LKAP KULON PROGO MENJEMBATANI DALAM MENGOLAH INFORMASI UNTUK WARGA
Minggu, 30 November 2025 | 11:16 WIBKulon Progo pastvnews.com, warta lintas social, Lembaga Kajian dan Advokasi Pembangunan Kabupaten Kulon Progo di penghujung tahun 2025 mamsuki usia 1 tahun.
Dalam berkiprah para pengurusnya mempertegas lembaga berkomitmen sebagai ‘tangan kanan’ masyarakat yang kesulitan dalam mengakses beragam informasi dan kebijakan dalam setiap memunculkan gagasan pembangunan secara formal.
Lembaga tersebut didirikan oleh sekelompok pegiat Civil Society yang dikoordinir oleh Priyo Santoso asal Banaran Kulon Progo yang memilki pengaruh besar dalam sebuah kebijakan yang sangat positif demi kemajuan bersama.
LKAP tersebut hadir sebagai solusi praktis atas masalah klasik yang mandek atas beragam masukan, serta gagasan yang diusulan warga akibat kendala teknis dan informasi, yang kadang sulit di lakukan.
Priyo Santoso tokoh masyarakat, selaku Nahkoda LKAP, kepada media menjelaskan, lembaga ini hadir karena adanya kesenjangan besar antara keinginan warga dengan kemampuan mereka untuk menyampaikannya secara formal dan berkelanjutan.
Lebih lanjut dipaparkan, banyaknya warga yang punya gagasan brilian untuk ikut membangun kampungnya, atau menangkap keluhan, yang mendasar tentang pelayanan, namun saat ada warga yang mengusulkan tidak terespon atau belum terakomidir sehingga mandek karena harus membuat proposal, selain membaca aturan rumit, atau mencari data pendukung susah didapat, akibatnya warga dalam sebuah forum mereka akhirnya tak berkutik atau bahkan staknan,” jelas Priyo.
LKAP itu sengaja dibentuk setidaknya menampung dua kelompok warga pertama: Menjembatani warga yang belum melek Informasi, Kedua warga yang merasa kebingungan atau bahkan takut saat membaca dokumen resmi dan aturan pemerintah yang penuh istilah teknis. Lembaga bertugas menerjemahkan informasi tersebut menjadi bahasa yang mudah dipahami untuk masyarakat sehingga pembangunan bisa lancar.
Kemudian manfaat bagi warga yang bingung merumuskan usulan: maka warga yang punya ide cemerlang namun kesulitan menyusunnya maka lembaga dapat menjadi perumusan usulan atau proposal yang resmi, kemudian siap diajukan ke pemerintah atau pihak terkait.
Tugas kami adalah mengubah obrolan santai di pos ronda menjadi dokumen advokasi yang tersetruktur, berbasis data, dan memiliki kekuatan hukum atau sosial untuk diperjuangkan agar terwujud atau di implementasikan,” katanya. tim red
.

Video Terkait
- Masa Pandemi Warga Padukuhan Gunungasem Ngoro-oro Patuk Masih Eksis Gelar Rasulan
- Masa mandemi new normal penghobi burung sudah banyak turun ke lomba
- Perundingan Bipartit PT.SRR Sementara Buntu Karyawan Minta Pesangon Normal 1, 4 Milyar ?
- Asmindo DIY Inisiasi Gelar Pameran Secara Virtual Seluruh Indonesia
- Peternak perkutut masih eksis walaupun kondisi negara di guncang virus covid 19
- Dampak Akibat Covid 19 Lama Industri Rambak Segoroyoso Terancam Bangkrut
- Relawan Bacabup Ini Kunjungi Warga Ringankan Beban
- KH Fahmi Basya 'Seluruh Dunia Menyatakan Perang Melawan Virus' Perang Dunia III
- Hampir 2 Pekan Jalan Jogja Wonosari - Patuk Gunungkidul Lengang
- Gerakan Penyemprotan Disinfektan Pemdes Terbah Patuk Libatkan Berbagai Element
- Pasangan Balon Cawub -Bacabup Ini Siap Bertarung Dikancah Pemilukada 2020
- Biawak akan serang petugas pembersih sedimen di tangkap
- Relawan "NO-TO" Lakukan Upaya Pemberantasan Covid -19
- Dwiyono Kades Terpilih Desa Kedungpoh Nglipar Menang Raih 1542 Suara
- Telaga Towati Tepus Gunungkidul Bebas Dari Polusi Udara Jahat.
- Pesona Wisata Beton Ponjong Gunungkidul
- YOGJA YOUTH FARMING" BEROPSESI JADI LABORAT PELESTARIAN ALAM
- IMOGIRI BERTEKAD LESTARIKAN SENI DAN BUDAYA WISATA
- Antisipasi kenakalan siswa SMPN 2 Jetis Bantul Jalin Komunikasi Dengan Wali Murid
- Cakades Joko Purnomo Kedungkeris Nglipar disambut meriah warga
- Bunga amarilis primadona yang bisa dikembangan diberbagai wilayah
- Angin Puting Beliung Menerjang SDN Waduk Sedikitnya 8 Rumah Warga Rusak
- Budi Oetomo Prasetyo Ponjong Gunungkidul Jabarkan Ide Nawa Karsa Manunggaling Cipta
- Jalan menuju Wisata Ke Pesisir Selatan Bantul Mulus
- Bantuan Beras Meringankan Beban Santri Dan Pengelola Ponpes
- Budi Oetomo Gunungkidul ‘Menjawab Panelis ‘Restrukturisasi Birokrasi Dan APBD Harus
- Inilah 11 Wajah Bacabup Gunungkidul 2019 Via Nasdem 'Siapakah Yang Pantas ?
- Nasdem Menjaring 11 Bacalon Bupati Gunungkidul
- Lulusan Akademi Komunitas Seni Budaya di Wisuda Sultan
- Inilah Obyek Pendidikan Semburan Air Melengkung Taman Pintar Yogya
- Zaman Kolonial Jepang Pakaian Saja Susah Baju Yang Ada Goni Seperti Ini
- Ikut Senam Sehat 2019 HUT Golkar Bantul 2 Warga Raih Sapi dan Motor
- Menikmati Semilir Angin Di Embung Merdeka Bantul'




