Breaking:

Kembali Ke Index Video


NGASEM TIMBULHARJO BANTUL GELAR "MANUNGGAL DODOLAN DAN PENTAS KESENIAN TRADISIONAL" UNTUK EXPOS POTENSI SEKALIGUS 17 AN

Jumat, 14 Agustus 2026 | 23:09 WIB
Dibaca: 113
NGASEM TIMBULHARJO BANTUL GELAR "MANUNGGAL DODOLAN DAN PENTAS KESENIAN TRADISIONAL" UNTUK EXPOS POTENSI SEKALIGUS 17 AN

Bantul - media pastvnews.com, warta seni dan budaya, Warga Dusun Ngasem Rt 04 Ngaglik Keluarahan Timbulharjo  Kapanewon Sewon Kabupaten Bantul DIY menggelar event menarik yaitu bertemakan  "Manunggal Dodolan Jajanan Tradisional dan Pentas Kesenian Tradisional,  dalam rangka menyongsong HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus mengekspos potensi wilayah, Sabtu (14/8/2026).

Dari berbagai kesenian yang dipentaskan diantsranya band anak (remaja), tarianan kreasi dan sholawatan jawa. Sedangkan berbagai kuliner yang digelar pada dodolan kali ini berupa jajanan pasar serta makanan kekinian bahkan produk setempat berupa parfum.

Andalan produk UMKM setempat yang dapat dinikmati penonton dan konsumen lainya diantaranya berupa dawet ireng, jenang gempol dan jenang dodol. Sedangkan pada Sabtu (15/8/2026) digelar kesenian jatilan (kuda lumping).

Anggota DPRD Bantul, H. Subkhan Nawwawi sebelum memukul gong menandai dibukanya event ini, dalam sambutanya menyatakan, kebersamaan dan mensyukuri nikmat kemerdekaan sangatlah diperlukan. Hal ini sebagaimana yang delaksanakan oleh warga Ngasem saat ini.

"Mengusir penjajah harus dengan kebersamaan. Saya menyambut positif dan apresiasi kemajuan di Ngasem yang dilakukan secara kebersamaan. Saya juga siap akan mendampingi warga untuk kemajuan pembangunan yang ada", kata Subkhan.

Sementara itu, Lurah Timbulharjo, Muhammad Arkham Haibar S.Pd, menyampaikan, pembangunan di Ngasem relatif maju bahkan kini mengadakan acara menarik untuk kemajauan bersama.

"Berbagai potensi yang ada diharapkan akan semakin memberikan kemajuan di Timbulharjo," ungkap Haibar.

Ketua Panitia Penyelengara event ini, Huda, melaporkan, diharapkan acara ini memberikan nuansa dan kemajuan bersama di Ngasem.

Pada kesempatan sama, Dukuh Ngasem, Retno Dwiningsih, menyampaikan, dirinya memberikan pelungguhnya berupa tanah seluas 1.000 meter persegi. Yang 500 meter persegi untuk usaha muda mudi dan yang 500 meter persegi untuk pengembangan pertanian oleh kelompok ibu ibu petani di Ngasem.

Sedangkan Surya Lesmana, perwakilan dari Pemerintah Kapanewon Sewon mengatakan, Ngasem banyak potensi dan ternyata telah digarap dengan baik. Seperti halnya seni tari dan musik diharapkan dapat dikembangkan untuk kelestarianya bahkan dapat memunculkan para penari yang handal. 

Pentas kali ini menjadi tontonan menarik ratusan penonton sambil menikmati makanan tradisional. Sup

 




Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi