Dewan Bantul Ini Berkata : Perlu Regulasi Penanganan Covid 19 Agar Lebih Tepat dan Efektif.
Sabtu, 13 Juni 2020 | 10:18 WIBBantul – Media Pastvnews -Kabupaten Bantul dinilai memerlukan regulasi yang mengatur berbagai hal terkait dengan percepatan penanganan dan pemulihan pendemis Virus Corona (Covid-19). Ini tujuannya agar lebih terarah, tepat dan efektif.
Meski upaya penanganan Covid -19 di Bantul sudah dilakukan, namun faktanya masih ada ketumpang tindihan dan kesemrawutan yangamat jelas ", demikian ungkapan Ketua Badan Pemarkarsa Peraturan Daerah DPRD Bantul, Drs Pambudi Mulya, M.Hum, di Gedung DPRD ini, Jumat (12/6/2020).
Menurutnya, kesemrawutan itu diantaranya terletak pada data mengenai nama dan alamat para penerima bantuan sosial (bansos) dari Pemerintah Pusat, DIY (APBD) 1 dan APBD 2 Bantu ,
Hasil monitoring di lapangan data bisa disimpulkan menunjukkan ada lurah, orang sudah meninggal dan cukup ekonominya justru masuk dalam daftar penerima bonsos. Sebaliknya yang layak untuk mendapatkannya justru tidak terdaftar.
Seperti ini mengakibatkan rancu, bantuan kurang tepat sasaran dan rawan bahkan menimbulkan gesekan di tengah masyarakat.
Gesekan juga terjadi antara warga bahkan warga dengan para pamong termasuk dukuh dan lurah", kata Pambudi yang juga selaku Pansus I Penanganan dan Pencegahan Covid -19 DPRD Bantul yang membidangi data.
Pembudi yang juga selaku anggota Komisi A dari Fraksi PDI Perjungan juga menambahkan, jenis dan wujud daripada regulasi yang diperlukan di Bantul adalah misalnya Perturan Bupati (Perbub) dan surat edaran bupati.
DPRD Bantul juga selalu aktif untuk mengupayakan agar penanganan Covid -19 hasilnya bisa maksimal.
Selain itu mengupayakan agar asprisari masyarakat mengenai ketidakpuasan penanganan Covid -19 bisa tertampung sampai ke Pemkab Bantul. Cara yang ditempuh adalah per Senin (8/6/2020) DPRD Bantul mendirikan Posko Pengaduan Penaganan Civid -19.
Setidaknya jumlah orang yang mengadu hingga kini ada sekitar 100 orang, Untuk mengupayakan agar penanganan Covid-19 di Bantul bisa lebih baik, maka pihaknya juga akan mengawasi dan mengkritisi kepada pihak eksekutif. Supardi

Video Terkait
- Peternak perkutut masih eksis walaupun kondisi negara di guncang virus covid 19
- Dampak Akibat Covid 19 Lama Industri Rambak Segoroyoso Terancam Bangkrut
- Relawan Bacabup Ini Kunjungi Warga Ringankan Beban
- KH Fahmi Basya 'Seluruh Dunia Menyatakan Perang Melawan Virus' Perang Dunia III
- Hampir 2 Pekan Jalan Jogja Wonosari - Patuk Gunungkidul Lengang
- Gerakan Penyemprotan Disinfektan Pemdes Terbah Patuk Libatkan Berbagai Element
- Pasangan Balon Cawub -Bacabup Ini Siap Bertarung Dikancah Pemilukada 2020
- Biawak akan serang petugas pembersih sedimen di tangkap
- Relawan "NO-TO" Lakukan Upaya Pemberantasan Covid -19
- Dwiyono Kades Terpilih Desa Kedungpoh Nglipar Menang Raih 1542 Suara
- Telaga Towati Tepus Gunungkidul Bebas Dari Polusi Udara Jahat.
- Pesona Wisata Beton Ponjong Gunungkidul
- YOGJA YOUTH FARMING" BEROPSESI JADI LABORAT PELESTARIAN ALAM
- IMOGIRI BERTEKAD LESTARIKAN SENI DAN BUDAYA WISATA
- Antisipasi kenakalan siswa SMPN 2 Jetis Bantul Jalin Komunikasi Dengan Wali Murid
- Cakades Joko Purnomo Kedungkeris Nglipar disambut meriah warga
- Bunga amarilis primadona yang bisa dikembangan diberbagai wilayah
- Angin Puting Beliung Menerjang SDN Waduk Sedikitnya 8 Rumah Warga Rusak
- Budi Oetomo Prasetyo Ponjong Gunungkidul Jabarkan Ide Nawa Karsa Manunggaling Cipta
- Jalan menuju Wisata Ke Pesisir Selatan Bantul Mulus
- Bantuan Beras Meringankan Beban Santri Dan Pengelola Ponpes
- Budi Oetomo Gunungkidul ‘Menjawab Panelis ‘Restrukturisasi Birokrasi Dan APBD Harus
- Inilah 11 Wajah Bacabup Gunungkidul 2019 Via Nasdem 'Siapakah Yang Pantas ?
- Nasdem Menjaring 11 Bacalon Bupati Gunungkidul
- Lulusan Akademi Komunitas Seni Budaya di Wisuda Sultan
- Inilah Obyek Pendidikan Semburan Air Melengkung Taman Pintar Yogya
- Zaman Kolonial Jepang Pakaian Saja Susah Baju Yang Ada Goni Seperti Ini
- Ikut Senam Sehat 2019 HUT Golkar Bantul 2 Warga Raih Sapi dan Motor
- Menikmati Semilir Angin Di Embung Merdeka Bantul'




