Air Limbah Tidak Running Bisa Macet dan Meluap Berdampak Lingkungan
Minggu, 24 Maret 2024 | 23:24 WIBSleman- media pastvnews.com kabar yang satu ini memang juga lagi viral di kalangan warha setempat dan warta pemberitaan media.
Ya ketika awak media ini melewati sebuah jalan di sudut Maguwoharjo ada hal yang menarik karena saat sedang istirahat di gardu pos ronda karena terik matahari yang panas bermaksud untuk sejenak berhenti.
Saat sedang melihat kanan dan kiri depan nongolah seorang parkir mobil dan motor, di lokasi tersebut.
Namun tak dinyana bahwa tukang parkir itu malah balik bertanya apa sampean dari media “ di jawab ya menag kenapa ? lah siang kemarin 21 maret 2024 ada mobil derek untuk angkut tangki perespan limbah namun urung tak jadi di angkut keluar karena akan ada negoisasi terkait pekerjaan tersebut yang sudah selesai dan pengolah limba sudah beroperasi kata tukang parkir tersebut.
Ketika awak media ini mengecek yang kebetulan melihat didepan saat istirahat terdapat tangki yang di maksud maka melihat serta menemukan sejumlah pekerjaan yang sepertinya baru dan akan beroperasi terkait limbah air rumah sakit bangsa.
Sayangnya pemilik sulit ditemui jika bisa hanya waktu waktu tertentu, sedang misal untuk info terkait limba cair rumah sakit memang hanya dengan juragane ‘papar tukang tersebut.
Setelah melihat pipa pvc output dan input sudah tak terhubung dengan motor penggerak dan tidak mengalirnya air menuju pengolah limba ini tentu akan ada kendala sebab jika itu samapi meluap pasti ada gangguan lingkungan karena akan kemana mana ,
Saking penasaran awak media mencoba untuk mencari info hal ini dan ternyata sedikiit info salahs atu tukang pipa yang di perintah petingginya selaku pemborong pengolah limbah angkat bicara. Kata narasumber Sugeng. itu pekerjaan telah selesai sekitar bulan desember 2023 yang lalu namun kabarnya belum lunas, dan kontraknya total 370.juta.
Yang jelas ini air limbah rumah sakit tidak running katanya. Kalau saya hanya di minta bongkar sama pemborong selain saya tukangnya saat itu 3 lebih dalam mengerjakan, karena ada masalah maka saya lepasin sesuai perintah. Untuk mengembalikan itu hanya butuh sehari saja paparnya.
Diakhir perbincangan dengan wartawan media ini Ia mempertegas instalasi listrik sudah tidak mengalir sehingga 2 motor tak bisa jalan sedang air juga tidak bisa sirkulasi menghasilkan air terolah.
Sepertinya akan ada negoisasi minggu ini, namun apakah ada jalan keluar atau bongkar karena belum lunas, yang jelas ini belum serah terima dengan pemilik, tapi sudah beroperasi tapi juga belum di lunasi juragan saya baik sekali seharusnya rampung kerjaan lunas ‘pungkasnya. Tim red
Menurut Peraturan Pemerintah RI bahwa limbah harus di olah dengan baik hal ini agar tidak ada masalah di kemudian hari, sesuai amanat PP nomor 101 tahun 2014 tentang pengolahan limbah bahan berbahaya dan beracun telah di atur secara tegas sehingga setiap kegiatan yang menghasilkan limbah harus ada pengolahannya agar tidak mencemari lingkungan di kemudian hari.
Ya semoga pihak RS dan pemborong tersebut bisa melakukan langkah terbaik sehingga keduanya menjadi saling membutuhkan bukan malah saling merugikan. Tim red

Video Terkait
- Masa Pandemi Warga Padukuhan Gunungasem Ngoro-oro Patuk Masih Eksis Gelar Rasulan
- Masa mandemi new normal penghobi burung sudah banyak turun ke lomba
- Perundingan Bipartit PT.SRR Sementara Buntu Karyawan Minta Pesangon Normal 1, 4 Milyar ?
- Asmindo DIY Inisiasi Gelar Pameran Secara Virtual Seluruh Indonesia
- Peternak perkutut masih eksis walaupun kondisi negara di guncang virus covid 19
- Dampak Akibat Covid 19 Lama Industri Rambak Segoroyoso Terancam Bangkrut
- Relawan Bacabup Ini Kunjungi Warga Ringankan Beban
- KH Fahmi Basya 'Seluruh Dunia Menyatakan Perang Melawan Virus' Perang Dunia III
- Hampir 2 Pekan Jalan Jogja Wonosari - Patuk Gunungkidul Lengang
- Gerakan Penyemprotan Disinfektan Pemdes Terbah Patuk Libatkan Berbagai Element
- Pasangan Balon Cawub -Bacabup Ini Siap Bertarung Dikancah Pemilukada 2020
- Biawak akan serang petugas pembersih sedimen di tangkap
- Relawan "NO-TO" Lakukan Upaya Pemberantasan Covid -19
- Dwiyono Kades Terpilih Desa Kedungpoh Nglipar Menang Raih 1542 Suara
- Telaga Towati Tepus Gunungkidul Bebas Dari Polusi Udara Jahat.
- Pesona Wisata Beton Ponjong Gunungkidul
- YOGJA YOUTH FARMING" BEROPSESI JADI LABORAT PELESTARIAN ALAM
- IMOGIRI BERTEKAD LESTARIKAN SENI DAN BUDAYA WISATA
- Antisipasi kenakalan siswa SMPN 2 Jetis Bantul Jalin Komunikasi Dengan Wali Murid
- Cakades Joko Purnomo Kedungkeris Nglipar disambut meriah warga
- Bunga amarilis primadona yang bisa dikembangan diberbagai wilayah
- Angin Puting Beliung Menerjang SDN Waduk Sedikitnya 8 Rumah Warga Rusak
- Budi Oetomo Prasetyo Ponjong Gunungkidul Jabarkan Ide Nawa Karsa Manunggaling Cipta
- Jalan menuju Wisata Ke Pesisir Selatan Bantul Mulus
- Bantuan Beras Meringankan Beban Santri Dan Pengelola Ponpes
- Budi Oetomo Gunungkidul ‘Menjawab Panelis ‘Restrukturisasi Birokrasi Dan APBD Harus
- Inilah 11 Wajah Bacabup Gunungkidul 2019 Via Nasdem 'Siapakah Yang Pantas ?
- Nasdem Menjaring 11 Bacalon Bupati Gunungkidul
- Lulusan Akademi Komunitas Seni Budaya di Wisuda Sultan
- Inilah Obyek Pendidikan Semburan Air Melengkung Taman Pintar Yogya
- Zaman Kolonial Jepang Pakaian Saja Susah Baju Yang Ada Goni Seperti Ini
- Ikut Senam Sehat 2019 HUT Golkar Bantul 2 Warga Raih Sapi dan Motor
- Menikmati Semilir Angin Di Embung Merdeka Bantul'





