Pengoperasionalan Pasar Induk Godean Dipastikan Mundur. Masih Ada Talang Yang Bocor
Selasa, 14 Oktober 2025 | 16:17 WIBSLEMAN - Pastvnews.com Pedagang Pasar Godean ditargetkan kembali ke pasar induk pada Rabu 15 Oktober 2025. Namun, target tersebut ditunda pengoperasionalannya dikarenakan masih ada talang yang bocor.
Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sleman Aris Herbandang menjelaskan, sebenarnya untuk berbagai elemen sudah siap.
Hanya saja ternyata masih ada talang yang bocor yang masih harus disempurnakan.
Los dan kios saat hujan perlu perbaikan karena bocor. Jadi kami pending dulu," terang Bandang dalam jumpa pers di Pasar Godean, Senin 13 Oktober 2025.
"Perbaikan ini penting sebagai langkah antisipasi. Daripada saat terlanjur pindah justru merugikan karena pedagang serta dagangannya akan terguyur hujan dan basah, kata Bandang.
Mundurnya target perpindahan ini disebut telah disepakati bersama dengan para pedagang.
Pertimbangan lainnya adalah perempatan Jalan Godean yang pada tanggal 15 Oktober mendatang masih proses perbaikkan.
Sehingga, hal ini dinilai bisa menghambat mobilisasi barang saat proses kepindahan.
"Kami mau mengadu ke Pak Bupati dulu baru setelah clear kami akan menetapkan tanggal targetnya," tambahnya. Saat ini, dia juga menyebut masih dilakukan penyelesaian untuk pembuatan gledek atau pengaman barang dagangan.
Sementara proses pengundian bagi 1.609 orang pedagang sendiri sudah selesai dilakukan. Begitu pula rencana soal penataan masing-masing komoditas di tiap-tiap lantai. Misalnya, lantai satu untuk penjualan daging dan kelontong berada di lantai dua, terangnya. (Mar)

Video Terkait
- Masa Pandemi Warga Padukuhan Gunungasem Ngoro-oro Patuk Masih Eksis Gelar Rasulan
- Masa mandemi new normal penghobi burung sudah banyak turun ke lomba
- Perundingan Bipartit PT.SRR Sementara Buntu Karyawan Minta Pesangon Normal 1, 4 Milyar ?
- Asmindo DIY Inisiasi Gelar Pameran Secara Virtual Seluruh Indonesia
- Peternak perkutut masih eksis walaupun kondisi negara di guncang virus covid 19
- Dampak Akibat Covid 19 Lama Industri Rambak Segoroyoso Terancam Bangkrut
- Relawan Bacabup Ini Kunjungi Warga Ringankan Beban
- KH Fahmi Basya 'Seluruh Dunia Menyatakan Perang Melawan Virus' Perang Dunia III
- Hampir 2 Pekan Jalan Jogja Wonosari - Patuk Gunungkidul Lengang
- Gerakan Penyemprotan Disinfektan Pemdes Terbah Patuk Libatkan Berbagai Element
- Pasangan Balon Cawub -Bacabup Ini Siap Bertarung Dikancah Pemilukada 2020
- Biawak akan serang petugas pembersih sedimen di tangkap
- Relawan "NO-TO" Lakukan Upaya Pemberantasan Covid -19
- Dwiyono Kades Terpilih Desa Kedungpoh Nglipar Menang Raih 1542 Suara
- Telaga Towati Tepus Gunungkidul Bebas Dari Polusi Udara Jahat.
- Pesona Wisata Beton Ponjong Gunungkidul
- YOGJA YOUTH FARMING" BEROPSESI JADI LABORAT PELESTARIAN ALAM
- IMOGIRI BERTEKAD LESTARIKAN SENI DAN BUDAYA WISATA
- Antisipasi kenakalan siswa SMPN 2 Jetis Bantul Jalin Komunikasi Dengan Wali Murid
- Cakades Joko Purnomo Kedungkeris Nglipar disambut meriah warga
- Bunga amarilis primadona yang bisa dikembangan diberbagai wilayah
- Angin Puting Beliung Menerjang SDN Waduk Sedikitnya 8 Rumah Warga Rusak
- Budi Oetomo Prasetyo Ponjong Gunungkidul Jabarkan Ide Nawa Karsa Manunggaling Cipta
- Jalan menuju Wisata Ke Pesisir Selatan Bantul Mulus
- Bantuan Beras Meringankan Beban Santri Dan Pengelola Ponpes
- Budi Oetomo Gunungkidul ‘Menjawab Panelis ‘Restrukturisasi Birokrasi Dan APBD Harus
- Inilah 11 Wajah Bacabup Gunungkidul 2019 Via Nasdem 'Siapakah Yang Pantas ?
- Nasdem Menjaring 11 Bacalon Bupati Gunungkidul
- Lulusan Akademi Komunitas Seni Budaya di Wisuda Sultan
- Inilah Obyek Pendidikan Semburan Air Melengkung Taman Pintar Yogya
- Zaman Kolonial Jepang Pakaian Saja Susah Baju Yang Ada Goni Seperti Ini
- Ikut Senam Sehat 2019 HUT Golkar Bantul 2 Warga Raih Sapi dan Motor
- Menikmati Semilir Angin Di Embung Merdeka Bantul'




