Menteri Koperasi RI Resmikan Tiga Koperasi Merah Putih di Kabupaten Sleman
Senin, 16 Juni 2025 | 08:51 WIBSleman- Pastvnews.com Wakil Bupati Sleman, warta ekonomi, Danang Maharsa, SE hadir pada acara peresmian dan penyerahan Surat Keputusan (SK) Badan Hukum untuk tiga Koperasi Desa Merah Putih oleh Menteri Koperasi RI, Budi Arie Setiadi, Minggu 15 Juni 2025, di aula kantor Kalurahan Tamanmartani, Kapanewon Kalasan, Sleman. Hadir pula pada acara tersebut Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X.
SK Badan Hukum tersebut diserahkan kepada tiga koperasi, yakni Koperasi Desa Merah Putih Kalurahan Tamanmartani, Kalurahan Sinduadi, dan Kalurahan Sidomulyo. Selanjutnya Menteri Koperasi RI melakukan penandatangan prasasti sebagai tanda peresmian dan legalitas Koperasi Merah Putih bagi ketiga koperasi tersebut.
Pada acara tersebut, Wakil Bupati Sleman juga menandatangani Berita Acara Pengharmonisan Rancangan Peraturan Gubernur dan Rancangan Peraturan Bupati tentang Koperasi Desa Merah Putih, disaksikan oleh Menteri Koperasi RI dan Gubernur DIY.
Dalam sambutannya, Danang menjelaskan bahwa guna menindaklanjuti Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Pemerintah Kabupaten Sleman telah melaksanakan beberapa upaya, diantaranya sosialisasi percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih oleh Bupati Sleman kepada seluruh Panewu dan Lurah tanggal 5 Mei 2025 lalu.
Pemkab Sleman juga telah menerbitkan Surat Edaran Bupati Sleman Nomor 0258 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Kalurahan Merah Putih,” jelasnya.
Lebih lanjut diterangkan saat ini seluruh Kalurahan di wilayah Kabupaten Sleman telah menyelenggarakan musyawarah kalurahan khusus pembentukan Koperasi Desa/Kalurahan Merah Putih. Pengurus dan pengawas Koperasi Desa/Kalurahan Merah Putih di seluruh kalurahan sudah dipilih dalam musyawarah kalurahan khusus (Muskalsus) Pembentukan Koperasi Desa/Kalurahan Merah Putih.
Sedangkan untuk gerai yang akan dibangun Koperasi Desa/Kalurahan Merah Putih adalah kantor koperasi, pengadaan sembako, simpan pinjam, klinik desa, apotek desa, cold storage/pergudangan, dan logistik desa dengan memperhatikan karakteristik, potensi kalurahan serta lembaga ekonomi yang ada.
“Hingga saat ini di Sleman telah terbentuk 3 Koperasi Desa/Kalurahan Merah Putih. Sedangan 83 kalurahan lainnya sedang dalam proses pembentukan baru Koperasi Desa/Kalurahan Merah Putih”, kata Danang.
Sementara Gubernur DIY berharap dengan adanya Koperasi Merah Putih, koperasi bisa dikelola secara lebih profesional, baik dari sisi manajemen, organisasi, maupun kepastian hukum. Ia juga berharap seluruh elemen saling bersinergi guna menyukseskan program Koperasi Merah Putih ini, khususnya yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta.
“Jangan sampai Jogja yang jadi model ini lalu gagal. Saya tidak mau. Yang namanya jadi model, harus berhasil, tidak ada istilah gagal,” kata Sri Sultan.
Menteri Koperasi RI mengapresiasi Pemda DIY dan Pemkab Sleman yang telah melaksanakan tahap pertama pada proses implementasi program Koperasi Merah Putih, yakni legalitas. Selain itu Pemda DIY dan Pemkab Sleman juga dinilai memiliki komitmen serta kebijakan guna mendukung suksesnya Koperasi Merah Putih ini.
“Kenapa hari ini saya ada di sini, karena saya yakin dan percaya DIY akan menjadi provinsi contoh provinsi Koperasi Merah Putih Indonesia,” ujarnya.
Hingga saat ini disebutkan telah ada 79.882 koperasi di seluruh Indonesia yang telah terbentuk dan mendapatkan legalitas. Adapun tahap kedua yaitu pembangunan dan pengoperasian. Dan yang ketiga monitoring evaluasi dan pengembangan usaha. Mar

Video Terkait
- Masa Pandemi Warga Padukuhan Gunungasem Ngoro-oro Patuk Masih Eksis Gelar Rasulan
- Masa mandemi new normal penghobi burung sudah banyak turun ke lomba
- Perundingan Bipartit PT.SRR Sementara Buntu Karyawan Minta Pesangon Normal 1, 4 Milyar ?
- Asmindo DIY Inisiasi Gelar Pameran Secara Virtual Seluruh Indonesia
- Peternak perkutut masih eksis walaupun kondisi negara di guncang virus covid 19
- Dampak Akibat Covid 19 Lama Industri Rambak Segoroyoso Terancam Bangkrut
- Relawan Bacabup Ini Kunjungi Warga Ringankan Beban
- KH Fahmi Basya 'Seluruh Dunia Menyatakan Perang Melawan Virus' Perang Dunia III
- Hampir 2 Pekan Jalan Jogja Wonosari - Patuk Gunungkidul Lengang
- Gerakan Penyemprotan Disinfektan Pemdes Terbah Patuk Libatkan Berbagai Element
- Pasangan Balon Cawub -Bacabup Ini Siap Bertarung Dikancah Pemilukada 2020
- Biawak akan serang petugas pembersih sedimen di tangkap
- Relawan "NO-TO" Lakukan Upaya Pemberantasan Covid -19
- Dwiyono Kades Terpilih Desa Kedungpoh Nglipar Menang Raih 1542 Suara
- Telaga Towati Tepus Gunungkidul Bebas Dari Polusi Udara Jahat.
- Pesona Wisata Beton Ponjong Gunungkidul
- YOGJA YOUTH FARMING" BEROPSESI JADI LABORAT PELESTARIAN ALAM
- IMOGIRI BERTEKAD LESTARIKAN SENI DAN BUDAYA WISATA
- Antisipasi kenakalan siswa SMPN 2 Jetis Bantul Jalin Komunikasi Dengan Wali Murid
- Cakades Joko Purnomo Kedungkeris Nglipar disambut meriah warga
- Bunga amarilis primadona yang bisa dikembangan diberbagai wilayah
- Angin Puting Beliung Menerjang SDN Waduk Sedikitnya 8 Rumah Warga Rusak
- Budi Oetomo Prasetyo Ponjong Gunungkidul Jabarkan Ide Nawa Karsa Manunggaling Cipta
- Jalan menuju Wisata Ke Pesisir Selatan Bantul Mulus
- Bantuan Beras Meringankan Beban Santri Dan Pengelola Ponpes
- Budi Oetomo Gunungkidul ‘Menjawab Panelis ‘Restrukturisasi Birokrasi Dan APBD Harus
- Inilah 11 Wajah Bacabup Gunungkidul 2019 Via Nasdem 'Siapakah Yang Pantas ?
- Nasdem Menjaring 11 Bacalon Bupati Gunungkidul
- Lulusan Akademi Komunitas Seni Budaya di Wisuda Sultan
- Inilah Obyek Pendidikan Semburan Air Melengkung Taman Pintar Yogya
- Zaman Kolonial Jepang Pakaian Saja Susah Baju Yang Ada Goni Seperti Ini
- Ikut Senam Sehat 2019 HUT Golkar Bantul 2 Warga Raih Sapi dan Motor
- Menikmati Semilir Angin Di Embung Merdeka Bantul'




