Pemadam kebakaran sleman jinakan si jago merah pabrik garmen
Jumat, 23 Mei 2025 | 08:14 WIBSleman – Pastvnews.com lintas kasus musibah kebakaran yang menimpa pabrik garmen milik PT Mataram Tunggal Garmen (MTG) pada 21 Mei 2025 sekira pukul tiga dini hari di Dusun Balong, Donoharjo, Ngaglik, Sleman, mendapat perhatian khusus dan respon cepat dari Pemkab Sleman.
Beberapa jam setelah api berhasil dipadamkan, Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa, SE menggelar jumpa pers, menegaskan bahwa pemerintah tidak tinggal diam, melainkan akan mengawal proses bipartit antara manajemen perusahaan dan pekerja. Selain itu juga Dinas Ketenagakerjaan juga akan memberi pendampingan terhadap seluruh pekerja atau karyawan.
"Dinas Ketenagakerjaan Sleman sudah menjalin komunikasi dengan pihak perusahaan untuk memastikan hak-hak pekerja tetap diperhatikan meskipun mereka dirumahkan," ungkap Danang.
Harapannya , perusahaan ini tetap bisa beroperasi karena pesanan garmen dari luar negeri banyak. Ini menjadi harapan kami. Yang penting tenaga kerja agar tidak di PHK.
Bagi kami yang penting itu, kata Danang.Menurutnya, karyawan yang terdampak mencapai sekitar 1.800 orang dengan rentang usia 18–45 tahun. Akibat musibah ini, para pekerja untuk sementara dirumahkan hingga batas waktu yang ditentukan.
Sementara itu Sutiasih, Kepala Dinas Tenaga Kerja Sleman (Disnaker) mengatakan, perusahaan dan karyawan telah telah sepakat melalui mekanisme bipartit untuk merumahkan para pekerja tanpa batas waktu yang pasti. Namun, ia menekankan bahwa hak-hak karyawan tetap harus dijamin.
"Hak dan ketentuan karyawan akan disepakati supaya tidak ada permasalahan di belakang," ujarnya.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman Mae Rusmi Suryaningsih, mengatakan telah berkoordinasi dengan direksi PT Primissima agar gedungnya bisa dimanfaatkan sebagai lokasi produksi sementara.
"Di sana ada pabrik yang masih berdiri tapi tidak digunakan. Sama-sama pabrik garmen jadi masih setipe," kata Mae Rusmi.
Menurutnya, Renovasi pabrik yang terbakar diperkirakan akan berlangsung selama satu tahun. Selama masa itu, pihak manajemen berharap bisa segera menemukan tempat produksi alternatif karena permintaan ekspor sedang tinggi
Tempat produksi pabrik garmen yang terbakar untuk sementara akan dipindahkan ke PT. Primissima yang saat ini tidak beroperasi di Jalan Magelang Km. 15. (Mar)

Video Terkait
- Masa Pandemi Warga Padukuhan Gunungasem Ngoro-oro Patuk Masih Eksis Gelar Rasulan
- Masa mandemi new normal penghobi burung sudah banyak turun ke lomba
- Perundingan Bipartit PT.SRR Sementara Buntu Karyawan Minta Pesangon Normal 1, 4 Milyar ?
- Asmindo DIY Inisiasi Gelar Pameran Secara Virtual Seluruh Indonesia
- Peternak perkutut masih eksis walaupun kondisi negara di guncang virus covid 19
- Dampak Akibat Covid 19 Lama Industri Rambak Segoroyoso Terancam Bangkrut
- Relawan Bacabup Ini Kunjungi Warga Ringankan Beban
- KH Fahmi Basya 'Seluruh Dunia Menyatakan Perang Melawan Virus' Perang Dunia III
- Hampir 2 Pekan Jalan Jogja Wonosari - Patuk Gunungkidul Lengang
- Gerakan Penyemprotan Disinfektan Pemdes Terbah Patuk Libatkan Berbagai Element
- Pasangan Balon Cawub -Bacabup Ini Siap Bertarung Dikancah Pemilukada 2020
- Biawak akan serang petugas pembersih sedimen di tangkap
- Relawan "NO-TO" Lakukan Upaya Pemberantasan Covid -19
- Dwiyono Kades Terpilih Desa Kedungpoh Nglipar Menang Raih 1542 Suara
- Telaga Towati Tepus Gunungkidul Bebas Dari Polusi Udara Jahat.
- Pesona Wisata Beton Ponjong Gunungkidul
- YOGJA YOUTH FARMING" BEROPSESI JADI LABORAT PELESTARIAN ALAM
- IMOGIRI BERTEKAD LESTARIKAN SENI DAN BUDAYA WISATA
- Antisipasi kenakalan siswa SMPN 2 Jetis Bantul Jalin Komunikasi Dengan Wali Murid
- Cakades Joko Purnomo Kedungkeris Nglipar disambut meriah warga
- Bunga amarilis primadona yang bisa dikembangan diberbagai wilayah
- Angin Puting Beliung Menerjang SDN Waduk Sedikitnya 8 Rumah Warga Rusak
- Budi Oetomo Prasetyo Ponjong Gunungkidul Jabarkan Ide Nawa Karsa Manunggaling Cipta
- Jalan menuju Wisata Ke Pesisir Selatan Bantul Mulus
- Bantuan Beras Meringankan Beban Santri Dan Pengelola Ponpes
- Budi Oetomo Gunungkidul ‘Menjawab Panelis ‘Restrukturisasi Birokrasi Dan APBD Harus
- Inilah 11 Wajah Bacabup Gunungkidul 2019 Via Nasdem 'Siapakah Yang Pantas ?
- Nasdem Menjaring 11 Bacalon Bupati Gunungkidul
- Lulusan Akademi Komunitas Seni Budaya di Wisuda Sultan
- Inilah Obyek Pendidikan Semburan Air Melengkung Taman Pintar Yogya
- Zaman Kolonial Jepang Pakaian Saja Susah Baju Yang Ada Goni Seperti Ini
- Ikut Senam Sehat 2019 HUT Golkar Bantul 2 Warga Raih Sapi dan Motor
- Menikmati Semilir Angin Di Embung Merdeka Bantul'




