DALAM MENGELOLA PAJAK JIKA PUNYA AYAM JANGAN DI SEMBELIH, TAPI PELIHARA SUPAYA TELURNYA BANYAK
Senin, 13 Juli 2015 | 22:37 WIBWonosari-Pas TV News.com, Minggu 13 Juli 2015, Kalau punya ayam jangan langsung disembelih, tetapi pelihara dan berdayakan supaya bisa bertelur banyak, bahasa “sanepo” itulah yang digunakan kepala KPP Pratama Wonosari, Taufiq, S.E, M.T dalam memelihara para WP (Wajib Pajak).
Dengan semboyan bahasa tadi, maka berbagai cara dilakukan oleh KPP Pratama Wonosari untuk bisa mencapai target yang diharapkan, yaitu 182 Milyar untuk tahun 2015 ini. Salah satu upaya dengan melakukan gathering dengan APINDO (Asosiasi Pengusaha Indonesia) yang berada di Gunungkidul, sekaligus buka puasa bersama di rumah makan Tan Tlogo, di daerah semanu.

TANYA JAWAB TERKIAT PERPAJAKAN
Anggota APINDO di Kabupaten Gunungkidul berjumlah sekitar 200 orang, tetapi yang hadir hanya 50 orang, Taufiq mengatakan bahwa Direktorat Jendral Pajak itu tidak perlu ditakuti, kita itu sahabat mempunyai tanggungjawab yang sama di dalam memikul beban pembangunan.
Kalau pembayaran pajak ini terganggu, maka pembangunan juga akan terganggu kemudian kalau pembangunan tergaggu tentu juga akan mempengaruhi kehidupan berbangsa dan bernegara.

KEPALA DAN TIM KPP WONOSARI SOSIALISASIKAN PROGRAM
Dengan demikian maka akan di dapat dan bisa kembali dengan jiwa patriotismenya, semangatnya serta jiwa hiroiknya akan terbangun kembali, kata Taufiq
Lebih lanjut Taufiq mengungkapkan, apabila mereka mengalami kesulitan atau masalah dalam pengetahuan perpajakan maka kamipun siap jemput bola kesana untuk sosialisasi penyuluhan dan edukasi pembinaan kepada mereka hingga mengerti pentingnya tentang perpajakan.
Dari para peserta banyak yang tidak mengetahui tentang cara mengisi dan membuat laporan perpajakan, sehingga imagenya kalau ketemu petugas pajak nanti akan dipersulit dsb, sekarang image itu kita rubah, mereka datang dikantor pajak bisa minta apapun yang kaitanya dengan pembinaan.
Penyuluhan dan edukasi perpajakan tidak dipungut biaya apapun alias gratis, apabila ada petugas pajak yang minta imbalan atau apapun nanti laporkan ke saya, karena integritas itu harga mati, imbuh Taufiq.
Tujuan utama dalam pertemuan kmarin sebenarnya untuk membangun keguyuban, membangun sambungsara, dan rasa kebersamaan, karena kita semua sahabat pajak, intinya kita jangan di takuti karena kita sahabat.
Kedepan kita akan mengadakan pertemuan rutin, untuk mengantisipasi kesalahan dan permasalahan, mungkin permasalahan dalam hal aturan yang baru dan lain-lain.
Inilah yang disebut Bisnis Depelopment Service ( BDS) yaitu program pemberdayaan, untuk membangun bangsa dan Negara, pungkasnya mengakhir penbincangan dengan media pastvnews.com, “ WJN

Video Terkait
- KPP PRATAMA WONOSARI GUNUNGKIDUL PEDULI KEKERINGAN
- Aman Warga Yogyakarta Yang Berlebaran, Polda DIY Terjunkan 2.690 Personal
- Taufiq SE. MT Pimpin Kepedulian Sesama Anggota KPP Pratama dan Kaum Duafa
- MANTAN NARAPIDANA DALAM PILKADES DI GUNUNGKIDUL 2015 GIMANA YA ??
- Tahun 2015 Tahun Penghapusan Sangsi Pajak
- Mustangid "Mengapa Saya Mau di Calonkan Menjadi Wakil Bupati Gunungkidul "
- Masjid Tertua Tempo Dulu di Pucung Wukirsari Imogiri Bantul.
- 6000 Prona Di Gunungkidul Tak Sebanding Permintaan "Ini Lhoo Mengurus Prona Gratis !




