Breaking:

Kembali Ke Index Video


Upacara Adat Saparan Ki Ageng Wonolelo ke-59, 1,5 Ton Kue Apem Disebar Ke Warga

Jumat, 24 Juli 2026 | 23:16 WIB
Dibaca: 14
Upacara Adat Saparan Ki Ageng Wonolelo ke-59, 1,5 Ton Kue Apem Disebar Ke Warga
acara tahunan adat yang menarik 2026

 

Sleman  — Media pastvnews.com  warta budaya  momen yang satu ini merupakan gelaran, Upacara Adat Saparan Ki Ageng Wonolelo ke-59 kembali digelar secara khitmad sekaligus meriah pada Jumat24 Juli 2026 sore.

 

 Kegiatan yang rutin diadakan tiap tahun oleh warga masyarakat Kalurahan Widodomartani ini turut dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Sleman.

 

 

Upacara adat ini diadakan guna mengenang serta mendoakan sosok Ki Ageng Wonolelo yang memiliki jasa yang sangat besar bagi pembangunan spiritual maupun sosial masyarakat setempat. Tradisi tahunan ini juga merupakan wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas kelimpahan berkah, rezeki, dan keselamatan.

 

 

Dalam sambutannya, Bupati Sleman Harda Kiswaya, SE. MSi mengaku bangga serta mengapresiasi kegiatan tradisi ini. Menurutnya kegiatan yang berlangsung di Kalurahan Widodomartani ini menjadi bukti nyata komitmen masyarakat dalam menjaga serta melestarikan warisan budaya adiluhung peninggalan para leluhur.

 

 

"Tradisi Saparan Wonolelo ini menjadi sarana kita untuk selalu ingat akan asal-usul dan sejarah, sekaligus mempererat tali silaturahmi serta memperkokoh semangat gotong royong antarwarga," ujar Bupati Sleman.

 

 

Salah satu prosesi yang paling dinanti dalam rangkaian acara ini adalah tradisi rebutan apem. Adapun kue apem yang disebar dan diperebutkan oleh warga yang hadir kurang lebih seberat 1,5 ton.

 

 

Ketua Trah Ki Ageng Wonolelo, Kawit Sudiyono, menerangkan bahwa Kue apem memiliki makna filosofis yang sangat mendalam. Kata 'apem' diserap dari bahasa Arab 'afwun', yang berarti memohon ampunan kepada Allah SWT.

 

 

"Tradisi sebar dan rebutan apem merupakan lambang agar kita senantiasa bersikap rendah hati (andhap asor). Menebar apem juga melambangkan penyebaran harapan, rasa kasih sayang, kerukunan, serta persaudaraan di tengah masyarakat," tambahnya.

 

 

Selain menyebar kue apem, pada kegiatan upacara adat ini juga diadakan Prosesi Kirab Pusaka Ki Ageng Wonolelo, dan pembacaan doa tahlil serta ziarah ke makam Ki Ageng Wonolelo. (Mar)




Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi