Kembali Ke Index Video


Jaga Kedaulatan Jangan Biarkan Orang Asing Menguasai Indonesia

Selasa, 21 November 2017 | 12:29 WIB
Dibaca: 1108
Jaga Kedaulatan Jangan Biarkan Orang Asing Menguasai Indonesia
mantan marinir reuni

Media  online pastvnews.com, Kedaulatan negara di manapun dan sampai kapanpun harus dijunjung tinggi seluruh rakyat Indonesia. Karena kalau warganegaranya tidak peduli soal kedaulatan maka Indonesia akan dijajah oleh pihak asing.

 "Jadi untuk apa punya negara kalau negara tidak berdaulat" ungkap Pembina Purna Marinir Indonesia, Letjend (Purn) Suharto seusai reuni Purna Marinir sekaligus peringatan HUT Marinir ke 72 di Monumen Jogja Kembali.

Lebih jauh Suharto menegaskan bahwa negara harus kuat dan tidak boleh lagi ada aset negara yang dijual ke negara lain. Begitu juga orang-orang asing yang ingin tinggal di Indonesia harus dibatasi. Karena kalau tidak dibatasi mereka nantinya akan menguasai bangsa ini, dimana ini merupakan bentuk penjajahan yang baru.

"Tahun 2024 bisa jadi negara kita seperti suku aborigin. Anak cucu kita akan menjadi budak-budak mereka. Mereka mengepel, menjadi pembantu orang asing meski kita hidup di negara sendiri. Jadi kedaulatan negara harus dijaga oleh semua anak bangsa" tambah Suharto.

Suharto juga mengingatkan para pimpinan jangan sampai menjual aset bangsa ke asing. Karena menjual aset negara sama halnya menjual nyawa dan kedaulatan bangsa ini.

"Menjaga kedaulatan adalah segala-galanya, oleh karena kepada UUD 45 dan mempertahankan jati diri bangsa kita yakni Pancasila. Dan untuk generasi muda berkewajiban mempertahannkannya serta harus mengabdi kepada negara. Jaga kedaulatan jangan sampai orang asing semakin banyak yang masuk dan tinggal di Indonesia.

Dalam reuni Purna Marinir yang dihadiri sekitar 300 peserta dari berbagai daerah seperti Jakarta, Surabaya, Malang, Semarang, Solo, Magelang dan      Yogyakarta, juga tampak hadir Mayor Jendrak Rusdi, Mayor Jendral Sunarko serta Pelda ( Purn) Evert Julius Ven Kandau. Dimana Julius Ven Kandau ini merupakan anggota KKO AL ( sekarang korps Marinir) yang bertugas mengangkat para jenazah pahlawan revolusi dari lubang buaya.

Sementara itu salah seorang purnawirawan yang juga mantan Bupati Wonogiri, Begug Purnomo Sidi mengajak dan merencanakan akan mengelar pertunjukan wayang kulit pada 1 Maret 2018 nanti di kantor pusat Marinir Jakarta, guna membangkitkan rasa nasionalisme dan menjaga kedaulatan bangsa. anjar




Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi