Wisatawan Tak Perlu Panik Masuk Magelang
Selasa, 28 Januari 2020 | 18:56 WIBMagelang-media pastvnews.com-- Kepala Bidang (Kabid) Pemasaran dan Kelembagaan Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Pemkab Magelang, Zumrotin Rini mengemukakan wisatawan tidak perlu panik dan resah berwisata di Magelang terkait hebohnya penyebaran virus corona.
Terlebih virus ini tidak masuk di wilayah Magelang dan sekitarnya. Bahkan Pemerintah daerah Kabupaten Magelang, Jawa Tengah pun sudah mengambil tindakan pencegahan secara dini guna mengantisipasi virus tersebut masuk ke daerah ini.
"Kami dibidang pemasaran pariwisata, tentu menyarankan ke warga khususnya wisatawan domestik untuk tidak perlu ragu berkunjung ke Magelang untuk berwisata terkait virus corona," imbuh Zumrotin Rini kepada pastvnews.com, Selasa (28/1/2020).
Sementara itu, untuk mencegah virus Corona ini masuk ke wilayah Jawa Tengah, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Kesehatan Provinsi dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Semarang, kini membangun posko pencegahan virus mematikan itu.
Kabid Pencegahan Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Pemprov Jawa Tengah, dr Hj Wahyu Setyaningsih mengatakan, saat ini pihaknya telah mendirikan posko pencegahan virus corona di Bandara A Yani Semarang.
"Sejak Selasa (28/1), kita bersama KKP Semarang, sudah mendirikan posko pencegahan dan pemantauan virus Corona," katanya.
Dalam pemantauan dan pencegahan melalui posko tersebut, Wahyu Setyaningsih menjelaskan setiap penumpang pesawat dari luar negeri melalui Bandara A Yani, lebih dulu melalui pemeriksaan di pintu ke luar dengan menggunakan alat deteksi suhu badan.
"Nah, jika ada yang diidentifikasi terjangkit virus tersebut langsung dilakukan tindakan dan yang bersangkutan diisolasi untuk dilakukan observasi," terangnya.
Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menginstruksikan semua RSUD yang ada di kabupaten/kota se Jawa Tengah untuk mendirikan posko pencegahan dan pemantauan virus corona ini.
"Setiap RSUD yang ada di wilayah Jateng di kabupaten/kota, kita dirikan posko. Dan masyarakat juga diminta tidak panik terkait virus ini," kata Ganjar Pranowo. (mad)

Video Terkait
- Dwiyono Kades Terpilih Desa Kedungpoh Nglipar Menang Raih 1542 Suara
- Telaga Towati Tepus Gunungkidul Bebas Dari Polusi Udara Jahat.
- Pesona Wisata Beton Ponjong Gunungkidul
- YOGJA YOUTH FARMING" BEROPSESI JADI LABORAT PELESTARIAN ALAM
- IMOGIRI BERTEKAD LESTARIKAN SENI DAN BUDAYA WISATA
- Antisipasi kenakalan siswa SMPN 2 Jetis Bantul Jalin Komunikasi Dengan Wali Murid
- Cakades Joko Purnomo Kedungkeris Nglipar disambut meriah warga
- Bunga amarilis primadona yang bisa dikembangan diberbagai wilayah
- Angin Puting Beliung Menerjang SDN Waduk Sedikitnya 8 Rumah Warga Rusak
- Budi Oetomo Prasetyo Ponjong Gunungkidul Jabarkan Ide Nawa Karsa Manunggaling Cipta
- Jalan menuju Wisata Ke Pesisir Selatan Bantul Mulus
- Bantuan Beras Meringankan Beban Santri Dan Pengelola Ponpes
- Budi Oetomo Gunungkidul ‘Menjawab Panelis ‘Restrukturisasi Birokrasi Dan APBD Harus
- Inilah 11 Wajah Bacabup Gunungkidul 2019 Via Nasdem 'Siapakah Yang Pantas ?
- Nasdem Menjaring 11 Bacalon Bupati Gunungkidul
- Lulusan Akademi Komunitas Seni Budaya di Wisuda Sultan
- Inilah Obyek Pendidikan Semburan Air Melengkung Taman Pintar Yogya
- Zaman Kolonial Jepang Pakaian Saja Susah Baju Yang Ada Goni Seperti Ini
- Ikut Senam Sehat 2019 HUT Golkar Bantul 2 Warga Raih Sapi dan Motor
- Menikmati Semilir Angin Di Embung Merdeka Bantul'





