Tuntut Hak Pembayaran Lahan, Aksi Warga Ganggu Operasional Terminal LPG Kalipuro Banyuwangi
Minggu, 30 Agustus 2026 | 17:21 WIB
Banyuwangi Pastvnews.com — lintas kasus, Sengketa lahan strategis seluas 13.990 meter persegi atau sekitar 1,3 hektare di kawasan Bulusan Kalipuro, Banyuwangi, situasi nya memanas. Seorang warga Kelurahan Lateng bernama Rahmat (61 tahun) menuntut hak atas tanah yang dikuasai anak perusahaan Bosowa Group tersebut sejak tahun 2016 tanpa pembayaran sewa maupun ganti rugi.
Lahan yang terletak di Jalan Raya Situbondo itu kini berdiri tangki penyimpanan dan terminal pengisian LPG milik PT Misi Mulia Petronusa (MMP) / PT GASS anak perusahaan Bosowa Energasindo. Rahmat mengaku tanah tersebut merupakan milik keluarganya sejak 1956, telah bersertifikat Hak Milik (SHM) dari BPN tahun 1995, dan rutin membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
"Selama perusahaan beroperasi di atas tanah saya, tidak pernah ada pembayaran sewa maupun pembelian tanah dari pihak manapun. Saya tidak pernah menerima satu rupiah pun," terang Rahmat.
Didukung Aliansi Masyarakat Banyuwangi Bersatu (AMBB) serta sejumlah elemen masyarakat dan ormas, warga melakukan aksi blokade pintu masuk utama perusahaan yang berlangsung berhari-hari. Aksi tersebut sempat diwarnai ketegangan dan saling dorong dengan aparat kepolisian saat massa menuntut transparansi peralihan hak lahan.
Pertemuan mediasi antara pihak warga dan manajemen Bosowa dikabarkan berakhir buntu. Pihak perusahaan bersikeras memegang putusan pengadilan tahun 2019 dan mengklaim telah mengakuisisi tanah dari pihak yang dianggap ahli waris lain keabsahan transaksi inilah yang dipertanyakan oleh Rahmat dan pendukungnya.
"Pihak perusahaan tidak mau membayar. Yang kami tanyakan lahan ini dibeli dari siapa? Bukti peralihan haknya mana? Karena Pak Rahmat tidak pernah menjual tanah ini kepada siapapun," ujar juru bicara warga saat pertemuan yang berakhir tanpa kesepakatan tersebut.
Imbas dari aksi blokade yang menghambat akses pengisian truk tangki LPG, operasional penyaluran gas ke masyarakat mulai terganggu. Pertamina Patra Niaga melaporkan bahwa dari delapan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) yang melayani wilayah Banyuwangi dan Situbondo, sebanyak lima di antaranya mengalami keterbatasan stok.
Kondisi ini memicu kekhawatiran kelangkaan LPG di dua kabupaten tersebut, terutama jika aksi blokade berlanjut. Pertamina pun menyiapkan skenario mitigasi darurat dan jalur distribusi alternatif agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Hingga berita ini diturunkan, aksi blokade masih berlangsung dan kedua belah pihak belum menemukan titik temu. Masyarakat luas berharap sengketa ini tidak berlarut-larut agar pasokan kebutuhan pokok LPG tetap terjamin stabilnya.(Tim red)

Video Terkait
- Masa Pandemi Warga Padukuhan Gunungasem Ngoro-oro Patuk Masih Eksis Gelar Rasulan
- Masa mandemi new normal penghobi burung sudah banyak turun ke lomba
- Perundingan Bipartit PT.SRR Sementara Buntu Karyawan Minta Pesangon Normal 1, 4 Milyar ?
- Asmindo DIY Inisiasi Gelar Pameran Secara Virtual Seluruh Indonesia
- Peternak perkutut masih eksis walaupun kondisi negara di guncang virus covid 19
- Dampak Akibat Covid 19 Lama Industri Rambak Segoroyoso Terancam Bangkrut
- Relawan Bacabup Ini Kunjungi Warga Ringankan Beban
- KH Fahmi Basya 'Seluruh Dunia Menyatakan Perang Melawan Virus' Perang Dunia III
- Hampir 2 Pekan Jalan Jogja Wonosari - Patuk Gunungkidul Lengang
- Gerakan Penyemprotan Disinfektan Pemdes Terbah Patuk Libatkan Berbagai Element
- Pasangan Balon Cawub -Bacabup Ini Siap Bertarung Dikancah Pemilukada 2020
- Biawak akan serang petugas pembersih sedimen di tangkap
- Relawan "NO-TO" Lakukan Upaya Pemberantasan Covid -19
- Dwiyono Kades Terpilih Desa Kedungpoh Nglipar Menang Raih 1542 Suara
- Telaga Towati Tepus Gunungkidul Bebas Dari Polusi Udara Jahat.
- Pesona Wisata Beton Ponjong Gunungkidul
- YOGJA YOUTH FARMING" BEROPSESI JADI LABORAT PELESTARIAN ALAM
- IMOGIRI BERTEKAD LESTARIKAN SENI DAN BUDAYA WISATA
- Antisipasi kenakalan siswa SMPN 2 Jetis Bantul Jalin Komunikasi Dengan Wali Murid
- Cakades Joko Purnomo Kedungkeris Nglipar disambut meriah warga
- Bunga amarilis primadona yang bisa dikembangan diberbagai wilayah
- Angin Puting Beliung Menerjang SDN Waduk Sedikitnya 8 Rumah Warga Rusak
- Budi Oetomo Prasetyo Ponjong Gunungkidul Jabarkan Ide Nawa Karsa Manunggaling Cipta
- Jalan menuju Wisata Ke Pesisir Selatan Bantul Mulus
- Bantuan Beras Meringankan Beban Santri Dan Pengelola Ponpes
- Budi Oetomo Gunungkidul ‘Menjawab Panelis ‘Restrukturisasi Birokrasi Dan APBD Harus
- Inilah 11 Wajah Bacabup Gunungkidul 2019 Via Nasdem 'Siapakah Yang Pantas ?
- Nasdem Menjaring 11 Bacalon Bupati Gunungkidul
- Lulusan Akademi Komunitas Seni Budaya di Wisuda Sultan
- Inilah Obyek Pendidikan Semburan Air Melengkung Taman Pintar Yogya
- Zaman Kolonial Jepang Pakaian Saja Susah Baju Yang Ada Goni Seperti Ini
- Ikut Senam Sehat 2019 HUT Golkar Bantul 2 Warga Raih Sapi dan Motor
- Menikmati Semilir Angin Di Embung Merdeka Bantul'

