Breaking:

Kembali Ke Index Video


Bantul Gelar Festival Upacara Adat 2026, Diikuti 6 Peserta Di Lapangan Kebonagung

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 17:50 WIB
Dibaca: 25
Bantul Gelar Festival Upacara Adat 2026, Diikuti 6 Peserta Di Lapangan Kebonagung
pesertanya ada 6 group asal 6 Kalurahan yang merupakan perwakikan dari wilayah eks tuti. Eks tuti barat diwakili Kalurahan Goasari Kapanewon Pajangan dan Kalurahan Caturharjo Kapanewon Pandak. G

 

 

Bantul- media pastvnews.com, Kundha Kabudayan (Dinas Kebudayaan) Kabupaten Bantul  menggelar Festival  Upacara Adat Kabupaten ini tahun 2026, diikuti oleh enam group peserta merupakan perwakilan eks wilayah tuti, di Lapangan Sepakbola Kebonagung Imogiri Bantul, Sabtu (29/8/2026).

 

Tema yang diusung pada festival kali ini "Lestarining Budaya Akarya Raharjaning Nagari (lestsrinya budaya untuk keselamatan dan kemajuan  negara/wilayah).

 

Sedangkan para pesertanya ada 6 group asal 6 Kalurahan yang merupakan perwakikan dari wilayah eks tuti. Eks tuti barat diwakili Kalurahan Goasari Kapanewon Pajangan dan Kalurahan Caturharjo Kapanewon Pandak. Group ini mementaskan ceritera wiwitan.

 

Eks tuti barat diwakili oleh group dari Kalurahan Sumbermulyo Kapanewon Bambalpuro dan Kalurahan Babgunharjo Kecamatan Sewon dengan ceritera yang dupentaskan Nyadran. Eks tuti timur diwakili oleh  group dari Kalurahan Mangunan Kepanewon Dlingo dan Kelurahan Wirokerten Kecamatan Banguntapan membawakan Merti Goa Selerong.

 

Event ini didukung oleh dana Keistimewaan. Upacara adat merupakan produk budaya lokal yang memiliki fungsi penguatan hubungan antara manusia dengsman Sang Maha Pencipta. Gelaran ini dimaksudkan untuk upaya pelestsrian budaya  spiritual. Selain itu untuk penguatan nilai-nilai kearifan lokal diantaranya

 "Sangkan Paraning Dumadi Hamemayu Hayuning Bawono  Manunggaling Kawulo Gusti bagi masyarakat.

 

"Setiap group perwakilsn festival ini diberikan dana stimulan sebesar Rp 15.217.000. Penghargaan kejuaraan untuk pemenang penyaji unggulan satu diberikan trophy, piagam penghargaan serta uang pembinaan R.6.000.000", ungkap Kasi Adat Tradisi Dinas Kebudayaan Bantul, Nur Syamsiyah S.Sp saaat meberikan laporan.

 

Penyaji unggulan II diberikan trophy, piagam penghargaan dan uang pembinaan Rp 5.000.000. Untuk penyanji unggulsn III diberikan trophy, piagam.penghargaan dan uang pembinaan Rp 4.000.000.

 

Sementara itu, Sekretsmaris Dinas Kebudayaan Bantul, Sarjiman S.Ip. MP, menyatakan, event yang dudukung oleh dana keistimewaan kali ini multi tujuan yaitu untuk mensosialisasikan dan sekaligus melestarikan adat budaya Jawa yang adiluhung.

 

"Upacara adat budaya yang ada juga perlu diaplikasikan dipaparkan serta  disajikan diaplikasikan dengan seni budaya sekaligus untuk memberikan hiburan kepada masyarakat", kata Sarjiman sebelum membuka event ini.

 

Dikatakan, upacara adat merupakan produk budaya lokal  yang memiliki penguatan hubungan antara manusia dengan Sang Maha Pencipt. Merupakan identitas budaya pewarisan nilai dan pengetahuan. Upacara adat juga dimaksudkan sebagai upaya pelestarian budaya ritual sekaligus penguatan nilai -nilai kearifan lokal.

 

Tentang dewan juri unsur yang memiliki kopentensi di bidangnyan yaitu Semidi Martha S.Pd selaku praktisi seni budaya, pemerhati adat tradisional, dan tim.m ferifikasi rintisan desa budaya.

 

Dra. Bernadheta Sri Hanjati M.Sn selaku dosen, pakar seni budaya dan desain. Dr. Akhir Lusono S.Sn.MM (unsur akademisi dan Anggota Dewan Kebudayaan Bantul.Pengamatan Pas TV News menunjukan, event ini menjadi tontonan dan hiburan menarik masyarakat. Sup

 

 




Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi