Aksi klitih Telan Korban Bocah Pelajar Meregang Nyawa Para Pelaku Masuk Sel Polda DIY
Selasa, 12 April 2022 | 22:40 WIBYogyakarta - warta lintas kasus (Linsus) Polda DIY beserta jajarannya berhasil meringkus lima anak pelaku kejahatan jalanan atau kata lain kenakalan remaja yang di sebut Klitih.
Klitih masih menjadi momok di Yogyakarta yang perlu ditangani dengan cepat agar tidak terus menelan korban. Untuk menghentikan kejahatan ini tentu peran orang tua, sekolah, masyarakat, pemerintah, aparat penegak hukum menjadi bagian kunci untuk menghentikannya.
Salah satu kejadian dalam kenakalan remaja yang terungkap ini, mereka para pelaku kejahatan jalanan hingga menewaskan korban DA umur 18 tahun bocah pelajar di Yogyakarta di Jalan Gedongkuning, Kota Yogyakarta menjadi keprihatinan.
Namun berkat kerja keras dan kegigihan Tim gabungan dari Polresta DIY berhasil meringkus tersangka yang terdiri dari lima tersangka ditempat yang berbeda, Sebelum kasus kejahatan jalanan ini terjadi, mereka sudah melakukan perang sarung dengan kelompok lain.
Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yulianto kepada para wartawan saat Konfernsi Pers di lobby Polda DIY Senin Kemarin, 11 April 2022.
Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Yuliyanto, SIK, MSc mengatakan, kelima tersangka yaitu FAS alias C (18) pelajar asal Bantul, ANH (19) mahasiswa asal Sleman, MMA alias F (20) asal Bantul, HAA alias B (20) mahasiswa asal Bantul dan RS (18) pelajar warga Yogyakarta.
Kombes Pol Yuliyanto mengatakan, tersangka RS merupakan eksekutor ia, masih berstatus pelajar para tersangka ini teman dalam satu kelompok yang sama yang mereka sebut kelompok M tambah Yulianto.
Setelah ada penangkapan kelima anak terlibat kasus pelaku kejahatan jalanan tersebut orang tua mereka kaget dan sangat kecewa setelah mengetahui anak - anak mereka ternyata terlibat kasus ungkap Kombes Ade.
Kombes Ade menerangkan, kasus tersebut awalnya bermotif ketersinggungan dan saling ejek sesama geng. Buktinya kita liat kasus ini karena ketersinggungan dan saling ejek antara dua kelompok yang tidak saling mengenal, Ade juga mengatakan semuanya berhasil kami patahkan.
Ade menyampaikan, kami sudah memeriksa 24 rekaman CCTV dan 13 saksi. Para pelaku ini juga mecoba menghilangkan barang bukti dengan menitipkan gir ke teman mereka berinisial R gir dengan tali sabuk berwarna kuning pelontar itu dititipkan kepada A, terang Ade
KabidHumas Polda DIY, Kombes Pol Yuliyanto, SIK bersama Dir Reskrimum Polda DIY, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, SIK menunjukkan barang bukti lain dari hasil sitaan berupa berupa dua senjara tajam yaitu jenis clurit dan satu buah pedang beserta kelima tersangka pelaku kejahatan jalanan.
Ade mengatakan meskipun masih remaja bahkan ada yang dibawah umur tindakan tegas tetap kita ambil, tegasnya.
Ade juga menyampaikan para pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka, mereka dijerat pasal 353 (3) KUHP tentang pengeniayaan berat, berencana dengan ancaman 9 tahun subsider pasal 351(3) KUHP tentang pengeniayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia dengan ancaman 7 tahun penjara," jelasnya. Mar

Video Terkait
- Masa Pandemi Warga Padukuhan Gunungasem Ngoro-oro Patuk Masih Eksis Gelar Rasulan
- Masa mandemi new normal penghobi burung sudah banyak turun ke lomba
- Perundingan Bipartit PT.SRR Sementara Buntu Karyawan Minta Pesangon Normal 1, 4 Milyar ?
- Asmindo DIY Inisiasi Gelar Pameran Secara Virtual Seluruh Indonesia
- Peternak perkutut masih eksis walaupun kondisi negara di guncang virus covid 19
- Dampak Akibat Covid 19 Lama Industri Rambak Segoroyoso Terancam Bangkrut
- Relawan Bacabup Ini Kunjungi Warga Ringankan Beban
- KH Fahmi Basya 'Seluruh Dunia Menyatakan Perang Melawan Virus' Perang Dunia III
- Hampir 2 Pekan Jalan Jogja Wonosari - Patuk Gunungkidul Lengang
- Gerakan Penyemprotan Disinfektan Pemdes Terbah Patuk Libatkan Berbagai Element
- Pasangan Balon Cawub -Bacabup Ini Siap Bertarung Dikancah Pemilukada 2020
- Biawak akan serang petugas pembersih sedimen di tangkap
- Relawan "NO-TO" Lakukan Upaya Pemberantasan Covid -19
- Dwiyono Kades Terpilih Desa Kedungpoh Nglipar Menang Raih 1542 Suara
- Telaga Towati Tepus Gunungkidul Bebas Dari Polusi Udara Jahat.
- Pesona Wisata Beton Ponjong Gunungkidul
- YOGJA YOUTH FARMING" BEROPSESI JADI LABORAT PELESTARIAN ALAM
- IMOGIRI BERTEKAD LESTARIKAN SENI DAN BUDAYA WISATA
- Antisipasi kenakalan siswa SMPN 2 Jetis Bantul Jalin Komunikasi Dengan Wali Murid
- Cakades Joko Purnomo Kedungkeris Nglipar disambut meriah warga
- Bunga amarilis primadona yang bisa dikembangan diberbagai wilayah
- Angin Puting Beliung Menerjang SDN Waduk Sedikitnya 8 Rumah Warga Rusak
- Budi Oetomo Prasetyo Ponjong Gunungkidul Jabarkan Ide Nawa Karsa Manunggaling Cipta
- Jalan menuju Wisata Ke Pesisir Selatan Bantul Mulus
- Bantuan Beras Meringankan Beban Santri Dan Pengelola Ponpes
- Budi Oetomo Gunungkidul ‘Menjawab Panelis ‘Restrukturisasi Birokrasi Dan APBD Harus
- Inilah 11 Wajah Bacabup Gunungkidul 2019 Via Nasdem 'Siapakah Yang Pantas ?
- Nasdem Menjaring 11 Bacalon Bupati Gunungkidul
- Lulusan Akademi Komunitas Seni Budaya di Wisuda Sultan
- Inilah Obyek Pendidikan Semburan Air Melengkung Taman Pintar Yogya
- Zaman Kolonial Jepang Pakaian Saja Susah Baju Yang Ada Goni Seperti Ini
- Ikut Senam Sehat 2019 HUT Golkar Bantul 2 Warga Raih Sapi dan Motor
- Menikmati Semilir Angin Di Embung Merdeka Bantul'




