Asap Membubung Tinggi Pengelolaan Sampah Kalongan Maguwoharjo di Protes Warga
Rabu, 9 Juli 2025 | 10:38 WIBSleman - pastvnews.com tempat pembuangan sampah dan pembakarannya di Pedukuhan Kalongan Maguwoharjo sudah lama muncul dan menjadi tempat pengelolaan sampah dengan lokasi didekat jembatan jalur keretapi
Kemunculannya tersebut menuai pro dan kontra karena sampah yang masuk bukan hanya dari padukuhan setempat .Menurut Warga di kuatkan oleh pekerja bahwa TPA ini melayani lebih dari 300 KK .
Namun akhir akhir ini sering di protes warga setempat karena banyak perumahan termasuk dari Hyarta ikut membuang sampah tetapi perumahan itu beda dusun kata sejumlah warga yang ditemui awak media 7 Juli 2O25 yang tak mau disebut namanya dalam pemberitaan.
Sementara itu Kismiyadi dukuh kalongan mengatakan volume sampah dalam 1 minggu sebanyak 2 truk, sehingga pengelola mengatasi penumpukan tersebut dengan pemilahan karena ada ragam sampah.
Kemudian untuk mengatasi penumpukan sampah maka dibuatkan cerobong dan sampah ada dibakar, diungkapkan memang yang menjadi kendala dalam pengelolaan persampahan ada residu yang susah meski ada pembakaran, 'paparnya.
Hasil dari pantauan awak media dilokasi tersebut tepatnya utara dan pinggir rel kereta api ini juga dekat dengan bandara Adisucipto yang terkadang saat asap meninggi didatangi pihak provos TNI AU untuk di matikan atau di larang karena asapnya bisa mengganggu penerbangan pesawat kata salah satu warga setempat,
Secara pengelolaan sampah kata warga di lokasi sebenarnya tak jadi soal, namun dalam perkembangan dengan mendatangkan sampah dari luar dusun serta ada cerobong asap maka inilah yang sering diada protes,
Bahkan pernah saat hujan gede dan tumpukannya sampah hanyut ke kali dan itu menjadi seperti lautan sampah bahkan menyumbat sungai, kata pria yang penaman kebun pohon pisang di sekitar lokasi tersebut. tim red

Video Terkait
- Masa Pandemi Warga Padukuhan Gunungasem Ngoro-oro Patuk Masih Eksis Gelar Rasulan
- Masa mandemi new normal penghobi burung sudah banyak turun ke lomba
- Perundingan Bipartit PT.SRR Sementara Buntu Karyawan Minta Pesangon Normal 1, 4 Milyar ?
- Asmindo DIY Inisiasi Gelar Pameran Secara Virtual Seluruh Indonesia
- Peternak perkutut masih eksis walaupun kondisi negara di guncang virus covid 19
- Dampak Akibat Covid 19 Lama Industri Rambak Segoroyoso Terancam Bangkrut
- Relawan Bacabup Ini Kunjungi Warga Ringankan Beban
- KH Fahmi Basya 'Seluruh Dunia Menyatakan Perang Melawan Virus' Perang Dunia III
- Hampir 2 Pekan Jalan Jogja Wonosari - Patuk Gunungkidul Lengang
- Gerakan Penyemprotan Disinfektan Pemdes Terbah Patuk Libatkan Berbagai Element
- Pasangan Balon Cawub -Bacabup Ini Siap Bertarung Dikancah Pemilukada 2020
- Biawak akan serang petugas pembersih sedimen di tangkap
- Relawan "NO-TO" Lakukan Upaya Pemberantasan Covid -19
- Dwiyono Kades Terpilih Desa Kedungpoh Nglipar Menang Raih 1542 Suara
- Telaga Towati Tepus Gunungkidul Bebas Dari Polusi Udara Jahat.
- Pesona Wisata Beton Ponjong Gunungkidul
- YOGJA YOUTH FARMING" BEROPSESI JADI LABORAT PELESTARIAN ALAM
- IMOGIRI BERTEKAD LESTARIKAN SENI DAN BUDAYA WISATA
- Antisipasi kenakalan siswa SMPN 2 Jetis Bantul Jalin Komunikasi Dengan Wali Murid
- Cakades Joko Purnomo Kedungkeris Nglipar disambut meriah warga
- Bunga amarilis primadona yang bisa dikembangan diberbagai wilayah
- Angin Puting Beliung Menerjang SDN Waduk Sedikitnya 8 Rumah Warga Rusak
- Budi Oetomo Prasetyo Ponjong Gunungkidul Jabarkan Ide Nawa Karsa Manunggaling Cipta
- Jalan menuju Wisata Ke Pesisir Selatan Bantul Mulus
- Bantuan Beras Meringankan Beban Santri Dan Pengelola Ponpes
- Budi Oetomo Gunungkidul ‘Menjawab Panelis ‘Restrukturisasi Birokrasi Dan APBD Harus
- Inilah 11 Wajah Bacabup Gunungkidul 2019 Via Nasdem 'Siapakah Yang Pantas ?
- Nasdem Menjaring 11 Bacalon Bupati Gunungkidul
- Lulusan Akademi Komunitas Seni Budaya di Wisuda Sultan
- Inilah Obyek Pendidikan Semburan Air Melengkung Taman Pintar Yogya
- Zaman Kolonial Jepang Pakaian Saja Susah Baju Yang Ada Goni Seperti Ini
- Ikut Senam Sehat 2019 HUT Golkar Bantul 2 Warga Raih Sapi dan Motor
- Menikmati Semilir Angin Di Embung Merdeka Bantul'




