7 Bulan PDAM di Krambil Panggang Gunungkidul Tak Berfungsi Warga Terpaksa Beli Air
Jumat, 2 November 2018 | 20:08 WIBYogyakarta – media online pastvnews.com, warta daerah sebagian besar Kabupaten Gunungkidul saat musim kemarau panjang air susah di dapat, sehingga di kala masih mengalami darurat air bersih maka berbagai pihak datang untuk membantu apalagi sejak terhitung sampai akhir bulan Oktober 2018 hujan juga belum turun.
Kemarau panjang melanda maka Kabupaten Gunungkidul masih belum merasakan
guyuran hujan deras. Akibatnya, warga selama berbulan-berbulan terpaksa mengandalkan pembelian air dari truk tangki untuk mencukupi kebutuhan air sehari-hari.
Merespon keadaan darurat tersebut, Aksi Cepat Tanggap DIY bersama tiga relawan MRI kembali menyalurkan bantuan air bersih untuk membantu permasalahan kekeringan dan krisis air bersih Gunungkidul pada Selasa (30/10).
Tepatnya di Dusun Krambil, Desa Girisekar, Kecamatan Panggung, pembagian air bersih sebanyak tiga tangki truk berkapasitas 5000 liter telah dibagi-bagikan kepada warga dan di alirkan ke tandon-tandon air dan sumur milik warga.
Pada pertengahan bulan sebelumnya, sebanyak tiga tangki air telah disalurkan untuk warga Dusun Dringo, Desa Girijati, Purwosari.
Menyusul besok rencananya kembali memberikan bantuan air bersih di Kecamatan Saptosari dan Tanjungsari” ujar Kharis Pradana, koordintar Program peduli air tersebut.
Kekeringan yang terjadi sejak bulan maret 2018 ini sangat dirasakan warga dusun Krambil, Girisekar.
Santusu selaku Kapala Dukuh menyampaikan keluhannya akibat kekeringan yang melanda “Warga rata-rata sudah membeli kurang lebih 18 Tangki dengan harga per-tangki 150-200 ribu.
Walaupun sudah ada jaringan PDAM di Dusun Krambil, aliran air sudah lama tidak berfungsi. Selama 7 bulan terakhir hanya mengalir 2 kali itupun dengan debit yang terbatas” ujarnya.
Melihat kondisi ini maka tim reaksi cepat bersama relawan akan terus memberikan bantuan air bersih sampai Gunungkidul turun hujan, semoga darurat kekeringan di Gunungkidul segera berakhir bahkan di cari solusinya pungkas Kharis.’'Nasrudin/tim red -

Video Terkait
- Seniman -Seniwati Yogyakarta Ngamen Untuk Peduli Korban Gempa Bumi Palu
- Tazbir : Yogyakarta Memiliki Potensi Produk Unggulan Wisata Halal
- Kejari Bantul Galang Dana Untuk Ringankan Beban Warga Donggala
- 9 Kayu Di Tebang ; Ngatimin Semoyo Patuk Gunungkidul Dukung TPK Desa Sukses
- AKSBY BERTEKAD PROFESIONALKAN PELAKU SENI BUDAYA
- Dispar - BPP Sleman Bersinergi Promosikan Wisata Sleman
- Bekas Pasar Imogiri Akan di Sulap Jadi Pusat Kuliner dan Kerajinan
- Apa Solusinya ‘Bantul Rawan Wanita Penderita Sosial Ekonomi ?





