Penerima Bansos APBD Perlu Di Tambah Tapi Di Minta Masyarakat Harus Jujur
Sabtu, 13 Juni 2020 | 09:20 WIBBantul – pastvnews.com, Jumlah penerima Bantuan Sosial dampak Virus corona (Covid -19) dari APBD Kabupaten perlu diperbayak, karena diprediksikan banyak diantara mereka yang layak menerima, namun tidak masuk dalam daftar. Namun diharapkan masyarakat juga harus jujur.
Jujur disini dalam artian bahwa mengatakan apa adanya bahwa kondisi dirinya layak atau tidak untuk mendapatkan bansos APBD", demikian ungkap Anggota DPRD Bantul F Golkar dapil II (Piyungan), Teguh Santoso SE, saat sidak jalannya pembagian bansos ini, di Desa Sitimulyo, Rabu (10/6/2020).
Menurutnya, jika penerima merasa sudah cukup dan tidak sepantasnya menerima bantuan, maka diharapkan mengambalikannya. Apabila dirinya merasa layak sebagai penerima dan belum atau tidak terdaftar, maka bisa mengajukannya sesuai dengan prosedur.
Saya mengharapkan bansos bisa tepat sasaran. Data yang ada harus valid. Selain itu saya akan mengawal dan siap menerima aduan warga. Aduan juga bisa melalui Posko Pengaduan Penanganan Covid -19 DPRD Bantul", kata Teguh.
Ungkapan senada juga disampaian oleh anggota DPRD Bantul, Mahmudin, yang mengatakan bansos diharapkan tepat sasaran.
Apabila ada yang klewatan akan divokasi. Sidak DPRD kali ini untuk megetahui kondisi di lapangan. Apabial ada yang kelewatan, maka akan diperjuangkan supaya mendapatkannya", kata Mahmudin.
Sementara Lurah Sitimulyo, Juweni, menyatakan, hingga kini dirasa masih terdapat warga yang sebetulnya layak untuk mendaptkan bansos namun justru tidak memperoleh. Sebaiknya ada yang sudah tak layak ( kaya) justru mendapatkan.
BLT DD sebaiknya cukup tiga kali saja. Alasannya desa juga memerlukan anggaran dana untuk kegiatan rutin guna pemberdayaan masyarakat", ungkap Juweni.
Beberapa penerima bansos, seorang diantaranya, Puspiyanti (60), mengatakan, dirinya merasa senang dengan mendapatkan bansos.
Para anggota DPRD Bantul yang pada kesempatan ini nampak sidak yaitu Teguh Santoso, Mahmudin, Nur Yuni Astuti dan Novi Sarhati. Pembagian bansos inj juga ditinjau oleh Bupati Bantul Drs H. Suharsono. Supardi

Video Terkait
- Peternak perkutut masih eksis walaupun kondisi negara di guncang virus covid 19
- Dampak Akibat Covid 19 Lama Industri Rambak Segoroyoso Terancam Bangkrut
- Relawan Bacabup Ini Kunjungi Warga Ringankan Beban
- KH Fahmi Basya 'Seluruh Dunia Menyatakan Perang Melawan Virus' Perang Dunia III
- Hampir 2 Pekan Jalan Jogja Wonosari - Patuk Gunungkidul Lengang
- Gerakan Penyemprotan Disinfektan Pemdes Terbah Patuk Libatkan Berbagai Element
- Pasangan Balon Cawub -Bacabup Ini Siap Bertarung Dikancah Pemilukada 2020
- Biawak akan serang petugas pembersih sedimen di tangkap
- Relawan "NO-TO" Lakukan Upaya Pemberantasan Covid -19
- Dwiyono Kades Terpilih Desa Kedungpoh Nglipar Menang Raih 1542 Suara
- Telaga Towati Tepus Gunungkidul Bebas Dari Polusi Udara Jahat.
- Pesona Wisata Beton Ponjong Gunungkidul
- YOGJA YOUTH FARMING" BEROPSESI JADI LABORAT PELESTARIAN ALAM
- IMOGIRI BERTEKAD LESTARIKAN SENI DAN BUDAYA WISATA
- Antisipasi kenakalan siswa SMPN 2 Jetis Bantul Jalin Komunikasi Dengan Wali Murid
- Cakades Joko Purnomo Kedungkeris Nglipar disambut meriah warga
- Bunga amarilis primadona yang bisa dikembangan diberbagai wilayah
- Angin Puting Beliung Menerjang SDN Waduk Sedikitnya 8 Rumah Warga Rusak
- Budi Oetomo Prasetyo Ponjong Gunungkidul Jabarkan Ide Nawa Karsa Manunggaling Cipta
- Jalan menuju Wisata Ke Pesisir Selatan Bantul Mulus
- Bantuan Beras Meringankan Beban Santri Dan Pengelola Ponpes
- Budi Oetomo Gunungkidul ‘Menjawab Panelis ‘Restrukturisasi Birokrasi Dan APBD Harus
- Inilah 11 Wajah Bacabup Gunungkidul 2019 Via Nasdem 'Siapakah Yang Pantas ?
- Nasdem Menjaring 11 Bacalon Bupati Gunungkidul
- Lulusan Akademi Komunitas Seni Budaya di Wisuda Sultan
- Inilah Obyek Pendidikan Semburan Air Melengkung Taman Pintar Yogya
- Zaman Kolonial Jepang Pakaian Saja Susah Baju Yang Ada Goni Seperti Ini
- Ikut Senam Sehat 2019 HUT Golkar Bantul 2 Warga Raih Sapi dan Motor
- Menikmati Semilir Angin Di Embung Merdeka Bantul'




