Peringati 14 Tahun UU Keistimewaan DIY, Pemkab Sleman Gelar Lomba Fashion Show Kebaya
Kamis, 10 September 2026 | 10:46 WIBSLEMAN – Pastvnews.com Dalam rangka memperingati 14 Tahun Undang-Undang Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY),
Pemerintah Kabupaten Sleman menggelar Lomba Fashion Show Kebaya Memperebutkan Piala Bupati Sleman. Acara yang berlangsung pada Rabu 9 September 2026 di Joglo Taman Budaya Lohjinawi, Sinduharjo, Ngaglik ini menghadirkan parade pelestarian busana adat dan kreativitas.
Lomba ini berhasil menarik minat masyarakat Sleman. Ada sebanyak 550 peserta mengikuti lomba ini. Adapun kategori yang dilombakan terbagi menjadi dua kategori utama, yakni Lomba Remaja (Kebaya Funky untuk usia 14–24 tahun) dan Lomba Dewasa (Kebaya Pakem Gagrak Jogja untuk usia 24 tahun ke atas).
Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini menjadi wadah generasi muda hingga dewasa untuk mengekspresikan pelestarian budaya lokal.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, SE menyampaikan bahwa Peringatan 14 Tahun Keistimewaan DIY bukan sekadar penanda perjalanan waktu, melainkan amanah untuk terus menjaga dan melestarikan warisan budaya.
"Peringatan Keistimewaan DIY tahun ini mengangkat tema Mulyaning Manah, Mukti ing Bumi, Wibawaning Jagad, yang sejalan dengan semangat Hamemayu Hayuning Bawana. Ini mengingatkan kita bahwa kemajuan zaman dan modernisasi tidak boleh membuat kita kehilangan jati diri maupun tercerabut dari akar nilai budaya," ujar Danang.
Ia juga menegaskan pentingnya relevansi acara fashion show ini sebagai ajang yang memadukan tradisi dengan kreativitas. Menurutnya, warisan budaya seperti kebaya dapat menjadi sumber inspirasi karya baru yang menggerakkan ekonomi warga sekaligus memperkuat karakter masyarakat.
"Melalui peragaan busana ini, kita tunjukkan bahwa kebudayaan adalah sumber inspirasi yang hidup. Terima kasih kepada para seniman, penggiat budaya, dan anak-anak muda yang terus nguri-nguri budaya. Mari kita jadikan momen ini untuk memperkuat tekad pembangunan Yogyakarta," pungkasnya. (Mar)

Video Terkait
- Masa Pandemi Warga Padukuhan Gunungasem Ngoro-oro Patuk Masih Eksis Gelar Rasulan
- Masa mandemi new normal penghobi burung sudah banyak turun ke lomba
- Perundingan Bipartit PT.SRR Sementara Buntu Karyawan Minta Pesangon Normal 1, 4 Milyar ?
- Asmindo DIY Inisiasi Gelar Pameran Secara Virtual Seluruh Indonesia
- Peternak perkutut masih eksis walaupun kondisi negara di guncang virus covid 19
- Dampak Akibat Covid 19 Lama Industri Rambak Segoroyoso Terancam Bangkrut
- Relawan Bacabup Ini Kunjungi Warga Ringankan Beban
- KH Fahmi Basya 'Seluruh Dunia Menyatakan Perang Melawan Virus' Perang Dunia III
- Hampir 2 Pekan Jalan Jogja Wonosari - Patuk Gunungkidul Lengang
- Gerakan Penyemprotan Disinfektan Pemdes Terbah Patuk Libatkan Berbagai Element
- Pasangan Balon Cawub -Bacabup Ini Siap Bertarung Dikancah Pemilukada 2020
- Biawak akan serang petugas pembersih sedimen di tangkap
- Relawan "NO-TO" Lakukan Upaya Pemberantasan Covid -19
- Dwiyono Kades Terpilih Desa Kedungpoh Nglipar Menang Raih 1542 Suara
- Telaga Towati Tepus Gunungkidul Bebas Dari Polusi Udara Jahat.
- Pesona Wisata Beton Ponjong Gunungkidul
- YOGJA YOUTH FARMING" BEROPSESI JADI LABORAT PELESTARIAN ALAM
- IMOGIRI BERTEKAD LESTARIKAN SENI DAN BUDAYA WISATA
- Antisipasi kenakalan siswa SMPN 2 Jetis Bantul Jalin Komunikasi Dengan Wali Murid
- Cakades Joko Purnomo Kedungkeris Nglipar disambut meriah warga
- Bunga amarilis primadona yang bisa dikembangan diberbagai wilayah
- Angin Puting Beliung Menerjang SDN Waduk Sedikitnya 8 Rumah Warga Rusak
- Budi Oetomo Prasetyo Ponjong Gunungkidul Jabarkan Ide Nawa Karsa Manunggaling Cipta
- Jalan menuju Wisata Ke Pesisir Selatan Bantul Mulus
- Bantuan Beras Meringankan Beban Santri Dan Pengelola Ponpes
- Budi Oetomo Gunungkidul ‘Menjawab Panelis ‘Restrukturisasi Birokrasi Dan APBD Harus
- Inilah 11 Wajah Bacabup Gunungkidul 2019 Via Nasdem 'Siapakah Yang Pantas ?
- Nasdem Menjaring 11 Bacalon Bupati Gunungkidul
- Lulusan Akademi Komunitas Seni Budaya di Wisuda Sultan
- Inilah Obyek Pendidikan Semburan Air Melengkung Taman Pintar Yogya
- Zaman Kolonial Jepang Pakaian Saja Susah Baju Yang Ada Goni Seperti Ini
- Ikut Senam Sehat 2019 HUT Golkar Bantul 2 Warga Raih Sapi dan Motor
- Menikmati Semilir Angin Di Embung Merdeka Bantul'

