Menyalip, Bus Hantam Dua Motor Dua Orang Tewas Di Jalan Yogya-Wates
Sabtu, 15 Agustus 2026 | 16:38 WIBBantul- media pastvnews.com, Kecelakaan maut yang melibatkan dua unit bus dan dua sepeda motor terjadi di Jalan Yogya-Wates Dusun Jambon Kalurahan Argosari Kapanewon Sedayu Kabupaten Bantul DIY, Sabtu (15/8) pagi. Akibatnya dua orang meninggal dunia serta dua orang lainnya mengalami luka-luka.
Menurut Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, pihaknya membenarkan adanya peristiwa kecelakaan lalu lintas beruntun yang terjadi sekitar pukul 05.58 WIB tersebut.
"Benar telah terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua unit Bus Hino dan dua unit sepeda motor Honda di jalan Yogya-Wates, tepatnya di wilayah Sedayu, Bantul. Peristiwa ini mengakibatkan dua pengendara motor meninggal dunia," ujar Iptu Rita Hidayanto saat dikonfirmasi, Sabtu (15/8).
Iptu Rita menjelaskan, peristiwa bermula ketika Bus Hino bernomor polisi D-7761-AS yang dikemudikan oleh AR (51) dan Bus Hino bernomor polisi D-7760-AS yang dikemudikan oleh SLH (55) melaju beriringan dari arah barat menuju ke timur dengan kecepatan sedang.
Sesampainya di lokasi kejadian, bus yang dikemudikan AR berusaha mendahului bus yang ada di depannya. Namun pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Honda PCX berplat AB-2007-GN dan Honda Vario berplat AB-6743-G.
"Jrak yang sudah terlalu dekat saat mendahului, maka pengemudi bus tidak mampu mengendalikan laju kendaraannya hingga menabrak dua sepeda motor dari arah berlawanan. Setelah menabrak, bus sempat banting setir ke kiri dan menghantam bagian belakang Bus Hino yang berada di depannya," ungkap Rita.
Benturan keras tersebut mengakibatkan pengendara sepeda motor Honda PCX, AAW (31), warga Sleman, beserta pemboncengnya seorang wanita, HH (41), warga Sedayu, Bantul, mengalami luka berat dan dinyatakan meninggal dunia di tempat.
"Pengendara dan pembonceng sepeda motor Honda PCX meninggal dunia di tempat kejadian. Keduanya langsung dievakuasi oleh warga dan relawan menggunakan ambulans menuju RSUD Panembahan Senopati Bantul," kata Rita.
Sementara itu, pengendara sepeda motor Honda Vario, ST (58), warga Sewon, Bantul, mengalami luka lecet serta patah tulang pada bahu sebelah kanan. Pemboncengnya, AIH (44), warga Wates, Kulon Progo, mengalami cidera kepala ringan (CKR) serta luka-luka lecet pada bagian tangan dan kaki.
"Dua korban pengendara Honda Vario langsung dilarikan ke Sedayu General Hospital untuk mendapatkan penanganan medis dan perawatan lebih lanjut," tambah Iptu Rita.
Di sisi lain, kedua pengemudi bus dipastikan selamat dan tidak mengalami luka fisik. Petugas kepolisian yang tiba di lokasi juga mengonfirmasi bahwa pengemudi bus memiliki kelengkapan dokumen berkendara seperti SIM B II Umum dan STNK.
Akibat tabrakan beruntun tersebut, kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan material. Sepeda motor Honda PCX hancur berantakan, sementara sepeda motor Honda Vario mengalami pecah slebor depan, stang bengkok, dan lampu belakang pecah. Adapun Bus Hino D-7761-AS mengalami pecah bemper depan kanan serta kaca retak, dan Bus Hino D-7760-AS mengalami kerusakan bodi belakang serta lampu belakang pecah.
Petugas dari Polsek Sedayu dan Satlantas Polres Bantul telah menangani lokasi kejadian, melakukan olah TKP, serta mengamankan kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti.
"Kasus kecelakaan lalu lintas beruntun ini saat ini dalam penanganan petugas Satlantas Polres Bantul guna proses penyelidikan lebih lanjut," pungkas Iptu Rita Hidayanto. Sup

Video Terkait
- Masa Pandemi Warga Padukuhan Gunungasem Ngoro-oro Patuk Masih Eksis Gelar Rasulan
- Masa mandemi new normal penghobi burung sudah banyak turun ke lomba
- Perundingan Bipartit PT.SRR Sementara Buntu Karyawan Minta Pesangon Normal 1, 4 Milyar ?
- Asmindo DIY Inisiasi Gelar Pameran Secara Virtual Seluruh Indonesia
- Peternak perkutut masih eksis walaupun kondisi negara di guncang virus covid 19
- Dampak Akibat Covid 19 Lama Industri Rambak Segoroyoso Terancam Bangkrut
- Relawan Bacabup Ini Kunjungi Warga Ringankan Beban
- KH Fahmi Basya 'Seluruh Dunia Menyatakan Perang Melawan Virus' Perang Dunia III
- Hampir 2 Pekan Jalan Jogja Wonosari - Patuk Gunungkidul Lengang
- Gerakan Penyemprotan Disinfektan Pemdes Terbah Patuk Libatkan Berbagai Element
- Pasangan Balon Cawub -Bacabup Ini Siap Bertarung Dikancah Pemilukada 2020
- Biawak akan serang petugas pembersih sedimen di tangkap
- Relawan "NO-TO" Lakukan Upaya Pemberantasan Covid -19
- Dwiyono Kades Terpilih Desa Kedungpoh Nglipar Menang Raih 1542 Suara
- Telaga Towati Tepus Gunungkidul Bebas Dari Polusi Udara Jahat.
- Pesona Wisata Beton Ponjong Gunungkidul
- YOGJA YOUTH FARMING" BEROPSESI JADI LABORAT PELESTARIAN ALAM
- IMOGIRI BERTEKAD LESTARIKAN SENI DAN BUDAYA WISATA
- Antisipasi kenakalan siswa SMPN 2 Jetis Bantul Jalin Komunikasi Dengan Wali Murid
- Cakades Joko Purnomo Kedungkeris Nglipar disambut meriah warga
- Bunga amarilis primadona yang bisa dikembangan diberbagai wilayah
- Angin Puting Beliung Menerjang SDN Waduk Sedikitnya 8 Rumah Warga Rusak
- Budi Oetomo Prasetyo Ponjong Gunungkidul Jabarkan Ide Nawa Karsa Manunggaling Cipta
- Jalan menuju Wisata Ke Pesisir Selatan Bantul Mulus
- Bantuan Beras Meringankan Beban Santri Dan Pengelola Ponpes
- Budi Oetomo Gunungkidul ‘Menjawab Panelis ‘Restrukturisasi Birokrasi Dan APBD Harus
- Inilah 11 Wajah Bacabup Gunungkidul 2019 Via Nasdem 'Siapakah Yang Pantas ?
- Nasdem Menjaring 11 Bacalon Bupati Gunungkidul
- Lulusan Akademi Komunitas Seni Budaya di Wisuda Sultan
- Inilah Obyek Pendidikan Semburan Air Melengkung Taman Pintar Yogya
- Zaman Kolonial Jepang Pakaian Saja Susah Baju Yang Ada Goni Seperti Ini
- Ikut Senam Sehat 2019 HUT Golkar Bantul 2 Warga Raih Sapi dan Motor
- Menikmati Semilir Angin Di Embung Merdeka Bantul'

