Gedung Baru Kalurahan Banyuraden Diresmikan Bupati Sleman Kualitas Pelayanan Meningkat
Rabu, 1 Juli 2026 | 09:58 WIBSLEMAN – Pastvnews.com Pemerintah Kalurahan Banyuraden, Kapanewon Gamping, kini resmi memiliki gedung pelayanan dan kantor kalurahan baru yang representatif.
Gedung baru tersebut diresmikan oleh Bupati Sleman, Harda Kiswaya, SE. MSi pada Selasa 30 Juni 2026.
Harda mengapresiasi sekaligus mengucapkan selamat dengan diresmikannya gedung baru ini. Peresmian ini diharapkan menjadi babak baru dalam peningkatan kualitas pelayanan publik yang lebih transparan, akuntabel, dan profesional kepada masyarakat di Kalurahan Banyuraden.
"Dengan kantor kelurahan yang bagus ini, mudah-mudahan pak lurah dan teman-teman segera menyiapkan operasional pelayanan yang transparan dan akuntabel. Betul-betul melayani masyarakat dengan keikhlasan dan hati yang tulus," ujarnya.
Harda juga mengingatkan pentingnya rasa handarbeni atau rasa memiliki, agar manajemen perawatan gedung, serta sarana dan prasarana yang ada dapat terjaga dengan baik dan awet dalam jangka panjang.
Sementara Lurah Banyuraden, Sudarisman, berharap dengan diresmikannya bangunan baru ini dapat semakin meningkatkan kualitas layanan masyarakat di Kalurahan Banyuraden.
Selain itu gedung baru ini diharapkan dapat menjadi kebanggaan dan citra positif, tidak hanya bagi pemerintah kalurahan, tapi juga bagi seluruh masyarakat Banyuraden.
"Konsep serta tema desain gedung baru ini yakni "Hamemayu Hayuning Bawana", atau menjaga keseimbangan dan harmoni dalam segala aspek kehidupan," jelasnya.
Dijelaskan pembuatan masterplan kawasan dilakukan pada tahun 2024 didampingi oleh Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY), dilanjutkan pembuatan DED pada tahun 2025.
Adapun proyek dimenangkan melalui lelang terbuka oleh CV. Barit Prima Solusi dengan konsultan pengawas PT. Daksinatama Konsultan Indonesia.
"Nilai kontrak sebesar Rp. 2.019.000,000, dengan durasi kerja 175 hari, yaitu mulai 15 Desember 2025 sampai 7 Juni 2026," terang Sudarisman. (Mar)

Video Terkait
- Masa Pandemi Warga Padukuhan Gunungasem Ngoro-oro Patuk Masih Eksis Gelar Rasulan
- Masa mandemi new normal penghobi burung sudah banyak turun ke lomba
- Perundingan Bipartit PT.SRR Sementara Buntu Karyawan Minta Pesangon Normal 1, 4 Milyar ?
- Asmindo DIY Inisiasi Gelar Pameran Secara Virtual Seluruh Indonesia
- Peternak perkutut masih eksis walaupun kondisi negara di guncang virus covid 19
- Dampak Akibat Covid 19 Lama Industri Rambak Segoroyoso Terancam Bangkrut
- Relawan Bacabup Ini Kunjungi Warga Ringankan Beban
- KH Fahmi Basya 'Seluruh Dunia Menyatakan Perang Melawan Virus' Perang Dunia III
- Hampir 2 Pekan Jalan Jogja Wonosari - Patuk Gunungkidul Lengang
- Gerakan Penyemprotan Disinfektan Pemdes Terbah Patuk Libatkan Berbagai Element
- Pasangan Balon Cawub -Bacabup Ini Siap Bertarung Dikancah Pemilukada 2020
- Biawak akan serang petugas pembersih sedimen di tangkap
- Relawan "NO-TO" Lakukan Upaya Pemberantasan Covid -19
- Dwiyono Kades Terpilih Desa Kedungpoh Nglipar Menang Raih 1542 Suara
- Telaga Towati Tepus Gunungkidul Bebas Dari Polusi Udara Jahat.
- Pesona Wisata Beton Ponjong Gunungkidul
- YOGJA YOUTH FARMING" BEROPSESI JADI LABORAT PELESTARIAN ALAM
- IMOGIRI BERTEKAD LESTARIKAN SENI DAN BUDAYA WISATA
- Antisipasi kenakalan siswa SMPN 2 Jetis Bantul Jalin Komunikasi Dengan Wali Murid
- Cakades Joko Purnomo Kedungkeris Nglipar disambut meriah warga
- Bunga amarilis primadona yang bisa dikembangan diberbagai wilayah
- Angin Puting Beliung Menerjang SDN Waduk Sedikitnya 8 Rumah Warga Rusak
- Budi Oetomo Prasetyo Ponjong Gunungkidul Jabarkan Ide Nawa Karsa Manunggaling Cipta
- Jalan menuju Wisata Ke Pesisir Selatan Bantul Mulus
- Bantuan Beras Meringankan Beban Santri Dan Pengelola Ponpes
- Budi Oetomo Gunungkidul ‘Menjawab Panelis ‘Restrukturisasi Birokrasi Dan APBD Harus
- Inilah 11 Wajah Bacabup Gunungkidul 2019 Via Nasdem 'Siapakah Yang Pantas ?
- Nasdem Menjaring 11 Bacalon Bupati Gunungkidul
- Lulusan Akademi Komunitas Seni Budaya di Wisuda Sultan
- Inilah Obyek Pendidikan Semburan Air Melengkung Taman Pintar Yogya
- Zaman Kolonial Jepang Pakaian Saja Susah Baju Yang Ada Goni Seperti Ini
- Ikut Senam Sehat 2019 HUT Golkar Bantul 2 Warga Raih Sapi dan Motor
- Menikmati Semilir Angin Di Embung Merdeka Bantul'


