Diskominfo Bantul Ajak Siswa SMP Cakap Digital Dengan Bijak
Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:10 WIBBantul- media pastvnews.com, warta pendidikan, Di tengah akselerasi digital yang amat pesat, ruang gerak anak usia Sekolah Menengah Pertama (SMP) kini tak lagi terbatas pada dunia nyata, melainkan bergeser pula ke dunia mayarat.
Memasuki fase transisi yang tergolong bukan lagi anak-anak, namun belum sepenuhnya remaja, sebagian besar siswa SMP yang telah memiliki smartphone sendiri nyatanya menghadapi tantangan besar dalam mengelola interaksi digital.
Hal inilah yang mendorong penyelenggaraan Siswa Cakap Digital oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bantul kepada murid-murid SMP di Bantul.
Penyelenggaraan Siswa Cakap Digital tahun ini diselenggarakan di sepuluh sekolah yang ada di Bantul. Sebagai pembuka, kegiatan ini dimulai di SMP N 2 Kasihan pada Selasa (11/8/2028). Dikemas dalam bentuk lokakarya, narasumber yang hadir memberikan paparan untuk kemudian didiskusikan bersama para siswa.
Narasumber pertama, Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Bantul, Jumakir, menyebut ruang digital terutama media sosial (medsos) harus dimanfaatkan untuk berjejaring secara positif. Jangan sampai membuang waktu hanya untuk scrolling tanpa tujuan. Para siswa juga diajak untuk menerapkan prinsip saring sebelum sharing dan menghindari perundungan siber di dunia digital.
Sementara itu, Muhammad Asruri Faishal Alam yang menjabat sebagai Ketua Ruang Kolaborasi Pemuda sekaligus Ketua Yayasan Pendidikan Adarma Nusantara, menyampaikan bahwa kehidupan digital membawa manfaat akses informasi instan. Namun, ada sisi gelap berupa kebisingan digital yang mengancam ketenangan mental.
Beberapa kebisingan yang dimaksud adalah jebakan membandingkan diri secara terus-menerus dengan standar fiktif di media sosial, fenomena fear of missing out (FOMO) yang memberi tekanan untuk selalu tampil relevan atau takut tertinggal tren, hingga overload informasi di mana otak dipaksa memproses ribuan data tak tersaring setiap hari yang memicu kelelahan kognitif.
Berdasarkan data Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI), lebih dari 80% pengguna aplikasi swa-periksa yang didominasi usia muda, melaporkan gejala masalah psikologis.
Durasi penggunaan layar yang tinggi, berkorelasi langsung dengan peningkatan tingkat kecemasan, stres, dan perasaan kesepian. Terlalu lama bersentuhan dengan layar juga menyebabkan overthinking, mental fatigue, serta gangguan tidur.
Untuk itu, dengan kegiatan Siswa Cakap Digital ini, diharapkan siswa dapat memanfaatkan ruang digital secara bijak. Dengan sikap cerdas dan bertanggung jawab, internet dapat menjadi sarana belajar dan berkembang ke arah positif. (Sup)

Video Terkait
- Masa Pandemi Warga Padukuhan Gunungasem Ngoro-oro Patuk Masih Eksis Gelar Rasulan
- Masa mandemi new normal penghobi burung sudah banyak turun ke lomba
- Perundingan Bipartit PT.SRR Sementara Buntu Karyawan Minta Pesangon Normal 1, 4 Milyar ?
- Asmindo DIY Inisiasi Gelar Pameran Secara Virtual Seluruh Indonesia
- Peternak perkutut masih eksis walaupun kondisi negara di guncang virus covid 19
- Dampak Akibat Covid 19 Lama Industri Rambak Segoroyoso Terancam Bangkrut
- Relawan Bacabup Ini Kunjungi Warga Ringankan Beban
- KH Fahmi Basya 'Seluruh Dunia Menyatakan Perang Melawan Virus' Perang Dunia III
- Hampir 2 Pekan Jalan Jogja Wonosari - Patuk Gunungkidul Lengang
- Gerakan Penyemprotan Disinfektan Pemdes Terbah Patuk Libatkan Berbagai Element
- Pasangan Balon Cawub -Bacabup Ini Siap Bertarung Dikancah Pemilukada 2020
- Biawak akan serang petugas pembersih sedimen di tangkap
- Relawan "NO-TO" Lakukan Upaya Pemberantasan Covid -19
- Dwiyono Kades Terpilih Desa Kedungpoh Nglipar Menang Raih 1542 Suara
- Telaga Towati Tepus Gunungkidul Bebas Dari Polusi Udara Jahat.
- Pesona Wisata Beton Ponjong Gunungkidul
- YOGJA YOUTH FARMING" BEROPSESI JADI LABORAT PELESTARIAN ALAM
- IMOGIRI BERTEKAD LESTARIKAN SENI DAN BUDAYA WISATA
- Antisipasi kenakalan siswa SMPN 2 Jetis Bantul Jalin Komunikasi Dengan Wali Murid
- Cakades Joko Purnomo Kedungkeris Nglipar disambut meriah warga
- Bunga amarilis primadona yang bisa dikembangan diberbagai wilayah
- Angin Puting Beliung Menerjang SDN Waduk Sedikitnya 8 Rumah Warga Rusak
- Budi Oetomo Prasetyo Ponjong Gunungkidul Jabarkan Ide Nawa Karsa Manunggaling Cipta
- Jalan menuju Wisata Ke Pesisir Selatan Bantul Mulus
- Bantuan Beras Meringankan Beban Santri Dan Pengelola Ponpes
- Budi Oetomo Gunungkidul ‘Menjawab Panelis ‘Restrukturisasi Birokrasi Dan APBD Harus
- Inilah 11 Wajah Bacabup Gunungkidul 2019 Via Nasdem 'Siapakah Yang Pantas ?
- Nasdem Menjaring 11 Bacalon Bupati Gunungkidul
- Lulusan Akademi Komunitas Seni Budaya di Wisuda Sultan
- Inilah Obyek Pendidikan Semburan Air Melengkung Taman Pintar Yogya
- Zaman Kolonial Jepang Pakaian Saja Susah Baju Yang Ada Goni Seperti Ini
- Ikut Senam Sehat 2019 HUT Golkar Bantul 2 Warga Raih Sapi dan Motor
- Menikmati Semilir Angin Di Embung Merdeka Bantul'

