Kembali Ke Index Video


SO I MARET SEBAGAI HARI "PENEGAKKAN KEDAULATAN

Minggu, 1 Maret 2020 | 12:14 WIB
Dibaca: 1551
SO I MARET SEBAGAI HARI "PENEGAKKAN KEDAULATAN
Bantul- media pastvnews.com, Peristiwa dan sejarah SO 1 Maret adalah fakta dan peristiwa untuk pencapaian kelangsungan NKRI. Sejarah penting yang terjadi pada 1 Maret 1949 itu diketahui dan   dicatat oleh PBB.

 

SO sebagai Hari Penegakkan Kedaultan Negara", demikian ungkap Dirut Taman Mini Indonesia Indah (TMMI), Mayjen TNI (Pur) Ahmad Tanribali Lamo, saat menjadi pembicara pada Saresehan Peringatan SO 1 Maret Tahun 2020,  di Komplek Makam  Somenggalan Kemusuk Argomulyo Sedayu Bantul DIY, Minggu (29/2/2020).

Menurutnya, apabila berbicara sejarah adalah sesuatu yang nyata dan penting dan tidak kenal dengan istilah "sandaainya" atau mengandai-andai. Melainkan peristiwa penting ini adalah sebuah proses untuk kedaulatan NKRI.

 

Sejarah merupakan sesuatu yang penting dan harus diapahami oleh semua pihak. Karena pentingnya untuk meningkatkan rasa kecintaan kepada Nusa Bangsa dan Negara RI. Maka perlu diasampaikan kepada  generasi muda agar mereka cinta kepada NKRI.

 

Sementara itu,   Kepala Dinas Sejarah Angkatan Darat, Brigjen TNI Eddi Syahputra Siahaan, seusai mengikuti saresehan ini, ketika diminta tanggapannya, mengatakan, pihaknya setuju terhadap diaharapkannya SO.1 Maret dijadikan Hari Penegakan Kedaulatan Negara.

Untuk mengesyahkan dan meresmikan hal itu ada atuaran, peosedur dan  prosesnya. Namun saya merasa yakin bahwa itu bisa terealisasi (terwujud), karen ini relevan", ungkap  Edy Syahputra Siahaan.

 Menurutnya, meski proses untuk diresmikannya peristiwa penting itu menjadi "Hari Penegakkan Kedaulatan Negara" harus melalalui prosesdur yang baku termasuk penetian dan lain sebagainnya, namun diyakini itu akan terwujud (terealisasi).

Saresehan ini sendiri merupakan salah satu dari serangkaian acara peringatan SO 1 Maret 1949 di Kemusuk Argomulyo. Serangkaian acara lainnya diantaranya Upacara dan Tabur Bunga di Makam Mengsomenggalan.

Upacara kali ini selaku inspektur ucara adalah Bupati Bantul Drs H. Suharno. Selain itu juga diadakan lomba menggambar bagi anak  berlangsung di Museum (Memorial) Jendera Besar H.M Soeharto.

Nampak hadir pada kesempatan ini para keluarga dari Jenderal Besar H M. Soeharto diantaranya H.Soeharjo Sobardi, Ibu Noto Suwito, Aryo.Winoto S.Pt, Teguh Wahyudi dan yang lainya. Selain itu hadir pula Forkompinda Kecamatan Sedayu dan Dandim Bantul.

Bupati  Bantul Drs H. Suharsono,  dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Kesbangpolinmas Bantul Drs Fathoni, mengatakan, sejarah harus diketahui oleh para generasi agar  mereka menghargai dan mengenang para pahlawan.

Dulu para pahlawan mengusir para penjajah, maka diharapkan generasi muda agar jadi pahlawan di jamannya degan bukti berprestasi", katanya.

Menurutnya, memperingati hari besejarah  memberikan manfaat bagi nusa bangsa dan negara.'pardi

 




Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi