Panitia Pilur Jatimulyo Dlingo Bantul 2022 Jadi Sorotan Ada Apa ?
Sabtu, 8 April 2023 | 15:37 WIBBantul- pastvnews.com, warta daerah 22 hasil pemilihan lurah se kabupaten Bantul tahun 22 telah usai sehingga tahun 2023 bagi pemerintah kalurahan dengan adanya lurah baru mapun dari petahana langsung kerja sesuai visi dan misinya.
Satu diantara kalurahan di kapanewon Dlingo yang menggelar pilur adalah Jatimulyo yang saat pilur terdapat 4 calon, namun hanya satu calon yang bisa menjadi lurah dan memimpin kalurahan tersebut.
Dari hasil pengamatan media lurah baru yakni Mukidi SE telah bekerja pasca pelantikan dan saat memasuki tahun 2023 mulai bekerja dan tak ada persoalan sehingga tancap gas bekerja dengan warga dan tokoh setempat untuk membangun Jatimulyo.
Sementara itu informasi yang lain desas desus yang beredar dikalangan sejumlah tokoh kemudian dirangkum awak media ini. Hasil pilkades diungkapkan memang telah usai namun untuk pelaksanaan laporan ditingkat kalurahan terutama bagi sesama panitia dan anggota Bamuskal hingga dimunculkannya berita ini belum atau tidak ada laporan SPJ,
Apalagi pembubaran panitia pilur memang tidak terjadi padahal laporan dan pembubaran panitia sangat diharapkan, hal ini untuk mendengar hasil kerja panitia apakah dana untuk pilur tersisa atau kurang atau bahkan mungkin cukup maka ini perlu disampaikan berkait penggunaan dana,
Demikian kata berseliweran diantara narasumber yang sementara untuk tidak diungkap namanya dalam pemberitaan tanggal 4 April 2023, tentu ini memang kurang fair sehingga menjadi pelemik ‘ujarnya.
Kabar makin hangatnya dibulan puasa 1444 H belum adanya laporan hasil pilur sesama panitia membuat awak media intensif melakukan investigasi karena diantara yang tertuding dalam hal ini adalah ketua panitia dan carik desa yang belum memberikan info komplit secara By data untuk laporan pertanggung jawaban LPJ sesama panitia sebab kabarnya menelan biaya sekira 200 jutaan.
Carik Jatimulyo Ibu Etik Muryanti SE saat dikontak wartawan Dia sedikit menjelaskan, bahwa realisasi kegiatan LPPK sudah di Perkalkan dan laporan sudah sampai di PMK Kabupaten Bantul.
Di tambahkan seingat saya tidak ada catatan dari Bamuskal.
Namun Silpa anggaran terdapat dalam laporan ‘tandas Etik.
Dilain tempat ketua panitia pilur Paimo yang juga mantan Lurah, dirinya belum mau buka suara saat awak media mencoba menanyakan polemik tersebut.
Melengkapi kabar yang sedang menghangat yang belum adanya laporan sesama pantia pilur Jatimulyo, maka awak media lantas mencari informasi ke mantan lurah Bapak Gunarto di rumahnya.
Mantan lurah satu periode yang kini kembali menjadi juru didik disalah satu SMP diwilyahnya menjelaskan, Berkait belum adanya laporan sesama panitia dan anggota Bamuskal lainnya tersebut maka Saya prihatin dan itu sangat disayangkan apalagi kabarnya sampai ditingkat desa belum dijelaskan maka itu menjadi wewenang ketua panitia dan panitia saat itu.
Untuk saya sewaktu habis masa jabatan sudah di PJ selama 6 bulan sehingga saya menyadari tidak punya kewenangan untuk melaporkan, Jelas itu hak ketua panitia dan Bamuskal, tinggal mereka mau transparan atau tidak sebab penggunaan dana memang banyak lebih dari 200 jutaan.
Setahu saya dana dari Pemkab Bantul Rp, 125, juta Tetapi waktu itu karena dipastikan dana kurang maka Bu Carik mencari solusi tambahan dengan berembug dengan panitia lainnya.
Untuk dana 125 juta dari Pemkab dihitung itu dihitung perkepala 25 000 bagi warga pemilih di Jatimulyo. tetapi prakteknya di sampaikan cukup ndak cukup hanya itu bantuannya.
Kemudian mengingat ada minus pendanaan maka pada akhirnya di sepakati dan deal diambilkan dari dana pendapatan asli Desa yakni pengembalian pajak PBB,dengan demikian dana senilai sekitar 80 juta sebagai dana tambahan yang diprediksi terpenuhi, diluar itu memang saya tidak tahu karena saya sudah di PJ dan sebagai warga masyarakat biasa.
Tentu kesulitan pendanaan pilur saat itu, saya terpanggil agar pilur lancar maka lantas saya meminjamkan dana pribadi 5 juta dan akhinya setelah dapat suntikan 80 juta uang saya dikembalikan meski saya sudah tidak bertugas ‘kata Gunarto.
Untuk dana dari Pemkab Bantul 125 juta jadi cukup ndak cukup hanya itu yang akan di pakai untuk pilur, mulai dari sosialisasi gaji 7 panitia dan gaji 9 Bamuskal selama 6 bulan serta kebutuhan lain sampai pelaksanaan pilur, Untuk sekedar tahu gaji panitia juga beda beda, paparnya.
Polemik ini yang bisa merampungkan hanya panitia dan Bamuskal, sedang ketua termasuk panitia lainnya yang menjadi penyelenggara Pilur 2022, Untuk lurah baru tidak ada kaitannya.
Pesan saya alangkah lebih baiknya Bu Carik dan pantia menjebatani pertemuan agar klier sehingga informasi tidak berkembang ke mana mana.
Perlu disadari Jatimulyo diera keterbukaan sudah banyak yang yang semakin kritis untuk menyampaikan pendapat, apalagi media memantau maka ini menjadi cambuk untuk evaluasi sekarang dan yang akan datang dengan tujuan untuk lebih baik ‘Pungkas Gunarto. (ym/tim red)

Video Terkait
- Masa Pandemi Warga Padukuhan Gunungasem Ngoro-oro Patuk Masih Eksis Gelar Rasulan
- Masa mandemi new normal penghobi burung sudah banyak turun ke lomba
- Perundingan Bipartit PT.SRR Sementara Buntu Karyawan Minta Pesangon Normal 1, 4 Milyar ?
- Asmindo DIY Inisiasi Gelar Pameran Secara Virtual Seluruh Indonesia
- Peternak perkutut masih eksis walaupun kondisi negara di guncang virus covid 19
- Dampak Akibat Covid 19 Lama Industri Rambak Segoroyoso Terancam Bangkrut
- Relawan Bacabup Ini Kunjungi Warga Ringankan Beban
- KH Fahmi Basya 'Seluruh Dunia Menyatakan Perang Melawan Virus' Perang Dunia III
- Hampir 2 Pekan Jalan Jogja Wonosari - Patuk Gunungkidul Lengang
- Gerakan Penyemprotan Disinfektan Pemdes Terbah Patuk Libatkan Berbagai Element
- Pasangan Balon Cawub -Bacabup Ini Siap Bertarung Dikancah Pemilukada 2020
- Biawak akan serang petugas pembersih sedimen di tangkap
- Relawan "NO-TO" Lakukan Upaya Pemberantasan Covid -19
- Dwiyono Kades Terpilih Desa Kedungpoh Nglipar Menang Raih 1542 Suara
- Telaga Towati Tepus Gunungkidul Bebas Dari Polusi Udara Jahat.
- Pesona Wisata Beton Ponjong Gunungkidul
- YOGJA YOUTH FARMING" BEROPSESI JADI LABORAT PELESTARIAN ALAM
- IMOGIRI BERTEKAD LESTARIKAN SENI DAN BUDAYA WISATA
- Antisipasi kenakalan siswa SMPN 2 Jetis Bantul Jalin Komunikasi Dengan Wali Murid
- Cakades Joko Purnomo Kedungkeris Nglipar disambut meriah warga
- Bunga amarilis primadona yang bisa dikembangan diberbagai wilayah
- Angin Puting Beliung Menerjang SDN Waduk Sedikitnya 8 Rumah Warga Rusak
- Budi Oetomo Prasetyo Ponjong Gunungkidul Jabarkan Ide Nawa Karsa Manunggaling Cipta
- Jalan menuju Wisata Ke Pesisir Selatan Bantul Mulus
- Bantuan Beras Meringankan Beban Santri Dan Pengelola Ponpes
- Budi Oetomo Gunungkidul ‘Menjawab Panelis ‘Restrukturisasi Birokrasi Dan APBD Harus
- Inilah 11 Wajah Bacabup Gunungkidul 2019 Via Nasdem 'Siapakah Yang Pantas ?
- Nasdem Menjaring 11 Bacalon Bupati Gunungkidul
- Lulusan Akademi Komunitas Seni Budaya di Wisuda Sultan
- Inilah Obyek Pendidikan Semburan Air Melengkung Taman Pintar Yogya
- Zaman Kolonial Jepang Pakaian Saja Susah Baju Yang Ada Goni Seperti Ini
- Ikut Senam Sehat 2019 HUT Golkar Bantul 2 Warga Raih Sapi dan Motor
- Menikmati Semilir Angin Di Embung Merdeka Bantul'





