TJSP Sleman Penyaluran Dana 2025 Tembus Rp 20 Miliar, Menunjukkan Peningkatan Signifikan
Kamis, 11 Desember 2025 | 14:16 WIB
SLEMAN – Pastvnews.com, Berita Ekonomi, Dunia usaha di Kabupaten Sleman terhadap Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP) menunjukkan peningkatan signifikan.
Pada tahun 2025, tercatat 89 perusahaan melaporkan program TJSP dengan total penyaluran dana mencapai lebih dari Rp 20 miliar. Angka ini merupakan realisasi tertinggi sepanjang sejarah pelaporan TJSP di Sleman.
Pencapaian tersebut terungkap dalam laporan Ketua Penyelenggara yang dibacakan oleh Sekretaris Bappeda Sleman, Nunuk Hartati, saat acara Pemberian Penghargaan TJSP Tahun 2025 di Pendopo Parasamya, Selasa 9 Desember 2025.
Acara tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Sleman Susmiarto yang membacakan sambutan Bupati Sleman Harda Kiswaya, serta Asisten Administrasi Umum Setda Sleman, Dwi Anta Sudibya.
Nunuk Hartati dalam laporannya menyampaikan bahwa 89 perusahaan tersebut melaksanakan kurang lebih 1.000 kegiatan di wilayah Kabupaten Sleman. Peningkatan ini menunjukkan tingginya kesadaran kolektif dari dunia usaha dalam mendukung percepatan pembangunan daerah.
"Dari tahun ke tahun, semakin banyak perusahaan yang sadar dan mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Sleman," ujar Nunuk Hartati.
Realisasi TJSP di Sleman menunjukkan tren peningkatan yang konsisten dalam enam tahun terakhir. Jumlah perusahaan pelapor naik dari 24 pada tahun 2019 (Rp 6,78 miliar) menjadi 89 perusahaan pada tahun 2025 dengan realisasi mencapai lebih dari Rp 20 miliar.
Dari total alokasi di tahun 2025, sekitar 80% (sekitar Rp 16 miliar) diarahkan untuk pemberdayaan sosial, khususnya di bidang pendidikan (beasiswa dari tingkat SD hingga universitas) dan kesehatan (terutama penanganan stunting). Sebanyak 15% dialokasikan untuk Lingkungan Hidup dan Infrastruktur, sementara 5% untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Sambutan Bupati Sleman, Harda Kiswaya, SE. MSi yang dibacakan oleh Sekda Sleman menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh perusahaan atas kontribusi nyata mereka.
Ia menegaskan bahwa TJSP merupakan komitmen moral dan sosial dari dunia usaha untuk memberikan kontribusi nyata di luar kewajiban formal perusahaan.
"Acara ini bukan hanya seremonial, melainkan momentum penting untuk menyatukan semangat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat," ujar Sekda Susmiarto.
Ia menambahkan bahwa pembangunan daerah tidak bisa berjalan tanpa sinergi yang kuat, gotong royong yang konsisten, serta kehadiran pelaku usaha. Bupati mengajak seluruh perusahaan memandang TJSP sebagai investasi sosial jangka panjang yang akan menciptakan nilai bersama antara dunia usaha dan masyarakat, bukan sekadar kewajiban administratif.
"Melalui TJSP yang terarah, terukur, dan partisipatif, kita dapat menciptakan transformasi sosial yang berdampak luas dan berkelanjutan," tambahnya
Peningkatan kontribusi TJSP yang terus melonjak dari tahun ke tahun dinilai menggembirakan.
Grafik ini menunjukkan tren yang selalu meningkat, baik dari jumlah perusahaan yang terlibat maupun besaran penyalurannya.
Ini mencerminkan tumbuhnya kesadaran kolektif bahwa dunia usaha dan pemerintah daerah harus berjalan beriringan demi menciptakan kesejahteraan masyarakat," jelas Susmiarto.
Pemerintah Kabupaten Sleman, merujuk sambutan Bupati, menekankan komitmen untuk terus mendukung iklim investasi yang sehat, memberikan kemudahan perizinan, memperkuat infrastruktur, serta menciptakan stabilitas sosial yang mendukung keberlangsungan usaha.
Bupati Harda Kiswaya menegaskan bahwa konsep tanggung jawab sosial perusahaan adalah bagian integral dari strategi bisnis modern.
"Kita ingin membangun Relasi saling menguatkan di Sleman. Ketika perusahaan tumbuh, masyarakat harus ikut merasakan manfaatnya.
Sebaliknya, ketika masyarakat maju, perusahaan pun akan beroperasi di lingkungan yang lebih stabil, produktif, dan penuh peluang," tegas Susmiarto saat membacakan sambutan Bupati Sleman.
Pada kesempatan itu, Nunuk Hartati melaporkan Forum TJSP juga telah meningkatkan fitur layanan di website dan sistem informasi TJSP. Mulai tahun 2025, masyarakat dapat mengakses informasi penting seperti lowongan pekerjaan, kebutuhan Supplier UMKM dan peluang magang.
Peningkatan kontribusi TJSP yang terus melonjak dari tahun ke tahun dinilai menggembirakan.
Semoga sinergi, kolaborasi dan kemanfaatan perusahaan dapat lebih dirasakan lagi oleh masyarakat Sleman," pungkas Nunuk Hartati. (Mar)

Video Terkait
- BPJS Kesehatan Gelar INAHAFF 2025 Bantu 6 Negara, Kuatkan Anti Kecurangan JKN
- Sidang Tipikor TKD Tegaltirto Berbah Sleman Statusnya Terkuak
- Warga Padukuhan Sidakan Banaran Kulon Progo Rintis 'PAGAR' (Pelayanan Administrasi Gampang, Akurat, dan Rapi)
- Ini Dia Batako Hitam Inovasi Dari Pengolahan Sampah Plastik Bawuran Pleret Bantul
- 103 Pejabat Di Lingkungan Pemkab Sleman 2025 Resmi Dilantik Bupati Sleman
- 268 PNS Pemkab Sleman Terima SK Pensiun TMT 1 Januari hingga 1 Juni 2026
- Masa Pandemi Warga Padukuhan Gunungasem Ngoro-oro Patuk Masih Eksis Gelar Rasulan
- Masa mandemi new normal penghobi burung sudah banyak turun ke lomba
- Perundingan Bipartit PT.SRR Sementara Buntu Karyawan Minta Pesangon Normal 1, 4 Milyar ?
- Asmindo DIY Inisiasi Gelar Pameran Secara Virtual Seluruh Indonesia
- Peternak perkutut masih eksis walaupun kondisi negara di guncang virus covid 19
- Dampak Akibat Covid 19 Lama Industri Rambak Segoroyoso Terancam Bangkrut
- Relawan Bacabup Ini Kunjungi Warga Ringankan Beban
- KH Fahmi Basya 'Seluruh Dunia Menyatakan Perang Melawan Virus' Perang Dunia III
- Hampir 2 Pekan Jalan Jogja Wonosari - Patuk Gunungkidul Lengang
- Gerakan Penyemprotan Disinfektan Pemdes Terbah Patuk Libatkan Berbagai Element
- Pasangan Balon Cawub -Bacabup Ini Siap Bertarung Dikancah Pemilukada 2020
- Biawak akan serang petugas pembersih sedimen di tangkap
- Relawan "NO-TO" Lakukan Upaya Pemberantasan Covid -19
- Dwiyono Kades Terpilih Desa Kedungpoh Nglipar Menang Raih 1542 Suara
- Telaga Towati Tepus Gunungkidul Bebas Dari Polusi Udara Jahat.
- Pesona Wisata Beton Ponjong Gunungkidul
- YOGJA YOUTH FARMING" BEROPSESI JADI LABORAT PELESTARIAN ALAM
- IMOGIRI BERTEKAD LESTARIKAN SENI DAN BUDAYA WISATA
- Antisipasi kenakalan siswa SMPN 2 Jetis Bantul Jalin Komunikasi Dengan Wali Murid
- Cakades Joko Purnomo Kedungkeris Nglipar disambut meriah warga
- Bunga amarilis primadona yang bisa dikembangan diberbagai wilayah
- Angin Puting Beliung Menerjang SDN Waduk Sedikitnya 8 Rumah Warga Rusak
- Budi Oetomo Prasetyo Ponjong Gunungkidul Jabarkan Ide Nawa Karsa Manunggaling Cipta
- Jalan menuju Wisata Ke Pesisir Selatan Bantul Mulus
- Bantuan Beras Meringankan Beban Santri Dan Pengelola Ponpes
- Budi Oetomo Gunungkidul ‘Menjawab Panelis ‘Restrukturisasi Birokrasi Dan APBD Harus
- Inilah 11 Wajah Bacabup Gunungkidul 2019 Via Nasdem 'Siapakah Yang Pantas ?
- Nasdem Menjaring 11 Bacalon Bupati Gunungkidul
- Lulusan Akademi Komunitas Seni Budaya di Wisuda Sultan
- Inilah Obyek Pendidikan Semburan Air Melengkung Taman Pintar Yogya
- Zaman Kolonial Jepang Pakaian Saja Susah Baju Yang Ada Goni Seperti Ini
- Ikut Senam Sehat 2019 HUT Golkar Bantul 2 Warga Raih Sapi dan Motor
- Menikmati Semilir Angin Di Embung Merdeka Bantul'




