Kembali Ke Index Video


TUYUL GEGERKAN WARGA SELANG, WONOSARI GUNUNGKIDUL

Sabtu, 13 Februari 2016 | 09:32 WIB
Dibaca: 2580
TUYUL GEGERKAN WARGA SELANG, WONOSARI GUNUNGKIDUL
DOK ILUSTRASI 'NAJALURORA GAMBAR TUYUL MENCURIUANG

Wonosari-media online pastvnews.com, Warga selang V, Rt 004/Rw 005, Kecamatan Wonosari, hari Kamis pagi, 11/02/2016 , digegerkan ulah makluk gaib yang namanya Tuyul. Tuyul adalah salah satu hantu yang cukup unik dibandingkan hantu-hantu lain yang ada dalam mitologi Indonesia.

Tubuhnya yang kecil, kepalanya yang gundul (botak), dan kemampuannya untuk mencuri uang, membuat kepopulerannya meningkat bahkan melebihi hantu yang lain.

Dalam kepercayaan masyarakat, kebiasaan tuyul mencuri uang, karena adanya manusia yang memanfaatkan sebagai jalan pintas untuk cepat kaya.

Sosok tuyul dipercaya akan tinggal dalam patung bayi kecil, tetapi tidak semua tuyul tinggal di patung, tergantung dari perjanjian si pemilik tuyul.

Ia akan keluar dari sarangnya,  jika dibangunkan dan  diundang menggunakan darah segar manusia. Dengan undangan dari tuannya itu, ia akan segera beranjak untuk menuruti perintah mencuri uang saat malam hari.

Adapun dalam kasus yang terjadi di Desa Selang ini memang aneh, karena biasanya, tuyul hanya mengambil uang dalam jumlah sedikit antara Rp.50 rb sampai Rp.200rb.

 Kejadian  kemarin dalam satu hari saja, yang merasa kehilangan ada lebih dari 7 warga, dan  rata-rata  kehilangan antara Rp.100rb sampai Rp.600rb.

“Ya Pak, uang Rp.600rb itu tadinya mau saya belanjakan bibit lele untuk saya besarkan, eh malah ikut lenyap”, kata Pak Jayadi, salah satu warga Selang.

Menurut informasi warga yang berkumpul di gazebo milik warga mengatakan, sebenarnya kejadian warga kehilangan ini sudah berlangsung lama, hanya saja kemarin itu heboh  karena kejadiannya hampir dibilang massal dan bersamaan hilangnya, jumlah yang hilangpun cukup lumayan besar.

Bahkan kejadian 1 tahun yang lalu gabah  hasil panen milik beberapa warga  bisa hilang misterius, padahal gabah tersebut sudah dalam karung.

“Saya juga heran, kata Pak Wiratno, dukuh Selang V, Gabah saya 15 karung, waktu itu,  esok harinya dihitung jumlahnya tinggal 14 karung.

Tetapi waktu itu ada anak kecil cerita, kalau dia melihat bocah kecil manggul karung dari rumah saya, masih kata Pak Wiratno, eh teryata gabah saya benar hilang, dan kejadian itu tidak hanya sekali dan tidak hanya di tempat saya” imbuhnya.

Lain lagi cerita bu Sumini, “suami saya jualan mie ayam di Wonosari, hasil jualan Mie ayam berapa sich mas, padahal suami saya itu mendorong grobak dari Wonosari,  sampai dirumah mau mengambil uangnya sudah tidak ada semua,” kata Sumini dengan nada kesal.

Karena untuk menciptakan kondisi yang kondusif dan aman, salah satu warga, Sri Widayati, berinisiatif  mengundang orang pintar untuk diberikan syarat supaya warga tidak banyak yang kehilangan dan merasa diganggu tuyul terus-menerus, yang pada akhirnya selain merugikan juga meresahkan masyarakat. WJN

 

 

 




Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi