Inilah Keunikan dan Keindahan Tangkil Cliff Yang Tersembunyi Di Kulon Progo
Sabtu, 10 April 2021 | 07:11 WIBPENGASIH – Pastvnews.com Wisata alam adalah salah satu destinasi yang dapat melepaskan kepenatan atas kesibukan sehari hari. Melihat panorama alam dapat meredakan stress dan dapat mengembalikan mood kita.
Kulon Progo yang berada di atara pegunungan di sisi utara dan pesisir disisi selatan tentunya menyajikan banyak wisasta alam yang menarik. Salah satunya adalan Tangkil Cliff yang berada di Dusun Kedungtangkil, Karangsari, Pengasih, Kulon Progo.
Nama tangkil cliff diambil dari potongan nama dusun Kedungtangkil kemudian cliff adalah Bahasa inggris yang berarti tebing karena letaknya diatas ketinggian dan memiliki tebing dibagian depannya.
Di tempat wisata yang telah ada sejak 2018 ini pengunjung dapat melihat hamparan sawah, sungai serang serta panorama pegunungan menoreh yang hijau dari atas tebing.
Tak jarang juga disuguhi dengan suara burung yang berkicau. Bagi pemburu sunrise destinasi wisata ini dapat menjadi pilihan yang tepat.
Disana telah tersedia fasilitas yang memadai seperti kamar mandi, panggung untuk acara tertentu, homestay, gazebo dan wifi gratis. Setiap malam minggu juga terdapat angkiran yang dikelola oleh remaja disana.
Keunikan tersendiri dari wisata ini adalah saat terselenggara suatu even, alat transaksi jual-beli yang digunakan adalah daun.
Mulanya pengunjung menukarkan terlebih dahulu uangnya ke tempat penukaran uang dan dapat membeli aneka jajanan dengan alat transaksi berupa daun. Tapi sayangnya masih banyak orang yang kurang tau akan keberadaan wisata alam ini.
Ketika awak media pastvnews.com mewawancarai pak Sukadi, Jum’at 9 April 2021, dirinya mengatakan fasilitas yang ada di wisata ini sudah memadai, 2 homestay yang sudah terbilang sangat layak yang memiliki kamar mandi dan dapur serta 4 springbad yang ada di dalamnya pun tersedia. Namun sampai saat ini pun wisata ini masih perlu pengambangan lagi.
Ketika ditanya bagaimana pendanaan pada pembangunan fasilitas – fasilitas tersebut, apa dibantu oleh Pemdes atau uang donator dari warga sekitar?
Pak Sukadi menjelaskan, pembangunan fasilitas fasilitas seperti pagar, homestay berasal dari dana desa, fasilitas didalam homestay berasal dari BUMDes. Sedangkan fasilitas lainya seperti gazebo berasal dari iuran masyarakat.
Pak Sukadi juga menerangkan bahwa di wisata ini belum dikenakan patokan tariff bagi pengunjung, pengunjung dapat memeberikan uang seiklsnya pada kotak yang disediakan.
Diakhir perbincangan dengan awak media, pak Sukadi menyampaikan harapanya supaya tempat wisata ini semakin dikenal masyarakat luas. Fakih.

Video Terkait
- Masa Pandemi Warga Padukuhan Gunungasem Ngoro-oro Patuk Masih Eksis Gelar Rasulan
- Masa mandemi new normal penghobi burung sudah banyak turun ke lomba
- Perundingan Bipartit PT.SRR Sementara Buntu Karyawan Minta Pesangon Normal 1, 4 Milyar ?
- Asmindo DIY Inisiasi Gelar Pameran Secara Virtual Seluruh Indonesia
- Peternak perkutut masih eksis walaupun kondisi negara di guncang virus covid 19
- Dampak Akibat Covid 19 Lama Industri Rambak Segoroyoso Terancam Bangkrut
- Relawan Bacabup Ini Kunjungi Warga Ringankan Beban
- KH Fahmi Basya 'Seluruh Dunia Menyatakan Perang Melawan Virus' Perang Dunia III
- Hampir 2 Pekan Jalan Jogja Wonosari - Patuk Gunungkidul Lengang
- Gerakan Penyemprotan Disinfektan Pemdes Terbah Patuk Libatkan Berbagai Element
- Pasangan Balon Cawub -Bacabup Ini Siap Bertarung Dikancah Pemilukada 2020
- Biawak akan serang petugas pembersih sedimen di tangkap
- Relawan "NO-TO" Lakukan Upaya Pemberantasan Covid -19
- Dwiyono Kades Terpilih Desa Kedungpoh Nglipar Menang Raih 1542 Suara
- Telaga Towati Tepus Gunungkidul Bebas Dari Polusi Udara Jahat.
- Pesona Wisata Beton Ponjong Gunungkidul
- YOGJA YOUTH FARMING" BEROPSESI JADI LABORAT PELESTARIAN ALAM
- IMOGIRI BERTEKAD LESTARIKAN SENI DAN BUDAYA WISATA
- Antisipasi kenakalan siswa SMPN 2 Jetis Bantul Jalin Komunikasi Dengan Wali Murid
- Cakades Joko Purnomo Kedungkeris Nglipar disambut meriah warga
- Bunga amarilis primadona yang bisa dikembangan diberbagai wilayah
- Angin Puting Beliung Menerjang SDN Waduk Sedikitnya 8 Rumah Warga Rusak
- Budi Oetomo Prasetyo Ponjong Gunungkidul Jabarkan Ide Nawa Karsa Manunggaling Cipta
- Jalan menuju Wisata Ke Pesisir Selatan Bantul Mulus
- Bantuan Beras Meringankan Beban Santri Dan Pengelola Ponpes
- Budi Oetomo Gunungkidul ‘Menjawab Panelis ‘Restrukturisasi Birokrasi Dan APBD Harus
- Inilah 11 Wajah Bacabup Gunungkidul 2019 Via Nasdem 'Siapakah Yang Pantas ?
- Nasdem Menjaring 11 Bacalon Bupati Gunungkidul
- Lulusan Akademi Komunitas Seni Budaya di Wisuda Sultan
- Inilah Obyek Pendidikan Semburan Air Melengkung Taman Pintar Yogya
- Zaman Kolonial Jepang Pakaian Saja Susah Baju Yang Ada Goni Seperti Ini
- Ikut Senam Sehat 2019 HUT Golkar Bantul 2 Warga Raih Sapi dan Motor
- Menikmati Semilir Angin Di Embung Merdeka Bantul'




