Dukuh Banyon Pandowoharjo Bantul 2026 Di Demo Masa Karena Kasus PTSL Warga Tuntut Dukuh Lengser Juga Kembalikan Uang
Selasa, 30 Juni 2026 | 07:08 WIB
Bantul- Media Pastvnews.com, lintas kasus, warga mendemo pejabat adalah hal biasa terjadi namun bila warga sudah mendemo untuk menuntut dan memecat berarti warga setempat sudah tak percaya dengan pejabat yang di demo karena sudah tidak layak memimpin .
Yaa demo yang dalam liputan ini berlangsung senin 29 Juni 2026 hal ini dipicu praktek dugaan kuat pejebat dukuh Banyon melakukan penipuan PTSL
Demo ini puncak dari kekesalan warga dalam proses pengajuan pensertifikatan tanah puluhan warga oleh seorang Dukuh, ratusan masa lantas berdemo di Balai Kalurahan Pandawoharjo Sewon Kabupaten Bantul.
Prosesi demo kali ini secara singkat masa berkumpul di titik tertentu yang sudah disepakat, aksi demo dengan membawa keranda mayat berkain hijau, Selanjutnya mereka bersama-sama menuju ke Balai Kalurahan Timbulharjo.
Mereka membawa keranda dsn menampilkan kesenian tradisional reoq dan membunyikan musik. Kemudian mereka nerorasi menyampaikan tuntutanya. Mereka ditemui dan ditanggapi oleh Lurah Pandowoharjo Hilmi Hakimudin S.Pdi.
Yang didemo dan akan diturunkan dari jabatanya akibat kesalahanya yaitu Dukuh Banyon Pandowoharjo YD (40). Yang menemui masa pendemo dan dituntut untuk menyelesaikan masalah dan menonaktifkan Dukuh Banyon adalah Lurah Pandoharjo, Hilmi Hakimudin A.Pd.
Karena dalam berkomunikasi antara para pendemo dengan lurah berjalan alot, maka ahirnya diadakan pertemuan antara para perwakilan masa dengan Lurah secara tertutup.
Usai pertemuan tertutup, seorang koordinator masa yang juga Ketua RT 17 Banyon, Febrian (40) di hadapan masa membayakan hasil kesepakatan pertemuan dengan lurah.
"Hasil kesepakatanya, Pak Lurah akan memfasilitasi pertemuan dengan Dukuh Yudha Muhammad terkait dengan penyelesaian uang dan sertifikat warga yang dibawa dukuh itu.
Dalam tujuh hari sejak kini, Lurah akan memberhentikan dukuh dimaksud tanpa melalui mekanisme teguran", demikian ungkapan tegas Yudha.
Usai membacakan hal itu, kepada kalangan Pers, Yudha menyampaikan, jumlah korbanya di RT 17 sendiri ada puluhan warga.
Diantaranya tentang pengagajuan serikat tanah yang tak kunjung jadi dan pemohon dimintai telah uang dalam jumlah tertentu. Namun bila ditanyakan, Dukuh tak menjawab secara jelas", katanya.
Selain itu, kata dia, ada beberapa warga yang mengajukan pensertikatan tanah melalui PTSL juga tidak beres dan tak kunjung selesai (jadi).
Sementara itu, Lurah Pandowoharjo, Hilmi dalam menanggapi masa menyampaikan pihaknya kebenaran hal itu. Seusai itu kepada sejumlah wartawan juga menyatakan hal sama.
Setelah itu masa langsung membubarkan diri pulang ke rumahnya masing-masing secara tertib. Nampak hadir dalam kesempatan ini Panewu Sewon Hj. Hartini S.Ip. MM. Nampak sekitar puluhan Polri mengamankan unjuk rasa ini. Sp/Tim red

Video Terkait
- Masa Pandemi Warga Padukuhan Gunungasem Ngoro-oro Patuk Masih Eksis Gelar Rasulan
- Masa mandemi new normal penghobi burung sudah banyak turun ke lomba
- Perundingan Bipartit PT.SRR Sementara Buntu Karyawan Minta Pesangon Normal 1, 4 Milyar ?
- Asmindo DIY Inisiasi Gelar Pameran Secara Virtual Seluruh Indonesia
- Peternak perkutut masih eksis walaupun kondisi negara di guncang virus covid 19
- Dampak Akibat Covid 19 Lama Industri Rambak Segoroyoso Terancam Bangkrut
- Relawan Bacabup Ini Kunjungi Warga Ringankan Beban
- KH Fahmi Basya 'Seluruh Dunia Menyatakan Perang Melawan Virus' Perang Dunia III
- Hampir 2 Pekan Jalan Jogja Wonosari - Patuk Gunungkidul Lengang
- Gerakan Penyemprotan Disinfektan Pemdes Terbah Patuk Libatkan Berbagai Element
- Pasangan Balon Cawub -Bacabup Ini Siap Bertarung Dikancah Pemilukada 2020
- Biawak akan serang petugas pembersih sedimen di tangkap
- Relawan "NO-TO" Lakukan Upaya Pemberantasan Covid -19
- Dwiyono Kades Terpilih Desa Kedungpoh Nglipar Menang Raih 1542 Suara
- Telaga Towati Tepus Gunungkidul Bebas Dari Polusi Udara Jahat.
- Pesona Wisata Beton Ponjong Gunungkidul
- YOGJA YOUTH FARMING" BEROPSESI JADI LABORAT PELESTARIAN ALAM
- IMOGIRI BERTEKAD LESTARIKAN SENI DAN BUDAYA WISATA
- Antisipasi kenakalan siswa SMPN 2 Jetis Bantul Jalin Komunikasi Dengan Wali Murid
- Cakades Joko Purnomo Kedungkeris Nglipar disambut meriah warga
- Bunga amarilis primadona yang bisa dikembangan diberbagai wilayah
- Angin Puting Beliung Menerjang SDN Waduk Sedikitnya 8 Rumah Warga Rusak
- Budi Oetomo Prasetyo Ponjong Gunungkidul Jabarkan Ide Nawa Karsa Manunggaling Cipta
- Jalan menuju Wisata Ke Pesisir Selatan Bantul Mulus
- Bantuan Beras Meringankan Beban Santri Dan Pengelola Ponpes
- Budi Oetomo Gunungkidul ‘Menjawab Panelis ‘Restrukturisasi Birokrasi Dan APBD Harus
- Inilah 11 Wajah Bacabup Gunungkidul 2019 Via Nasdem 'Siapakah Yang Pantas ?
- Nasdem Menjaring 11 Bacalon Bupati Gunungkidul
- Lulusan Akademi Komunitas Seni Budaya di Wisuda Sultan
- Inilah Obyek Pendidikan Semburan Air Melengkung Taman Pintar Yogya
- Zaman Kolonial Jepang Pakaian Saja Susah Baju Yang Ada Goni Seperti Ini
- Ikut Senam Sehat 2019 HUT Golkar Bantul 2 Warga Raih Sapi dan Motor
- Menikmati Semilir Angin Di Embung Merdeka Bantul'


