Taman Klodran Wajah Baru & Khas Kota Bantul
Sabtu, 15 Desember 2018 | 08:11 WIBBantul -Media online.Pastvnews.com. Lintas daerah - Taman Klodran yang berada di seperempatan Klodran Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta dengan ciri khas Patung Pangeran Diponegoro.
Patung tersebut dilengkapi dengan sejumlah asesoris diantaranya beberapa lampu serta tempat duduk diresmikan oleh Bupati Kabupaten ini Drs H Suharsono dan Direktur Utama BPD D I Yogyakarta Santoso Rohmat, Jumat (14/12) malam.
Dengan adanya taman yang pembangunannya melaluiCRS dari BPD ini diharapkan merupakan khas wajah Bantul dan menjadikan Bantul semakin ramai", kata Bupati Bantul Drs H.Suharsono dalam sambutannya.

TAMAN KLODRAN DAN PATUNG PANGERAN DIPONEGORO
Menurutnya, selain ada taman yang ini nantinya dalam waktu dekat juga direncanakan akan dilakukan pembenahan Komplek Masjid Agung Manunggal. Bila perlu posisi bangunan masjid itu akan dipertinggi.
Taman ini diharapkan bisa dinikmati oleh masyarakat sehingga suasana di sekitar ini akan menjadi lebih hidup. Bangunan ini bisa terwujud karena berkat adanya kerjasama yang baik antara BPD dengan Pemkab Bantul.
Dulu biasanya antara pemerintah dan swasta berjalan sendiri sendiri. Namun seiring dengan berjalannya waktu ternyata bisa bersama untuk membuahkan hasil seperti ini, ‘Papar Bupati.
Sementara itu Direktur Utama BPD DIY Santoso Rohmat dalam sambutannya mengemukakan, peresmian bangunan taman ini juga bertepatan dengan pada Sabtu (15/12) 2019 BPD bertepatan dengan HUT-nya yang ke 57.
Kini aset BPD sekitar Rp 11,5 Triliun sedang Kreditnya mencapai sekitar 7,8 Triliun kemudian dana kelompok masyarakat setidak sekitar Rp 9 Triliun", kata Santoso Rohmat.
Santoso menambahkan selain membangun taman ini dengan CSR, BPD juga memberikan dana untuk biasiswa dan bedah rumah di Kabupaten Bantul.
Menurut Pembuat Patung tersebut Timbul Raharjo bahwa patung ini tingginya lima meter, medelnya sekitar dua meter dan terbuat dari fiber.
Dalam peresmian taman senilai Rp 600 juta ini para tamu juga dihibur l dengan pentas musik tradisional keroncong dan jatilan Diponegaran yang diharapkan menjadi jatilan dari dan khas Bantul yang rencana akan bisa dipatenkan. ‘Supardi

Video Terkait
- Produk UMKM luar negeri harus kita bendung. UMKM kita harus kita hidupkan 'Relawan Trengginas DIY Siap Menangkan Prabowo-Sandi
- Musik Keroncong dan Kirab Bregodo Meriahkan Festifal Kotagede 2018
- Demo Masak Tandai Pendidikan Pelatihan Profesi CHEF ACA
- PPSHM Gandeng BKSDA Semarang Sosialisaasikan Perment P 92 Th 2018 Tentang Satwa
- Para Jurnalis Dari Jeddah Arap Saudi Kunjungi Bantul
- Ikan dan ternak tidak termasuk dalam satwa liar.
- Wadowh Perdagangan satwa ilegal secara internasional peringkat 3 setelah narkoba & humen trafiking
- Rakor Forkompinda Menghadapi Natal 2018 & Tahun Baru 2019 Bantul Harus Aman
- Awal Tahun 2019 Pemkab Bantul Berencana Pengadaan Barang dan Jasa
- H. Subardi SH. MH, Wayang Tak Hanya Tontonan Tetapi Juga Sebagai Tuntunan
- Rakor RT & Warga Dawukan Berbah Kritisi Lampu Penerangan Jalan Minim ‘Warga Usulkan Adanya SMA –SMK Negri ‘Drs. Mujiyono MM Pendirian Sekolahan Perlu 2 Ha Lahan Tanah





