Festival Seribu Jamu Gendong Di Bokoharjo Ikut Ramaikan Tahun Baru 2024
Sabtu, 13 Januari 2024 | 22:41 WIBSleman media pastvnews.com Festival Seribu jamu gendong ikut ramaikan tahun Baru 2024 di Banyunibo salah satu obyek wisata di Kalurahan Bokoharjo Kapanewon Prambanan Kabupatan Sleman pekan lalu Lurah Bokoharjo Dodi Heriyanto SE saat di temui dikantornya Batu baru ini.
Di tambahkan bahwa festival seribu jamu ini di gelar agar para pelaku wisata tidak hanya menikmati pemandangan alam saja akan tetapi sekaligus bisa menikmati produk produk unggulan yang di miliki kawasan tersebut yaitu jamu gendong yang sudah terkenal sampai luar daerah
Jamu gendong produk kami sudah berdiri sejak lama dan sudah banyak yang merasakan " ucap Dody
Di jelaskan bahwa anak anak jaman sekarang tidak banyak yang mengenal jamu oleh karena itu dikawasan obyek wisata Banyunibo di dirikan stan stan jamu agar wisatawan yang datang bisa mencoba sekaligus menikmati indahnya obyek wisata
Selain untuk suguhan para wisatawan jamu gendong sekaligus untuk mempernalkan kaum muda jaman sekarang untuk membangkitkan lagi jamu tradisional yang dulu sempat terkenal "Dengan ditampilkan kembali jamu gendong semoga kedepan bisa bangkit lagi" imbuhnya
Selain stan stan jamu para kaum muda lokal Champion juga menciptakan inovasi baru yaitu jamu merk BOJOKAMU ( Bokoharjo Jaga Kesehatanmu Dengan Jamu)Karena jamu merupakan minuman yang kaya manfaat bagi kesehatan tubuh kita.
Selain jamu para wisatawan juga di suguhi bermacam macam kesenian tradisional seperti Jatilan dan sendratari yang bisa bersinergi dengan obyek wisata alam di kawasan tersebut Dodi berharap dengan ikon unggulan yang sering ditampilkan di bokoharjo nantinya bisa mengangkat wisata dan kehidupan masyarakat akan sejahtera " pungkas Dody (Wag)

Video Terkait
- Masa Pandemi Warga Padukuhan Gunungasem Ngoro-oro Patuk Masih Eksis Gelar Rasulan
- Masa mandemi new normal penghobi burung sudah banyak turun ke lomba
- Perundingan Bipartit PT.SRR Sementara Buntu Karyawan Minta Pesangon Normal 1, 4 Milyar ?
- Asmindo DIY Inisiasi Gelar Pameran Secara Virtual Seluruh Indonesia
- Peternak perkutut masih eksis walaupun kondisi negara di guncang virus covid 19
- Dampak Akibat Covid 19 Lama Industri Rambak Segoroyoso Terancam Bangkrut
- Relawan Bacabup Ini Kunjungi Warga Ringankan Beban
- KH Fahmi Basya 'Seluruh Dunia Menyatakan Perang Melawan Virus' Perang Dunia III
- Hampir 2 Pekan Jalan Jogja Wonosari - Patuk Gunungkidul Lengang
- Gerakan Penyemprotan Disinfektan Pemdes Terbah Patuk Libatkan Berbagai Element
- Pasangan Balon Cawub -Bacabup Ini Siap Bertarung Dikancah Pemilukada 2020
- Biawak akan serang petugas pembersih sedimen di tangkap
- Relawan "NO-TO" Lakukan Upaya Pemberantasan Covid -19
- Dwiyono Kades Terpilih Desa Kedungpoh Nglipar Menang Raih 1542 Suara
- Telaga Towati Tepus Gunungkidul Bebas Dari Polusi Udara Jahat.
- Pesona Wisata Beton Ponjong Gunungkidul
- YOGJA YOUTH FARMING" BEROPSESI JADI LABORAT PELESTARIAN ALAM
- IMOGIRI BERTEKAD LESTARIKAN SENI DAN BUDAYA WISATA
- Antisipasi kenakalan siswa SMPN 2 Jetis Bantul Jalin Komunikasi Dengan Wali Murid
- Cakades Joko Purnomo Kedungkeris Nglipar disambut meriah warga
- Bunga amarilis primadona yang bisa dikembangan diberbagai wilayah
- Angin Puting Beliung Menerjang SDN Waduk Sedikitnya 8 Rumah Warga Rusak
- Budi Oetomo Prasetyo Ponjong Gunungkidul Jabarkan Ide Nawa Karsa Manunggaling Cipta
- Jalan menuju Wisata Ke Pesisir Selatan Bantul Mulus
- Bantuan Beras Meringankan Beban Santri Dan Pengelola Ponpes
- Budi Oetomo Gunungkidul ‘Menjawab Panelis ‘Restrukturisasi Birokrasi Dan APBD Harus
- Inilah 11 Wajah Bacabup Gunungkidul 2019 Via Nasdem 'Siapakah Yang Pantas ?
- Nasdem Menjaring 11 Bacalon Bupati Gunungkidul
- Lulusan Akademi Komunitas Seni Budaya di Wisuda Sultan
- Inilah Obyek Pendidikan Semburan Air Melengkung Taman Pintar Yogya
- Zaman Kolonial Jepang Pakaian Saja Susah Baju Yang Ada Goni Seperti Ini
- Ikut Senam Sehat 2019 HUT Golkar Bantul 2 Warga Raih Sapi dan Motor
- Menikmati Semilir Angin Di Embung Merdeka Bantul'





