Kembali Ke Index Video


Puthul untuk lauk "Puthul juga di anggap sebagai hama

Kamis, 21 November 2013 | 20:41 WIB
Dibaca: 5229
Puthul untuk lauk  "Puthul juga di anggap sebagai hama
PUTHUL DI GORENG DAN SIAP UNTUK DI SANTAP

Gunungkidul-Pastvnews.com, Binatang berbulu merah tua keemasan ini, di Gunungkidul di namai Puthul, keberadaan hewan ini muncul ketika menjelang musim hujan tiba dan bersamaan dengan hewan Laron, Bahkan Puthul juga telah di pakai sebagai pertanda musim hujan telah tiba.

Munculnya hewan Puthul hanya sekitar 1 bulan, oleh sebab itu ketika puthul saat muncul pertama dan keluar pada petang hari atau menjelang Magrib tersebut tampak masih kurus dan kecil.

Hadirnya hewan ini, lantas di buru oleh masyarakat setempat, sebagai menu khusus yakni lauk pauk pada saat makan. Sekitar 2 minggu Puthul beterbangan dan hinggap di daun pisang, daun mete, sengon, dan rambutan dan lain-lain.

Makanan pavorit  hewan puthul adalah daun mete, pisang dan selain juga daun sengon jawa.

Khusus puthul di daun sengon terkadang warga tidak mengambilnya karena, saat puthul makan daun sengon rasanya pahit bahkan ada yang,menganggap beracun. Puthul banyak di temui hampir di semua wilayah Gunungkidul.

HAMA TANAMAN

Meski puthul di manfaatkan dan bisa di santap bagi manusia, namun kehadiran puthul setahun sekali ini juga di anggap sebagai hama oleh para petani, sebab daun pisang,mete serta daun kesayangannya akan menipis sebab di malam daun dauan tersebut di makan mulai dari pinggir dengan gigi-giginya.

Walau di anggap hama tetapi hewan ini, tidak membahayakan sebab hadirnya hanya sekitar 1 bulan saja. "Team liputan"




Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi