Petaka Selat Bali Yang Membuang Janji Dan Menelan Nyawa
Rabu, 9 Juli 2025 | 18:19 WIBBanyuwangi Jawa Timur Pastvsews.com – lintas kasus Tragedi laut terjadi kembali. Lagi dan lagi. Sampai kapan akan selesai. Ada 3 kapal feri trayek Ketapang-Gilimanuk yang telah menjadi tumbal selat Bali dalam kurun waktu 10 tahun ini.
Merujuk kronologi tragedi ada KMP Rafelia 2 (tenggelam 4 Maret 2016, dibuat 1993), KMP Yunicee (tenggelam 29 Juni 2021, dibuat 1992) & KMP Tunu Pratama Jaya (tenggelam 2 Juli 2025, dibuat 2010). Kabarnya kapal ini sudah deal lego dengan pengusaha Batam Rp 85 Miliar pada saat terjadinya insiden ini.
Tapi jangan dilupakan pula, ada KRI Nanggala 402 (buatan Jerman 1978) milik TNI AL dengan 53 crew yang juga kandas on eternal patrol disini pd 21 April 2021. Masih pula diselat Bali KMP Putri Sritanjung 1 & 2 yang dikelola koperasi Bangkit Bersama.
Kedua kapal ini diklaim sebagai satu-satunya kapal feri yg dimiliki Pemda (mungkin) se NKRI sampai saat ini. Keduanya dibeli dengan anggaran APBD Pemda Banyuwangi seharga 15 Miliar dari PT Muji Rahayu di Kalimantan pada akhir 2001 dan awal 2002.
Sejumlah 114 crew dikaryakan guna operasional sang putri untuk meredam kerasnya arus selat Bali. Tapi rupanya keduanya membuang sauh jauh-jauh,dan sang nahkoda menyerah yang diikuti berhentinya operasi dengan meninggalkan jejak badai mengakibatkan modal belum kembali
Sementara itu, ada 2 insiden lagi yakni KMP Agung Samudra IX pernah kandas Senin, 23 Juni 2025 dan KMP Gerbang Samudra 2 kandas Minggu, 22 Juni 2025. Tapi keduanya bisa dievakuasi ke bibir pantai tanpa ada korban jiwa.
Satu-satunya jalan menghindari tragedi laut di selat Bali hanya satu cara yakni dibuatkan TANJABAL (Jembatan Jawa - Bali). Tapi proyek ini tentu akan mendapat respon kontradiktif warga Bali dengan multi opini. Jika tidak, maka tragedi laut akan terulang kembali ( Ipung Purwadi)

Video Terkait
- Masa Pandemi Warga Padukuhan Gunungasem Ngoro-oro Patuk Masih Eksis Gelar Rasulan
- Masa mandemi new normal penghobi burung sudah banyak turun ke lomba
- Perundingan Bipartit PT.SRR Sementara Buntu Karyawan Minta Pesangon Normal 1, 4 Milyar ?
- Asmindo DIY Inisiasi Gelar Pameran Secara Virtual Seluruh Indonesia
- Peternak perkutut masih eksis walaupun kondisi negara di guncang virus covid 19
- Dampak Akibat Covid 19 Lama Industri Rambak Segoroyoso Terancam Bangkrut
- Relawan Bacabup Ini Kunjungi Warga Ringankan Beban
- KH Fahmi Basya 'Seluruh Dunia Menyatakan Perang Melawan Virus' Perang Dunia III
- Hampir 2 Pekan Jalan Jogja Wonosari - Patuk Gunungkidul Lengang
- Gerakan Penyemprotan Disinfektan Pemdes Terbah Patuk Libatkan Berbagai Element
- Pasangan Balon Cawub -Bacabup Ini Siap Bertarung Dikancah Pemilukada 2020
- Biawak akan serang petugas pembersih sedimen di tangkap
- Relawan "NO-TO" Lakukan Upaya Pemberantasan Covid -19
- Dwiyono Kades Terpilih Desa Kedungpoh Nglipar Menang Raih 1542 Suara
- Telaga Towati Tepus Gunungkidul Bebas Dari Polusi Udara Jahat.
- Pesona Wisata Beton Ponjong Gunungkidul
- YOGJA YOUTH FARMING" BEROPSESI JADI LABORAT PELESTARIAN ALAM
- IMOGIRI BERTEKAD LESTARIKAN SENI DAN BUDAYA WISATA
- Antisipasi kenakalan siswa SMPN 2 Jetis Bantul Jalin Komunikasi Dengan Wali Murid
- Cakades Joko Purnomo Kedungkeris Nglipar disambut meriah warga
- Bunga amarilis primadona yang bisa dikembangan diberbagai wilayah
- Angin Puting Beliung Menerjang SDN Waduk Sedikitnya 8 Rumah Warga Rusak
- Budi Oetomo Prasetyo Ponjong Gunungkidul Jabarkan Ide Nawa Karsa Manunggaling Cipta
- Jalan menuju Wisata Ke Pesisir Selatan Bantul Mulus
- Bantuan Beras Meringankan Beban Santri Dan Pengelola Ponpes
- Budi Oetomo Gunungkidul ‘Menjawab Panelis ‘Restrukturisasi Birokrasi Dan APBD Harus
- Inilah 11 Wajah Bacabup Gunungkidul 2019 Via Nasdem 'Siapakah Yang Pantas ?
- Nasdem Menjaring 11 Bacalon Bupati Gunungkidul
- Lulusan Akademi Komunitas Seni Budaya di Wisuda Sultan
- Inilah Obyek Pendidikan Semburan Air Melengkung Taman Pintar Yogya
- Zaman Kolonial Jepang Pakaian Saja Susah Baju Yang Ada Goni Seperti Ini
- Ikut Senam Sehat 2019 HUT Golkar Bantul 2 Warga Raih Sapi dan Motor
- Menikmati Semilir Angin Di Embung Merdeka Bantul'




