Kembali Ke Index Video


Proyek PNPM Gedangsari Gunungkidul 6,9 Milyar Pasca di Resmikan Banyak yang Retak dan Parah!

Selasa, 30 Juni 2015 | 21:10 WIB
Dibaca: 2097
Proyek PNPM Gedangsari Gunungkidul 6,9 Milyar Pasca di Resmikan Banyak yang Retak  dan Parah!
DINDING YANG RUSAK JEBOL - JEBOL DAN PARAH

Gedangsari-PASTVNEWS.COM,Program PNPM Kecamatan Gedangsari Gunungkidul pengerjaannya terkesan asal-asalan atau asal jadi. Proyek yang nilainya cukup fantastis ini sebenarnya difokuskan untuk program percepatan daerah tertinggal dan penguatan pembangunan masyarakat pedesaan.

 Program percepatan dipergunakan untuk membangun Green Village Gedangsari, dan Rest Area Gubug Gede menjadi garapan prioritas.

Sedang Program penguatan dialokasikan untuk pengangkatan air diwilayah desa Serut, Sampang , dan Tegalrejo,

serta juga digunakan untuk pelatihan-pelatihan dan pengadaan  peralatannya, seperti Desa Serut diadakan pelatihan untuk membuat gethuk goring.

Sedang di Desa Sampang membuat kripik pisang dan ketela, Desa Watugajah membuat makanan dari buah srikaya dan Desa mertelu membuat olahan makanan dari umbi-umbian, kata sumber beberapa sumber terpercaya namun enggan di sebut namanya dalam pemberitaan ini.

<< bangunan baru tambalan baru

“Ya memang ada pembangunan jembatan di Hargomulyo, di Sampang cor rabat, Tegalreja cor blok, pembukaan jalan, dan membangun saluran air bersih, tetapi saya tidak tahu sumber dananya dari percepatan atau penguatan, imbuhnya.”

Pengerukan jalan saja menelan biaya Rp.400 juta, sedangkan pengurukan seluas 2000m3 seharusnya membeli dari luar namun kenyataan dilapangan uruk tanahnya justru hanya cukup diambilkan dari lahan sekitar proyek.

Sumber yang di rangkum oleh media Pas TV News merinci adanya DUGAAN penyimpangan, terlihat dari pembukaan jalan menuju area green village sepanjang 2000m tersebut memang sangat menonjol yakni dibeberapa lokasi yang sama jalan memang sekali tidak dikeraskan.

Di tempat lain menurut sumber juga menyebut ada kejanggalan, sehingga atas info yang di dapat maka hasil investigasi tim mediapun juga cukup mencengangkan, bahkan menemukan beberapa kejanggalan seperti dalam info bahwa seperti cor blok banyak yang sudah retak,pecah bahkan terlihat tambalan-tambalan baru disepanjang cor blok tersebut.

Sedang pembangunan jalan di tempat tersebut juga terkesan mengabaikan faktor keselamatan masyarakat dan pengguna jalan, hal ini terlihat di sepanjang jalan masih terdapat tebing yang sewaktu-waktu bisa saja longsor serta mengancam keselamatan jiwa penguna jalan.

Ironisnya ini tetap dibiarkan begitu saja, apalagi wilayah ini merupakan zona rawan longsor, terlebih bila hujan datang maka akan sangat mengkawatirkan.

<< Tanah yang di keruk di tinggal begitu saja "rawan longsor membhayakan pengguna jalan

Hasil infestigasi, awak media Senin, 28 Juni 2015, ternyata pembangunan yang baru saja diresmikan tanggal 16 Juni 2015 kemarin, ternyata sudah banyak yang rusak.

Di akhir perbincangan dengan media sumber yang enggan tersebut melanjutkan, Akses jalan menuju Green Village dari arah barat cor blokdan cor rabat sudah banyak yang retak selain banyak tambalan-tambalan yang  terkesan pengerjaanya asal-asalan.

Lebih parah lagi pak !! di lokasi lain di Green villagenya pembangunan gedung dan balai sudah retak sepanjang pinggir gedung, juga pintu kamar WC yang sudah rusak parah, ini termasuk  kurang tepat dalam memilih rekanan masak seperti ini hasilnya, jelas –jelas menyalahi bestek “keluh sumber tersebut saat  menyampaikan kepada awak media “WJN




Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi