Kembali Ke Index Video


JASEM SRI MULYO BANTUL JADI PERCONTOHAN KAMPUNG KB

Jumat, 12 Agustus 2016 | 12:06 WIB
Dibaca: 2341
 JASEM SRI MULYO  BANTUL JADI PERCONTOHAN KAMPUNG KB
WARGA JASEM BERSAMA LURAH DESA

GERBANG  Madu (Gerakan Pembangunan Masyarakat Terpadu) desa Sri Mulyo, berawal dari gagasan almahurm PA IX yang  dua tahun berturut-turut  digagas ditempat ini,  kemudian dilanjutkan pada   Gerbang Madu 3 dan 4  hadir juga  Sultan HB X,  yakni di dusun Jolosutro dan  Pandean. 

 

Demikian  sambutan  Kades Drs. Wajiran saat peresmian  kampung  KB di  dusun Jasem. Sejak dicanangkan  dusun Jasem sebagai  kampung  KB,  2  Februari 2016, Jasem dengan  jumlah peserta  KB   terus  meningkat  jumlah peserta PUS sebanyak 62 persen meningkat menjadi 75 persen.Penduduk  Jasem 90 % petani ,berpendidikan SLTP, sarjana 10 orang.

 

Jasem  mempunyai batas wilayah selatan  Kaligatuk, barat  Ngelosari, timur  Jolosutra dan utara Prayan. Sedang  Jasem bagian dari 22 dusun (4 RT),  dengan jumlah penduduk 587 jiwa (203), pra sejahtera KS dan KP 117(57,645%),PUS 107,PUS ber KB 73(68,22%),enemies 13,2%, Sebagai kampung  KB masih perlu pendampingan.

Menurutnya, untuk meningkatan masyarakat  Jasem masih membutuhkan  pendampingan, diakui sebagaian besar  masyarakat  Jasem memiliki keterampian  budi daya lele, tetapi  belum mempunyai keterampilan  khusus olahan lele menjadi abon, kripik lele.

Masyarakat Jasem  masih membutuhkan  pendampingan,termasuk remajanya, sehingga dalam  menyongsong  Jasem   sebagai kawasan  industri dan wisata,lebih siap, dan tenaga kerja diambilkan  dari   masyarakat setempat,” ungkapnya.

Hadir  dalam peresmian Kampung  KB,  Wagub  DIY, KGPAA  Paku Alam  X, yang mewakili  Gubernur menyatakan  dengan didirikan kampung atau setara melalui program kependudukan KB,pembangunan keluarga,pembangunan sektor dalam  rangka  keluarga yang berkualitas.

Wagub berpesan,  agar masyarakat  punya keinginan  dan usaha  untuk  maju .Karena  apa  yang dilakukan  pemerintah  sampai  tingkat dusun tanpa ada   semangat  ingin maju  dari warga akan sia-sia. Menanggapi adanya  pembangunan jalan  menuju kawasan  wisata,  Pemkab Bantul menginformasikan  rencana   pembangunan   jalan menuju  kawasan industri  tahun 2017  sudah dianggarkan.

" Nantinya untuk  pembangunan jalan lurus,  tidak berkelok-kelok sehingga memudahkan  akses ke obyek wisata” ujarnya. Dalam kesempatan tersebut, diresmikan  Kampung KB dengan ditandai dgan penanda tanganan  prasasti oleh  Wagub DIY, KGPAA Paku Alam  X, di  Balai Belajar  Bersama PKBM  Bina Karya , dusun  Ngelosari,Srimulyo, Bantul.

Jalan  menuju  lokasi  rusak dan berlobang,rumah penduduk  belum terjangkau  aliran listrik. Enam puluh persen  berada  di  kawasan  rawan tanah longsor. Isan Riyanto.




Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi