Kembali Ke Index Video


Inilah Keunikan dan Keindahan Tangkil Cliff Yang Tersembunyi Di Kulon Progo

Sabtu, 10 April 2021 | 07:11 WIB
Dibaca: 747
Inilah Keunikan dan Keindahan Tangkil Cliff Yang Tersembunyi Di Kulon Progo
VIW ALAM TANGKIL

PENGASIH – Pastvnews.com Wisata alam adalah salah satu destinasi yang dapat melepaskan kepenatan atas kesibukan sehari hari. Melihat panorama alam dapat meredakan stress dan dapat mengembalikan mood kita.

Kulon Progo yang berada di atara pegunungan di sisi utara dan pesisir disisi selatan tentunya menyajikan banyak wisasta alam yang menarik. Salah satunya adalan Tangkil Cliff yang berada di Dusun Kedungtangkil, Karangsari, Pengasih, Kulon Progo.

Nama tangkil cliff diambil dari  potongan nama dusun Kedungtangkil kemudian cliff adalah Bahasa inggris yang berarti tebing karena letaknya diatas ketinggian dan memiliki tebing dibagian depannya.

Di tempat wisata yang telah ada sejak 2018 ini pengunjung dapat melihat hamparan sawah, sungai serang serta panorama pegunungan menoreh yang hijau dari atas tebing.

Tak jarang juga disuguhi dengan suara burung yang berkicau. Bagi pemburu sunrise destinasi wisata ini dapat menjadi pilihan yang tepat.

Disana telah tersedia fasilitas yang memadai seperti kamar mandi, panggung untuk acara tertentu, homestay, gazebo dan wifi gratis. Setiap malam minggu juga terdapat angkiran yang dikelola oleh remaja disana.

Keunikan tersendiri dari wisata ini adalah saat terselenggara suatu even, alat transaksi jual-beli yang digunakan adalah daun.

Mulanya pengunjung menukarkan terlebih dahulu uangnya ke tempat penukaran uang dan dapat membeli aneka jajanan dengan alat transaksi berupa daun. Tapi sayangnya masih banyak orang yang kurang tau akan keberadaan wisata alam ini.

Ketika awak media pastvnews.com mewawancarai pak Sukadi, Jum’at 9 April 2021, dirinya mengatakan fasilitas yang ada di wisata ini sudah memadai, 2 homestay yang sudah terbilang sangat layak yang memiliki kamar mandi dan dapur serta 4 springbad yang ada di dalamnya pun tersedia. Namun sampai saat ini pun wisata ini masih perlu pengambangan lagi.

Ketika ditanya bagaimana pendanaan pada pembangunan fasilitas – fasilitas tersebut, apa dibantu oleh Pemdes atau uang donator dari warga sekitar?

Pak Sukadi menjelaskan, pembangunan fasilitas fasilitas seperti pagar, homestay berasal dari dana desa, fasilitas didalam homestay berasal dari BUMDes. Sedangkan fasilitas lainya seperti gazebo berasal dari iuran masyarakat.

Pak Sukadi juga menerangkan bahwa di wisata ini belum dikenakan patokan tariff bagi pengunjung, pengunjung dapat memeberikan uang seiklsnya pada kotak yang disediakan.

Diakhir perbincangan dengan awak media, pak Sukadi menyampaikan harapanya supaya tempat wisata ini semakin dikenal masyarakat luas. Fakih.




Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi