Kembali Ke Index Video


Pelaku Usaha Hotel dan Resort di Gunungkidul Protes Usahanya Sering di Grebek

Kamis, 15 Desember 2016 | 10:05 WIB
Dibaca: 1877
Pelaku Usaha Hotel dan Resort di Gunungkidul Protes Usahanya Sering di Grebek

Wonosari, (Pastvnews.com)-Jumlah Usaha Kecil Menengah (UKM) di seluruh Gunungkidul cukup banyak, namun menurut data dari Kantor Pelayanan Pajak Pratama Wonosari berjumlah 4800 UKM kesadarannya masih kurang.

Namun demikian dari sekian banyak UKM yang berada di Gunungkidul, yang sudah memenuhi kewajibanya dalam pembayaran pajaknya baru sekitar 800 UKM. Yang membayar pajak baru sekitar 20% dari jumlah UKM yang ada di Gunungkidul.

Hal ini diungkapkan Kepala KPP Pratama Wonosari, Taufiq, SE, M.T di Gedung Sewokoprojo dalam acara dialog pertumbuhan jasa usaha, perizinan, optimalisasi pendapaan asli daerah dan sosialisasi amnesty pajak bagi UKM, Rabu, 14/12/2016.

Oleh karena itu para pelaku Usaha Kecil Menengah dan pengusaha Hotel dan restoran yang berada di Gunungkidul diberikan pemahaman dan penjelasan tentang pentingnya pembayaran pajak bagi para wajib pajak untuk membangun Gunungkidul.

Hadir dalam acara dialog tersebut, Wakil Bupati Gunungkidul, dr. Drs H. Immawan Wahyudi, MM, Kepala DPPKAD, Drs. Supartono, MSi, Kepala KPP Pratama Wonosari, Taufiq, SE, M.T sebagai narasumber.

Dialog yang dipandu oleh Kepala Seksi ekstensifikasi dan Penyuluhan KPP Pratama Wonosari, Boby Setyo Muktiono tersebut, dihujani pertanyaan oleh para pelaku usaha kaitanya masalah pembayaran pajak, tentang perijinan yang selalu dipersulit, dan sering diadakan operasi terhadap hotel-hotel dan tempat-tempat hiburan yang berada di Gunungkidul.

“saya sebagai pelaku usaha pengelola tempat penginapan dan hiburan selalu ada tekanan, karena seringnya diadakan operasi yang tidak propesional, sehingga ada komplain dari para pelanggan,”keluh pemilik Hotel Orchid dan resort.

Dalam menyikapi berbagai pertanyaan dari para pelaku usaha tersebut, Pemkab Gunungkidul dalam hal ini diwakili oleh Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi mengatakan kalau pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait.

Seperti masalah sering adanya operasi terhadap tempat penginapan dan tempat hiburan, ia sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan satpol PP supaya dalam mengadakan operasi dilakukan secara professional.

“Saya sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan Satpol PP supaya dalam melakukan operasi tempat penginapan dan tempat-tempat hiburan dilakukan dengan professional,” jelas Immawan Wahyudi. Joko N




Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi