Magetan, Banyuwangi, Gianyar dan Kabupaten Sleman,” jelasnya.
Dwi juga menjelaskan plakat penghargaan ini, diserahkan lansung oleh Direktur Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kementerian PUPR RI, Ikwan Hakim, S.T.,M.Sc.,PhD,” tambah Dwi.
Direktur Utama PDAM Tirta Sembada Sleman, Dwi Nurwata, SE.MM di sela- sela acara mengatakan kita dari Sleman mendapat apresiasi GEDSI (gender equity and disabilitas inclusi sosial) ini adalah bagian yang harus kita lakukan dalam pengelolaan air minum.
Karena GEDSI sangat berpengaruh terhadap ketersedian air bersih, kami telah melakukan atau menerapkan hal itu (kesetaraan gender disabilitas dan inclusi sosial) di Badan Usaha Miliki Daerah Air Minum (BUMD AM) Tirta Sembada Sleman sejak tahun 2021, karena hal ini sangat membantu peningkatan kinerja kami,” tambahnya.
Setelah kami teliti, penguna air bersih terbanyak adalah kaum perempuan.” Karena kaum perempuan adalah penguna air bersih terbanyak untuk rumah tangga, sehingga yang kita butuhkan dari GEDSI ini adalah kaum perempuan sebagai penerima manfaat dalam penggunaan air bersih, tutur Dwi.
Terkait layanan PDAM di Kabupaten Sleman, Dwi menyampaikan bahwa, service area PDAM di wilayah Sleman sudah menjangkau 16 Kecamatan dari 17 Kecamatan yang ada di Kabupaten Sleman. Dwi juga mengakui memang di daerah – daerah tertentu saat ini belum maksimal, namun hal itu sudah kita masukan dalam anggaran tahun 2024-2025, terangnya.
Harapan kita di tahun 2025 di seluruh Kecamatan sudah terpasang jaringan PDAM, kami berharap kedepan masyarakat dapat menggunakan jaringan PDAM untuk memenuhi kebutuhan ketersediaan air minum.
Dwi menyampaikan himbauannya kepada masyarakat, untuk selalu menjaga dan merawat air. Karena air merupakan kebutuhan semua orang, dan juga kami meminta bantuan ke masyarakat bila menemukan pipa air yang bocor segera lapor dan hubungi kami PDAM.
Jangan membuang sampah di sembarangan tempat, terutama di aliran sungai agar air terus terlindungi, terjaga untuk menjamin ketersediaan air bersih untuk kehidupan,” pungkas Dwi. (Mar)

Video Terkait
- Masa Pandemi Warga Padukuhan Gunungasem Ngoro-oro Patuk Masih Eksis Gelar Rasulan
- Masa mandemi new normal penghobi burung sudah banyak turun ke lomba
- Perundingan Bipartit PT.SRR Sementara Buntu Karyawan Minta Pesangon Normal 1, 4 Milyar ?
- Asmindo DIY Inisiasi Gelar Pameran Secara Virtual Seluruh Indonesia
- Peternak perkutut masih eksis walaupun kondisi negara di guncang virus covid 19
- Dampak Akibat Covid 19 Lama Industri Rambak Segoroyoso Terancam Bangkrut
- Relawan Bacabup Ini Kunjungi Warga Ringankan Beban
- KH Fahmi Basya 'Seluruh Dunia Menyatakan Perang Melawan Virus' Perang Dunia III
- Hampir 2 Pekan Jalan Jogja Wonosari - Patuk Gunungkidul Lengang
- Gerakan Penyemprotan Disinfektan Pemdes Terbah Patuk Libatkan Berbagai Element
- Pasangan Balon Cawub -Bacabup Ini Siap Bertarung Dikancah Pemilukada 2020
- Biawak akan serang petugas pembersih sedimen di tangkap
- Relawan "NO-TO" Lakukan Upaya Pemberantasan Covid -19
- Dwiyono Kades Terpilih Desa Kedungpoh Nglipar Menang Raih 1542 Suara
- Telaga Towati Tepus Gunungkidul Bebas Dari Polusi Udara Jahat.
- Pesona Wisata Beton Ponjong Gunungkidul
- YOGJA YOUTH FARMING" BEROPSESI JADI LABORAT PELESTARIAN ALAM
- IMOGIRI BERTEKAD LESTARIKAN SENI DAN BUDAYA WISATA
- Antisipasi kenakalan siswa SMPN 2 Jetis Bantul Jalin Komunikasi Dengan Wali Murid
- Cakades Joko Purnomo Kedungkeris Nglipar disambut meriah warga
- Bunga amarilis primadona yang bisa dikembangan diberbagai wilayah
- Angin Puting Beliung Menerjang SDN Waduk Sedikitnya 8 Rumah Warga Rusak
- Budi Oetomo Prasetyo Ponjong Gunungkidul Jabarkan Ide Nawa Karsa Manunggaling Cipta
- Jalan menuju Wisata Ke Pesisir Selatan Bantul Mulus
- Bantuan Beras Meringankan Beban Santri Dan Pengelola Ponpes
- Budi Oetomo Gunungkidul ‘Menjawab Panelis ‘Restrukturisasi Birokrasi Dan APBD Harus
- Inilah 11 Wajah Bacabup Gunungkidul 2019 Via Nasdem 'Siapakah Yang Pantas ?
- Nasdem Menjaring 11 Bacalon Bupati Gunungkidul
- Lulusan Akademi Komunitas Seni Budaya di Wisuda Sultan
- Inilah Obyek Pendidikan Semburan Air Melengkung Taman Pintar Yogya
- Zaman Kolonial Jepang Pakaian Saja Susah Baju Yang Ada Goni Seperti Ini
- Ikut Senam Sehat 2019 HUT Golkar Bantul 2 Warga Raih Sapi dan Motor
- Menikmati Semilir Angin Di Embung Merdeka Bantul'




