WARGA MANUKAN TOLAK SWALAYAN BERJEJARING NASIONAL DI WILAYAHNYA
Senin, 31 Oktober 2016 | 10:14 WIBDibaca: 1549
SLEMAN MEDIA PASTVNEWS.COM, MARAKNYA swalayan berjejaring nasional membuat warga makin kritis, dan selektif untuk memberi kesempatan bagi toko modern untuk berdiri di wilayah Ngaglik dan Depok .
Dua wilayah tersebut ada indikasi untuk pembiaran berdirinya swalayan berjejaring nasional. Untuk mensikapi hal tersebut, beberapa warga yang ada di dusun Manukan, Dero, Minomartani, melakukan tindakan preventif, sekalipun di dua wilayah beda kecamatan tersebut melakukan tindakan pencegahan.
Diakui, Sugeng warga Manukan, untuk megantisipasi melakukan tindakan pencegahan. “ Kami tidak mau kecolongan di wilayah dusun kami berdiri swalayan, tanpa mengantong surat izin dari pemda, kalau ada surat izinpun warga kami tetap menolak untuk didirikan swalayan,” ujarnya sembari persiapan memasang baliho bertuliskan penolakan warga untuk didirikan swalayan berjejaring nasional.
Menurut, Sugeng dan beberapa warga yang lain mengakui, jika didirikan swalayan, beberapa toko maupun pasar tradisional yang tidak beraturan di wilayahnya membuat toko dan pasar tradisional tutup. Hal serupa diungkapkan, Budiman, Karjo dan beberapa warga lain untuk tetap menolak di wilyahnya didirikan swalayan.”Kami sudah rapat warga sepakat menolak didirikan swalayan,” imbuh Karjo. Sant

Video Terkait
- Sekilas Kampung Pitu, Nglanggeran
- Keunikan Adat Budaya Sampai Tlogo Mardhido Di Kampung Pitu Nglanggeran Gunungkidul
- MUSEUM PURA PAKUALAMAN
- SEJARAH DARI BALIK MUSEUM KRATON NGAYOGYAKARTA.
- ROMBONGAN MOGE TERBAKAR KETIKA MELINTASI DI JALAN MAGELANG
- Program Keluarga Harapan, Memutus Mata Rantai Kemiskinan
- SWALAYAN INDOMARET LECEHKAN PERDA SLEMAN DI SEGEL
Tidak Ada Komentar
Tinggalkan Komentar
*) Wajib Diisi





