Peringati Malam 10 Suro, Laku Tapa Brata Hargo Merapi Berlangsung Khidmat
Kamis, 25 Juni 2026 | 14:22 WIBSleman – Pastvnews.com, kegiatan budaya, peringatan Malam 10 Suro di lereng Gunung Merapi berlangsung khidmat melalui kegiatan Laku Tapa Brata yang diselenggarakan oleh Abdi Dalem Hargo Merapi di Petilasan Mbah Maridjan, Kinahrejo,
Rabu malam 24 Juni 2026 Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, SE Juru Kunci Merapi Asihono (Mbah Asih), tokoh masyarakat, budayawan, serta warga setempat.
Juru Kunci Merapi, Asihono atau Mbah Asih, menyampaikan bahwa Laku Tapa Brata merupakan tradisi yang telah dilaksanakan secara turun-temurun sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya dan kearifan lokal masyarakat lereng Merapi. Tradisi tersebut juga menjadi bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh almarhum Mbah Maridjan.
“Laku Tapa Brata dilakukan pada Malam 10 suro dan telah berlangsung sejak tahun 2006. Kegiatan ini menjadi sarana pelestarian tradisi budaya dan saya sekaligus melanjutkan Almarhum Bapak Maridjan,” ujar Asih
Menurut Mbah Asih, kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana pelestarian budaya, tetapi juga wadah untuk mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari. Ia menyambut baik antusiasme generasi muda yang turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian budaya daerah.
“Dengan Laku Tapa Brata menjadi sarana untuk memohon pertolongan dan perlindungan Allah SWT untuk dijauhkan dari mara bahaya,” jelas Asih
Sementara itu Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa menyampaikan bahwa Laku Tapa Brata bukan sekedar ritual budaya namun juga menjadi momentum refleksi spiritual dan mendekatkan diri dengan Allah SWT.
Laku Tapa Brata juga menjadi wujud syukur atas nikmat Allah SWT melalui Gunung Merapi yang menjadi sumber pencaharian dan sumber alam melimpah bagi warga lereng Merapi.
“Semoga Laku Tapa Brata terus lestari sebagai salah satu tradisi warga lereng merapi yang tidak lekang oleh zaman,” jelas Danang
Prosesi Laku Tapa Brata diawali dengan pembacaan macapat, doa bersama, serta tirakat sebagai bentuk refleksi diri dan permohonan keselamatan bagi masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana khidmat, penuh ketenangan, dan kebersamaan di kawasan Petilasan Mbah Maridjan yang memiliki nilai historis penting bagi masyarakat lereng Merapi.
Warisan nilai-nilai luhur yang diteladankan almarhum Mbah Maridjan dalam menjaga tradisi dan mengabdi kepada masyarakat hingga kini tetap hidup di tengah masyarakat lereng Merapi serta menjadi inspirasi dalam upaya pelestarian budaya dan kearifan lokal. (Mar)

Video Terkait
- Masa Pandemi Warga Padukuhan Gunungasem Ngoro-oro Patuk Masih Eksis Gelar Rasulan
- Masa mandemi new normal penghobi burung sudah banyak turun ke lomba
- Perundingan Bipartit PT.SRR Sementara Buntu Karyawan Minta Pesangon Normal 1, 4 Milyar ?
- Asmindo DIY Inisiasi Gelar Pameran Secara Virtual Seluruh Indonesia
- Peternak perkutut masih eksis walaupun kondisi negara di guncang virus covid 19
- Dampak Akibat Covid 19 Lama Industri Rambak Segoroyoso Terancam Bangkrut
- Relawan Bacabup Ini Kunjungi Warga Ringankan Beban
- KH Fahmi Basya 'Seluruh Dunia Menyatakan Perang Melawan Virus' Perang Dunia III
- Hampir 2 Pekan Jalan Jogja Wonosari - Patuk Gunungkidul Lengang
- Gerakan Penyemprotan Disinfektan Pemdes Terbah Patuk Libatkan Berbagai Element
- Pasangan Balon Cawub -Bacabup Ini Siap Bertarung Dikancah Pemilukada 2020
- Biawak akan serang petugas pembersih sedimen di tangkap
- Relawan "NO-TO" Lakukan Upaya Pemberantasan Covid -19
- Dwiyono Kades Terpilih Desa Kedungpoh Nglipar Menang Raih 1542 Suara
- Telaga Towati Tepus Gunungkidul Bebas Dari Polusi Udara Jahat.
- Pesona Wisata Beton Ponjong Gunungkidul
- YOGJA YOUTH FARMING" BEROPSESI JADI LABORAT PELESTARIAN ALAM
- IMOGIRI BERTEKAD LESTARIKAN SENI DAN BUDAYA WISATA
- Antisipasi kenakalan siswa SMPN 2 Jetis Bantul Jalin Komunikasi Dengan Wali Murid
- Cakades Joko Purnomo Kedungkeris Nglipar disambut meriah warga
- Bunga amarilis primadona yang bisa dikembangan diberbagai wilayah
- Angin Puting Beliung Menerjang SDN Waduk Sedikitnya 8 Rumah Warga Rusak
- Budi Oetomo Prasetyo Ponjong Gunungkidul Jabarkan Ide Nawa Karsa Manunggaling Cipta
- Jalan menuju Wisata Ke Pesisir Selatan Bantul Mulus
- Bantuan Beras Meringankan Beban Santri Dan Pengelola Ponpes
- Budi Oetomo Gunungkidul ‘Menjawab Panelis ‘Restrukturisasi Birokrasi Dan APBD Harus
- Inilah 11 Wajah Bacabup Gunungkidul 2019 Via Nasdem 'Siapakah Yang Pantas ?
- Nasdem Menjaring 11 Bacalon Bupati Gunungkidul
- Lulusan Akademi Komunitas Seni Budaya di Wisuda Sultan
- Inilah Obyek Pendidikan Semburan Air Melengkung Taman Pintar Yogya
- Zaman Kolonial Jepang Pakaian Saja Susah Baju Yang Ada Goni Seperti Ini
- Ikut Senam Sehat 2019 HUT Golkar Bantul 2 Warga Raih Sapi dan Motor
- Menikmati Semilir Angin Di Embung Merdeka Bantul'


